Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
8Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hukum Adat

Hukum Adat

Ratings: (0)|Views: 1,010|Likes:
Buya Masoed Abidin menuliskan tentang Minangkabau
Buya Masoed Abidin menuliskan tentang Minangkabau

More info:

Published by: H Masoed Abidin bin Zainal Abidin Jabbar on Jan 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/10/2014

pdf

text

original

 
Tambo Adat Alam Minangkabau
Hukum Adat
Adapun hukum adat itu ada dua belas perkara yaitu:
1.Basasok bajarami2.Bapandan bapakuburan3.Basuri batuladan4.Jiko jauah buliah ditunjuakkan5.Kalau hampia buliah dikakokkan6.Batampek bakadudukan7.Babarih babalabe8.Ado bailia bamudiak 9.Baulu bamuaro10.Ba-alua bapatui11.Batando babaiti12.Basaksi bakatarangan
Ketetapan Hukum PenghuluAdapun Ketetapan hukum penghulu adat itu ada sepuluh perkarayaitu:
1.Nan mancancang nan mamampeh2.Nan mambunuah jua nan mambari baleh3.Nan salah makan juo nan maludahkan4.Nan sasek juo nan disuruikkan5.Nan salah tarik jua nan mangambalikan6.Nan gawal juo nan akan mengubah7.Nan ma-ambiak juo nan akan mamulangkan8.Nan barutang juo nan akan mambaia9.Nan salah juo nan akan batimbang10.Malatakkan sasuatu pado tampeknyo
Itulah ketetapan hukum penghulu pada adat yang kawi dalam tiap-tiapnegeri.Luhak dan laras: Seperti hadis Melayu
Sibakacang sibakapeh, urang Silungkang mambao aiaNan mancancang nan mamampeh, nan barutang nan mambaia
Itulah kesudahan hukum yang ditetapkan oleh Ninik Katumanggungandengan Ninik Perpatih Nan Sabatang tatkala di balai-balai yang
H.Masoed Abidin
35
 
Tambo Adat Alam Minangkabau
saruang di Pariangan Padang Panjang. Maka berkata ninik Sri Maharajayang bermaga-maga, membanding hukum itu. Yang diberi dapat saja,yang disalang akan dipulangkan, yang mencencang akan memampashukumnya yang membunuh akan memberi balas (bangun) sajahukumnya.Akan habislah anak cucu kita dikemudian hari jadinya. Jikalau orangmeminta sirih pinang itu, akan dapat sajakah hukumnya kampia dancarano yang diberikan orang kepada yang meminta sirih pinang itu?Dan kalau orang meminta kapur diberikan orang kapuran tempatkapur itu, akan dapat sajakah kapuran itu hukumannya? dan kalaudicancangnya keju darimba, akan berhutang pulalah anak cucu kitahukumnya itu, dan kalau dibunuhnya binatang liar dalam hutan, akanmemampas pulakah hukumnya anak cucu kita yang membunuh itu?dan lain-lain.Maka menjawab ninik Perpatih nan Sabatang orang cerdik cendikiadianugerahi Allah akal dan budi yang sempurna “Berkata beliausebenarnya hukum itu,- kata beliau. Tetapi haluran cencang yangpatut diberi pampas juga yang akan memampas hukumnya, haluranyang patut diberi jua yang akan dapat oleh si peminta itu, haluransuarang yang patut di agih juga yang dapat diberi, haluran hutangyang patut dibayar juga yang akan membayar hukumnya, haluranyang patut di pulangkan juga yang akan memulangkan hukumnya itu,yaitu tiap-tiap suatu itu pada tempatnya jua diletakkan hukumnya itu.Itulah kesudahannya kata beliau. Yang akan menyatakan kesalahan yang takluk kepada undang-undangUndang-undang yang delapan dan undang-undang yang DUA BELASAdapun yang akan pensabitkan atau menyatakan kesalahan yangtakluk kepada undang-undang yang delapan dan undang-undang yangdua belas itu ialah : dikuatkan dengan tanda beti juga jikalau tiadatanda betinya, maka gaiblah segala dakwa itu maka dakwa gaib itubatal hukumnya menurut adat. Sandi Adat MinangkabauAdapun adat Minangkabau itu bersandi kepada cupak nan duo katayang empat yaitu :
1.Kepada Cupak yang Asli2.Kepada Cupak buatan3.Kepada kata pusako4.Kepada kata mufaka5.Kepada kata dahulu yang bertepati
 
H.Masoed Abidin
36
 
Tambo Adat Alam Minangkabau
6.Kepada kata kemudian kata bercari
 Jikalau hukum adat itu tiada bersandi kepada salah satu cupak yangdua kata yang empat itu maka tiadalah itu termasuk kepada bilanganadat yang terpakai nagari-nagari di alam Minang kabau ini, artinyadiluar dari pada adat nan Kawi syarak yang dilazimkan orang diMinang-kabau ini. Pada menyatakan takluk pada kesalahan dalamadat.Adapun tempat takluk kesalahan dalam adat itu adalah :1.Salah di Adat namanya2.Salah di Undang-undang namanya3.Salah dicupak namanya4.Salah di Agama hukum syarak namanya
KETERANGAN
Adapun kesalahan-kesalahan yang takluk kepada salah di Adat ituadalah seperti di bawah ini:1Salah tarik namanya = sengaja menarik yang tidakpatut ditarik atau menarik yang bukan haknya2Salah menarik = sesat mengambil atau sesatmenjalankannya3Salah jual = sengaja menjual yang tidak patut dijualatau menjual yang bukan haknya4Salah menjual = sesat menjual5Salah beli = sengaja membeli yang tidak patut dibeli6Salah membeli = sesat membeli7Salah pakai = sengaja memakai yang tidak patutdipakai, atau memakai yang tidak haknya, atau terlalu amatmemakainya8Salah memakai = sesat memakainya9Salah kata = sengaja mengeluarkan kata yang tidakpatut dikatakannya10Salah mengatakan = sesat mengatakan = sesatmenerangkan, sesat menyebutkan kata, atau mengeluarkannya11Salah datang = sengaja mendatangi yang tidak patutdidatangi12Salah mendatangi = sesat mendatangi13Salah tampuh = sengaja menempuh yang tidak patutditempuh14Salah menempuh = sesat jalan = salah lalu15Salah tampah = salah menawar = salah menghargai16Salah tampo = terburu-buru nafsu menuduh =terdorong lalu menuduh = salah sangka 
H.Masoed Abidin
37

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
najmie99 liked this
Saiful Kiram liked this
igen86 liked this
Tiwi Kazumi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->