Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
28Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemimpin Wanita Dalam Tinjauan Islam

Pemimpin Wanita Dalam Tinjauan Islam

Ratings: (0)|Views: 5,698|Likes:
Published by abu abdirrahman
Pemimpin Wanita Dalam Tinjauan Islam
Pemimpin Wanita Dalam Tinjauan Islam

More info:

Published by: abu abdirrahman on Jan 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/09/2013

pdf

text

original

 
Rumaysho.com
Suatu Bangsa Tidak Akan Bahagia Jika Dipimpin Wanita
 
1
 
Pemimpin Wanita dalam Tinjauan Islam
 Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa sallam.
 
Mungkin sebagian orang masih ragu mengenai masalah ini. Ada yang masih ngotot bahwa pemimpinboleh-boleh saja dari kaum wanita. Bupati, Gubernur dan Presiden boleh saja dari wanita. Namun tentusaja yang menjadi hakim dalam pro-kontra yang ada adalah bukanlah hawa nafsu. Kalau dengan hawanafsu, maka semua akan berbicara seenaknya berbicara sendiri. Allah dan Rasul-Nya lah sebaik-baikhakim dalam masalah ini.Oleh karena itu, dalam tulisan kali ini kami ingin meluruskan persepsi sebagian orang mengenai hal ini.Namun, kami bukan maksud membela golongan tertentu atau meremehkan mereka. Tidak sama sekali.Yang kami sajikan hanyalah perkataan Allah dan Rasul-Nya
(dari Al Qur’an dan Hadits Nabi shallallahu’alaihi wa sallam)
, bukan pendapat si A dan si B yang bisa saja salah. Semoga Allah memberi taufik padasiapa saja yang membaca tulisan ini.
Dalam Al Qur’an, Kaum Laki
-laki adalah Pemimpin bagi Kaum Wanita
 Allah
subhanahu wa ta'ala
berfirman,
ْدبب ْدبزب ُدبنبنب ىناأ  اأ بث ث ه ىُث ُهنا م بث ِءبنا ه ُا بشنا اُجر به ىأ  ُُثشا عبنا  ُُشُا ُ ُصُُ بر ربهنا ُهنا ظ بث تهن اّيج به ب هنا إ بًهج ه
"
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita
. Oleh karena Allah telah melebihkan sebahagianmereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkansebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagimemelihara diri
 
ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanitayang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalanuntuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
" (QS. An Nisaa' : 34)
 
Rumaysho.com
Suatu Bangsa Tidak Akan Bahagia Jika Dipimpin Wanita
 
2
 
Bagaimana maksud ayat ini menurut para ulama yang mendalam ilmunya?Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim mengatakan
mengenai ’
ar rijaalu
qowwamuna ’alan nisaa’,
maksudnyaadalah laki-laki adalah pemimpin wanita. (Ad Darul Mantsur, Jalaluddin As Suyuthi)Ibnu Katsir 
rahimahullah
berkata, "
Laki-lakilah yang seharusnya mengurusi kaum wanita.
Laki-lakiadalah
pemimpin bagi kaum wanita
, sebagai hakim bagi mereka dan laki-lakilah yang meluruskanapabila wanita menyimpang dari kebenaran. Lalu
 
ayat
 
(yang artinya),
 Allah melebihkan sebagian merekadari yang lain'
, maksudnya adalah Allah melebihkan kaum pria dari wanita. Hal ini disebabkan karena laki-laki adalah lebih utama dari wanita dan lebih baik dari wanita. Oleh karena itu, kenabian hanya khususdiberikan pada laki-laki, begitu pula dengan kerajaan yang megah diberikan pada laki-laki. Hal iniberdasarkan sabda Nabi
shollallohu 'alaihi wa sallam
,
Suatu kaum itu tidak akan bahagia apabila merekamenyerahkan kepemimpinan mereka kepada wanita.
 
Hadits ini
 
diriwayatkan oleh Bukhari
 
dari hadits'Abdur Rohman bin Abu Bakroh dari ayahnya. (Lihat
Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim
pada tafsir surat An Nisaa’
ayat 34)Asy Syaukani
rahimahullah
 
juga mengatakan bahwa maksud ’
qowwamuna
’ dalam ayat ini
: laki-lakiseharusnya yang jadi pemimpin bagi wanita. (
Fathul Qodir 
 
pada tafsir surat An Nisaa’ ayat 34)
 Syaikh 'Abdur Rahman bin Nashir As Sa'di
rahimahullah
berkata, "
Kaum prialah yang mengurusi kaumwanita agar wanita tetap memperhatikan hak-hak Allah
Ta'ala
yaitu melaksanakan yang wajib,mencegah mereka dari berbuat kerusakan. Kaum laki-laki (baca: suami) berkewajiban pula mencarinafkah, pakaian dan tempat tinggal bagi kaum wanita." (
Taisir Karimir Rahman
)
Dalam surat An Nisaa’ ayat 34
juga terdapat dalil lain yang menunjukkan bahwa laki-laki adalahpemimpin wanita yaitu pada ayat:
بًهج ه اُجر به ىأ 
Kemudian jika mereka (para istri) mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untukmenyusahkannya.
 Ayat di atas menunjukkan bahwa istri harus menaati suaminya, bukan sebaliknya suami harus mentaatiistri. (
Tafsir Al Qur’an Lil Utsaimin
, 5/81, Mawqi’ Al ’Allamah Al Utsaimin
)Jika laki-laki adalah pemimpin bagi wanita dalam rumah tangga yang lingkupnya lebih kecil, bagaimanamungkin wanita dibolehkan jadi pemimpin bagi desa, kecamatan, kabupaten, propinsi apalagi negara!!
Banyak Ayat Lain
dalam Al Qur’an
yang Mendukung Hal IniPertama
; Allah melebihkan derajat laki-laki daripada wanita
 
Rumaysho.com
Suatu Bangsa Tidak Akan Bahagia Jika Dipimpin Wanita
 
3
 
ْى ْضض ُهنا ٌخس ه بشهن
"
 Akan tetapi para suami
mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya
. Dan Allah Maha Perkasalagi Maha Bijaksana
." (QS. Al Baqarah: 228)
 Kedua
; Para Nabi dan Rasul adalah laki-laki.
شنا مأ  ىنإ ُ بًنبس بنإ كهج  بهسأ ب
"
Kami tidak mengutus sebelum kamu,
melainkan orang laki-laki yang Kami berikan wahyu
kepadanyadiantara penduduk negeri
." (QS. Yusuf : 109)
Ketiga
; Para istri Nabi berada di bawah kekuasaan para Nabi.
بُ بُ  ىه بُبزب نب ببج   ج ذر بزب طن حأشا ُ حأشا اُش هن بًه ُهنا ةش هانا ع سبنا بهُا م بً هنا 
"
 Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir.
Keduanya beradadi bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh
di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri ituberkhianat
 
kepada suaminya (masing-masing)
." (QS. At Tahrim : 10)Kata-kata di bawah dalam ayat ini menunjukkan bahwa wanita itu dipimpin,
bukan yang memimpin
.
Ketentuan ini bukan hanya syari’at Nabi Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallam, namun juga
ini adalahketentuan nabi
terdahulu yaitu Nabi Nuh ’alaihis salam.
 
Keempat
; Warisan laki-laki setara dengan dua wanita.
نا ظ م شهن ىبنأ  ُهنا ُىُ 
"
 Allah mensyari'atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu :
bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagian dua orang anak perempuan
" (QS. An Nisa' : 11)
 
Saksi laki-laki setara dengan dua wanita (dalam transaksi finansial bukan dalam semua persaksian),sebagaimana firman-Nya yang artinya,"
Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki(di antaramu).
 Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan darisaksi-saksi yang kamu ridhai
 , supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya.
" (QS. AlBaqarah : 282)
5 Bukti:
Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam
Menetapkan bahwa Kaum Laki-laki Seharusnya YangMemimpin
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->