3005. AYAH : Diam!! Ayah kurang memberi apa padamu, uang jajan, pendidikan,kebutuhanmu sehari-hari. Kurang apa coba, segala permintaanmu akukabulkan semua.006. SISI :
Ayah…
007. AYAH : Jangan bicara dulu! Apa kamu tidak kasihan pada ayahmu ini,pontang-panting bekerja untuk memenuhi kebutuhan kalian, memberimak
an kalian….
008. SISI :
Ayah…
009. AYAH : Diam kataku!010. IBU : Ayah, berilah waktu untuk dia berpendapat.011. AYAH : Kamu juga bu, orang tua yang tak bisa mendidik anak. Kamu lebihbanyak di rumah, lebih banyak bersama anak semata wayang ini, kok ya bisa-
bisanya sampai kecolongan “
meteng
2
” !
012. IBU :
Ha, elho
3
! kok jadi ayah juga menyalahkan aku ?013.AYAH : Kamu ibunya, tugasmulah mendidik anak !014. IBU : Siapa bilang ? Ayah juga punya kewajiban mendidik dia.015. AYAH : Aku sibuk bekerja !016. IBU :
Aku juga sibuk…
017. AYAH : Sibuk apa ? Arisan, piknik, sibuk
ubyang-ubyung
4
dengan kelompok arisanmu itu ?
018. IBU :
Alaah
5
, ayah hanya bisa menyalahkan, menghindar dari tanggung
jawab moral…
DI TENGAH PERTENGKARAN ITU, SISI BERTERIAK HISTERIS, SUASANA JADISEPI, BAPAK DAN IBU KELUAR DARI PANGGUNG. HANYA ADA SISI SENDIRI.MELAMUN, MENERAWANG JAUH, KOSONG.
2
Meteng (Jawa), berarti Hamil.
3
Ungkapan bernada bertanya karena disepelekan.
4
Ubyang-ubyung (Jawa), berarti berjalan kesana-kemari mengikuti arus kawan-kawanya.
5
Ungkapan menyepelekan pembicaraan.