3
ditegakkan. Melalui penegakan hukum tersebut, hukum kemudian menjadikenyataan.
4
Obyek ilmu hukum adalah kumpulan peraturan-peraturan hukumyang tidak berdiri sendiri. Arti pentingnya suatu peraturan hukum adalahkarena hubungannya yang sistematis dengan peraturan-peraturan hukumlain. Jadi, hukum merupakan suatu sistem. F. Sugeng Istanto
5
sependapatdengan Black yang merumuskan bahwa sistem adalah
an orderly combination or arrangement of particular part of elements into a whole
.
6
Hukum merupakan susunan yang teratur dari elemen-elemen yangmembentuk satu kesatuan. Kesatuan tersebut diterapkan terhadapkompleks elemen-elemen yuridis seperti peraturan hukum, asas hukum,dan pengertian hukum. Penegakan hukum juga harus merupakan suatusistem.Penegakan hukum di laut, khususnya hukum laut internasionalhanya akan efektif apabila diterapkan secara universal dan apabilaterdapat kekuatan yang menegakkan hukum tersebut. Sebagai akibatsulitnya menyusun hukum laut dan kurang terpadunya kekuatan yangdiperlukan untuk menegakkannya, maka timbul peluang tindakan-tindakanseperti pembajakan, perompakan, penyelundupan segala macam barang,pencemaran laut, pencurian ikan dan lain-lain. Fakta-fakta hukum yangmendasar tersebut menimbulkan konsekuensi akan munculnya faktor-faktor baru. Faktor pertama, karena hukum laut itu pada hakikatnya lemah,maka ukuran serta hubungan relatif antar kekuatan-kekuatan di laut itusecara berkelanjutan memainkan peranan yang penting. Cara terbaikuntuk mengatasi kelemahan hukum laut tersebut adalah memeliharatingkat kehadiran di laut dan menciptakan penggunaan laut secara rutinsebagai preseden hukum yang valid. Faktor baru kedua
adalah, bahwabatas antara keadaan damai, keadaan krisis, dan keadaan perang di laut
4
Sudikno Mertokusumo, 1996,
Mengenal Hukum Suatu Pengantar,
Yogyakarta: Liberty, hlm.140
5
F. Sugeng Istanto, 2004,
Bahan Kuliah Politik Hukum
, Yogyakarta: Sekolah Pasca SarjanaUGM, hlm.20
6
HC.Black, 1990,
Black’s Law Dictionary: Sixht Edition
, St.Paul Minn, West Publisihing co.