Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
49Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perbandingan Sistem Kepolisian Amerika Serikat-Jepang-Indonesia

Perbandingan Sistem Kepolisian Amerika Serikat-Jepang-Indonesia

Ratings:

3.0

(1)
|Views: 10,108|Likes:
Published by HANDIK ZUSEN
Perbandingan Sistem Kepolsian di Amerika Serikat, Jepang dan Indonesia
Perbandingan Sistem Kepolsian di Amerika Serikat, Jepang dan Indonesia

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: HANDIK ZUSEN on Jan 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/22/2013

pdf

text

original

 
PERBANDINGAN SISTEM KEPOLISIANAMERIKA SERIKAT, JEPANGDAN INDONESIA
I.PENDAHULUAN1.Latar belakang
Keberadaan lembaga kepolisian dalam suatu negara mutlak diperlukan.Tidak ada satu pun negara di dunia ini yang tidak mempunyai lembagakepolisian. Namun demikian, antara satu lembaga kepolisian pada suatu negara belum tentu menggunakan sistem kepolisian yang sama pula dikarenakanadanya pengaruh dari faktor sistem politik/pemerintahan yang dianut sertamekanisme sistem kontrol sosial yang berlaku dalam negara tersebut. Bahkandengan sistem pemerintahan yang sama-sama menganut paham demokratis pun, belum tentu menggunakan sistem kepolisian yang sama. Sebagaimana diketahuisecara universal hingga kini yaitu di dalam negara-negara demokratis terdapattiga sistem kepolisian yang digunakan, yaitu Sistem Kepolisian Terpisah
(Fragmented System of Policing)
, Sistem Kepolisian Terpusat
(Centralized  System of Policing)
dan Sistem Kepolisian Terpadu
(Integrated System of  Policing)
. Ketiga sistem tersebut sangat dipengaruhi dua model besar penerapanhukum di dunia, yaitu model eropa kontinental atau
civil law
sebagaimana yangdigunakan di Perancis, Belanda dan Jerman, dan model anglo saxon atau
common law
sebagaimana yang digunakan di Inggris, Amerika Serikat danAustralia.Masing-masing sistem kepolisian tersebut memiliki kelebihan sertakelemahan tersendiri sehingga memang benar apabila disebutkan bahwa ”tidak ada satu sistem kepolisian yang sempurna”. Oleh karena itulah dalam praktik kepolisian dipandang perlu untuk menelaah lebih lanjut terkait dengan berbagaikelemahan maupun kelebihan dimaksud melalui suatu metode perbandinganantar sistem kepolisian dalam rangka mendapatkan pemahaman secara integraltentang perbedaan yang terdapat antara suatu sistem kepolisian pada suatunegara tertentu dengan sistem kepolisian negara lain.
 
Outcome
yang hendak dicapai dari hasil perbandingan sistem kepolisiandimaksud antara lain agar dapat diambil suatu manfaat dari suatu sistemkepolisian negara tertentu bagi negara lainnya, antara lain berupa penataan dan pengembangan organisasi
(organizational development)
serta pengembangan potensi kerjasama kerjasama antar lembaga kepolisian beberapa negara.Sehubungan dengan hal tersebut, maka penulis hendak menulis tentang perbandingan sistem kepolsian di Amerika Serikat, Jepang dan Indonesia, dalamrangka menelaah berbagai kelebihan serta kelemahan yang terdapat pada sistemkepolisian yang di ketiganegara tersebut dan selanjutnya mengambil manfaat-manfaat terutama yang terdapat dalam sistem kepolisian Amerika Serikat danJepang guna dijadikan sebagai faktor pembanding terhadap sistem kepolisian diIndonesia. Manakala faktor pembanding dimaksud dipandang dapat diterapkan pada sistem kepolisian di Indonesia serta memiliki prospek positif dalam peningkatan profesionalisme lembaga kepolisian di Indonesia, maka dapatdiupayakan suatu strategi terkait dengan aplikasinya.
2.Permasalahan
Berdasarkan uraian tersebut diatas, maka yang menjadi permasalahandalam penulisan ini adalah ”Bagaimana perbandingan sistem kepolisian diAmerika Serikat, Jepang dan Indonesia ?”
3.Persoalan-Persoalan
a.Bagaimana sistem kepolisian di Amerika Serikat ? b.Bagaimana sistem kepolisian di Jepang ?c.Bagaimana sistem kepolisian di Indonesia ?
II.PEMBAHASAN1.Sistem Kepolisian di Amerika Serikat
Sistem kepolisian di Amerika Serikat menggunakan paradigma
Fragmented System of Policing 
, yaitu suatu sistem kepolisian yang terpisahatau berdiri sendiri, disebut juga sebagai sistem desentralisasi yang ekstrim atautanpa sistem. Oleh karena itu di dalam sistem tersebut terjadi kekhawatiranterhadap penyalahgunaan dari suatu organisasi polisi yang otonom sehinggadalam penerapan paradigma sistem dimaksud senantiasa diiringi dengandilakukannya pembatasan kewenangan polisi. Negara-negara yang menganutsistem ini selain Amerika Serikat, antara lain : Belgia, Kanada, Belanda danSwiss.2
 
Sistem kepolisian dengan paradigma tersebut memiliki
ciri-ciri
, antaralain yaitu :a) Kewenangan yang dimiliki lembaga kepolisian bersifat terbatas, yaituhanya sebatas pada daerah di mana suatu badan kepolisian berada. Hal inidikarenakan secara umum lembaga kepolisian di setiap daerah di AmerikaSerikat, baik di tingkat negara bagian sampai dengan tingkat propinsimaupun kabupaten, memang dibentuk oleh pemerintah daerah setempatdan diatur dengan peraturan perundang-undangan yang diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat pula sehingga tugas pokok dan wewenanglembaga kepolisiannya pun hanya menjangkau daerah tersebut. Olehkarena itu, guna menangani kasus-kasus tindak pidana tertentu, terutamayang melibatkan lebih dari satu yurisdiksi maupun yang termasuk dalamkategori
transnational crime
, Amerika Serikat membentuk badan-badankepolisian federal dengan wewenang meliputi seluruh daerah di AmerikaSerikat, seperti halnya FBI, DEA maupun US Homeland Security. b) Pengawasan terhadap lembaga kepolisian sifatnya lokal, artinya yaitu pengawasan yang dilakukan terhadap pelaksanaan tugas-tugas sertawewenang kepolisian dilakukan oleh tiap-tiap struktur lokal yangditentukan dalam suatu lembaga kepolisian, termasuk dalam hal ini pengawasan terutama dilakukan secara melekat oleh publik daerahsetempat dimana suatu lembaga kepolisian tersebut berada. Hal inicenderung memang dipengaruhi oleh
basic
model penerapan hukum yangdianut di Amerika Serikat, yaitu model anglo saxon atau
common law
yang memang dalam sistem tersebut lembaga kepolisian tumbuh dariadanya kepentingan dalam masyarakat sendiri sehingga representasi polisidalam model tersebut dapat dikatakan sebagai representasi dari masyarakatitu sendiri atau dengan kata lain bahwa polisi adalah sebagai milimasyarakat karena munculnya lembaga kepolisian pada awalnya bukandikarenakan oleh adanya kepentingan negara, melainkan kepentinganmasyarakat, sebagaimana filosofi yang dikemukakan oleh Sir Robert Peel,yaitu
”The police are the public and the public are the police; thepolice being only members of the public who are paid to give full time
3

Activity (49)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Abdul Manan liked this
Azis Maulana liked this
Arni Widya Wanti liked this
Masmulyadi liked this
pascauniba liked this
Mardinata Andri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->