Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
18Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
FIQIH DAKWAH (Pendekatan Tafsir Tematik)

FIQIH DAKWAH (Pendekatan Tafsir Tematik)

Ratings: (0)|Views: 2,886|Likes:
Published by Moh. Mujib

More info:

Published by: Moh. Mujib on Jan 13, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/01/2013

pdf

text

original

 
 1
FIQIH DAKWAH(
 Pendekatan Tafsir Tematik
)
 Moh. Mujib Zunun @lmisri
ABSTRAK
 Dakwah amar ma'ruf nahi munkar secara praktis telah berlangsung sejak adanya interaksiantara Allah dengan hamba-Nya (periode Nabi Adam AS), dan akan berakhir bersamaandengan berakhimya kehidupan di dunia ini. Pada awalnya Allah mengajar Nabi Adam ASnama-nama benda, Allah melarang Nabi Adam mendekati pohon dan Allah memerintahkan para malaikat sujud kepada Nabi Adam, semua Malaikat pada sujud kecuali Iblis, diaenggan dan takabur. Manusia diciptakan oleh Allah sebagai khalifah di bumi. Berdakwah,beramar makruf dan bernahi munkar adalah salah satu fungsi strategis kekhalifahanmanusia, fungsi tersebut berjalan terus-menerus seiring dengan kompleksitas problematkakehidupan manusia dari zaman ke- zaman, dakwah tidak berada dalam sket masyarakat  yang statis, tetapi berada dalam sket masyarakat yang dinamis dan tantangan dakwah yang semakin luas dan komplek, oleh karena itu peningkatan kualitas kompetensimuballigh harus secara terus menerus dilakukan secara efektifi.Sehubungan dengan itu, memahami fikiqih dakwah salah satu proses mencapaikompetensi da’i, dan dalam makalah ini akan diuraikan secara selayang pandang seputar  pengertian dakwah, hakikat dakwah, hukum dakwah, sistematika dakwah, dan garis-garisbesar managemen dakwah
.Kata Kunci:
 Dakwah, fiqh, tematik 
 Pengertian Dakwah1. Secara Etimologi
Kata dakwah (
ةا 
) artinya: "
do’a
",
"seruan ", “panggilan”, "ajakan","undangan", "dorongan"
dan
"permintaan",
berakar dari kata kerja. "
د 
“ yang berarti
"berdo 'a", " memanggil, "'menyeru ", "mengundang", "mendorong",
dan
"mengadu".
  Dakwah secara etimologis bebas nilai, artinya bisa mengajak kepada kebaikan atauke jalan Allah bisa juga mengajak kepada kemungkaran, jalan syetan atau berbuat maksiat seperti apa yang telah didramatisir oleh Zulaiha dengan mengajak Yusuf berbuat maksiat sebagaimana Firman Allah SWT:
ْ ِ َ  ْ َ   ٌ  بُ  ْ َ     َ  أ ُ    َ  ر َ  َ  َ   
 
 Artinya: “Maka dia mengadu kepada Tuhan-Nya, bahwasanya aku ini adalahorang yang dikalahkan, oleh sebab itu tolonglah aku”. [ Q.S.Al-Qamar/54.10]
ُ  ءَ  َ   ْ َ   يِ ْ َ  َ  و ِ مَ    ا ِ راَ  د َ  ِ  إ ُ  ْ َ   ُ    اَ  و  ٍ ِ َ  ْ ُ   ٍ طاَ  ِ  َ  ِ  إ 
 
 Artinya: “ Allah menyeru [manusia] menuju Darussalaam [Surga], danmemberipetunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus[Islam][Q.S. Yunus/10.25]
 ﻤ ﹲ ﺔ ﻤَ ﺄﹶ ﻝ ﻭ  ﻥﻤْ ﺅ ﻴ ﻰﱠ ﺘ ﺤ ﺕﺎﹶ ﻜﹺﺭﹾ ﺸ ﻤﹾ ﻝﺍ ﺍﻭ ﺤﻜﹾ ﻨﹶ ﺘ ﺎﹶ ﻝ ﻭ ﻰﱠ ﺘ ﺤ  ﻥﻴﻜﹺﺭﹾ ﺸ ﻤﹾ ﻝﺍ ﺍﻭ ﺤﻜﹾ ﻨﹸ ﺘ ﺎﹶ ﻝ ﻭ  ﻡﹸ ﻜﹾ ﺘ ﺒ ﺠﻋَ ﺃ  ﻭﹶ ﻝ ﻭ ﺔﹶ ﻜﹺﺭﹾ ﺸ ﻤ  ﻥﻤ  ﺭ ﻴﹶ ﺨ ﹲ ﺔﹶ ﻨﻤْ ﺅ  ﻭ ﻋﺩ ﻴ  ﻪﱠ ﻠﻝﺍ ﻭ ﹺﺭﺎﱠ ﻨﻝﺍ ﻰﹶ ﻝِ ﺇ  ﻥﻭ ﻋ ﺩ ﻴ  ﻙِﺌﹶ ﻝﻭُ ﺃ  ﻡﹸ ﻜ ﺒ ﺠ ﻋَ ﺃ  ﻭﹶ ﻝ ﻭ ﻙﹺﺭﹾ ﺸ ﻤ  ﻥﻤ  ﺭ ﻴﹶ ﺨ  ﻥﻤْ ﺅ ﻤ  ﺩ ﺒ ﻌﹶ ﻝ ﻭ ﺍﻭﹸ ﻨﻤْ ﺅ ﻴ ِ ﺈﹺﺒ ﺓ ﺭﻔﹾ ﻐ ﻤﹾ ﻝﺍ ﻭ ﺔﱠ ﻨ ﺠﹾ ﻝﺍ ﻰﹶ ﻝِ ﺇ  ﻥ ﻴ ﺒ ﻴ ﻭ ﻪﻨﹾ ﺫ   ﻥﻭ ﺭﱠ ﻜﹶ ﺫﹶ ﺘ ﻴ  ﻡ ﻬﱠ ﻠ ﻌﹶ ﻝ ﹺﺱﺎﱠ ﻨﻠِﻝ ﻪﺘﺎ ﻴَ ﺁ 
…... Artinya: “ Mereka mengajak ke neraka, sedangkan Allah SWT mengajak ke
 
 2
Surga “,,,,,. [Q.S.Al-Baqarah/2.221].
  ِ  إَ  و ِ ْ َ  ِ  إ ِ َ  ُ  ْ َ     ِ    َ  ِ  إ   َ  َ  أ ُ  ْ   ا   بَ  ر َ  لَ   َ  ِ ِ هَ  ْ ا َ  ِ  ْ ُ  آَ  أَ  و   ِ ْ َ  ِ  إ ُ  ْ َ  أ   ُ  هَ  ْ َ  آ   َ   ْ فِ ْ َ   
  Artinya: “ Yusuf berkata: “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripadamemenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan daripadaku tipudaya mereka, tentu aku akan cendrung untuk [memenuhi keinginan mereka], dan tentulahaku masuk orang-orang yang bodoh “.[Q.S.Yusuf/12.33].2. Secara Terminologi
 
 Dakwah adalah menyeru, mengajak manusia untuk memahami dan mengamalkanajaran islam sesuai dengan Al-Qur'an dan sunnahNabi Muhammad saw (sabilillah).Sebagaimana Firman Allah Swt :
َ  ِ َ  وُ  أَ  و ِ َ  ْ ُ  ْ ا ِ َ   َ  نْ َ  ْ َ  َ  و ِ فوُ  ْ َ  ْ ِ  َ  نوُ  ُ  ْ َ  َ  و ِ ْ َ  ْ ا َ  ِ  إ َ  نُ  ْ َ   ٌ    ُ  أ ْ ُ  ْ ِ  ْُ  َ  ْ َ  و َ  نُ  ِ ْ ُ  ْ ا ُ  ُ  ه  
 Artinya :
dan hendaklah ada diantara kamu segolongan ummat yang rnenyerukepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar,merekalah orang-orang yang beruntung.
(QS Ali- Imran : 104).
1
 
َُ ه َ َر نِإ ُَ ْ َأ َِ ه ِ  ِ  ْُ ْ ِدَ َو ِ َ َ َ ْ ا ِ َ ِ ْَ ْ اَو ِ َ ْ ِ ْ ِ  َ َر ِِ َ  َ ِإ ُعْداُَ ْ َأِ ِ ِ َ  ْَ  َ  ْَ ِ  َِَ ْ ُ ْ ِ  ُَ ْ َأ َُ هَو
 Artinya: “ Serulah [manusia] kepada jalan Tuhanmu .......[Q.S.An-Nahl/16.125].Hukum DakwahJika min yang ada pada Surat Ali Imaron ayat. 125 di atas [ minkum ] adalah
min lilbayaniyah
, maka dakwah menjadi kewajiban bagi setiap orang [ individual ] orang Islam,tetapi jika
min
dalam ayat tersebut adalah
min littab ‘idhiyyah
[ menyatakan untuk sebahagian ] maka dakwah menjadi kewajiban ummat secara kolektif atau pardhu kifayah.Dua pengertian tersebut dapat digunakan sekaligus. Untuk hal-hal yang mampudilaksanakan secara individual, dakwah menjadi kewajiban setiap muslim [ fardhu ‘ain ] ,sedangkan untuk hal-hal yang hanya mampu dilaksanakan secara kolektif, maka dakwahmenjadi kewajiban yang bersifat kolektif [ fardhu kifayah ]. Setiap muslim dan muslimatyang sudah baligh wajib berdakwah, baik secara aktif maupun secara pasif. Secara pasif dalam arti semua sikap dan prilaku dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan ajaran Islamsehingga dapat menjadi contoh dan tuntunan bagi masyarakat.Kewajiban berdakwah bagi setiap individu, selain dinyatakan dalam ayattersebut di atas ditegaskan juga
 
dalam Al-Qur’an, dan pesan Rasulullah Saw pada waktuHaji Wada’, :
ِْ َ ْ اَو)1(ٍْ ُ  ِ َ  َنَ ْ ِْ ا نِإ)2(ِْ  ِ  اْَ اََ َو َ ْ ِ  اْَ اََ َو ِتَ ِ  ا اُ ِ َ َو اُ َ ََِ ا  ِإ )3(
 Artinya: “ Demi masa sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalamkerugian, kecuali orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal saleh, dan nasehatmenasehati supaya mentaati kebenaran, dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran“.[Q.S. Al-‘Ashr/103].
1
Yayasan Penyelenggaraan Penerjemah/Penafsir al-Qur’an
 ,
al-Qur’an dan Terjemahannya
, [Lembaga Percetakan Raja Fahd, tt ], hal. 93.
 
 3
 
 ا ْ َ ُ ْ َ ا ُِ هُ َ  َ ْوَأ َُ ه ْَ ِ  ُ ُ  َ ُ  ٍ َ ُ  بُر ُ  ِَ  َِ َ ْ )ىر ا اور(
 “ ....maka hendaklah yang menyaksikan di antara kamu menyampaikan kepadayang tidak hadir, karena boleh jadi yang hadir itu menyampaikannya kepada orang ..”. [H.R. Bukhari ]
2
.Dalam kesempatan lain Rasulullah bersabda :
 َ  اُ  َ ً َ  ْَ َو
 
يرا اور(
 Artinya: ".....
sampaikanlah apa yang (kamu terima) dariku, walaupun satu ayat..."
 (HR Bukhari)
3
 Hakikat Dakwah:Aktivitas dakwah pada hakikatnya suatu proses mengadakan perubahan secaranormatif sesuai dengan Al-Qur’an, dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Sebagai contohadalah perubahan dari berimanan kepada selain Allah SWT menjadi beriman Kepada AllahSWT, atau dari ideologi yang batil, sesat kepada ideologi yang benar, dari kebodohankepada kepintaran, dari kultur, dan akhlaq yang sesat kepada kultur, dan akhlaq yang benar,dan mulia, dari malas beriibadah menjadi rajin beribadah, dari kehidupan yangbertentangan dengan Islam menjadi berkehidupan yang Islami, dari tidak perduli padaagama menjadi perduli dan semangan beragama dllSistematika DakwahDakwah sebagai suatu ilmu yang relatif muda bila dibandingkan dengan ilmufilsafat. Dakwh sebagai suatu ilmu memiliki sistimatika yang terdiri dari 8 seb sistem.Kurang berhasilnya gerakan dakwah pada umumnya lebih disebabkan oleh lemahnya subsistem dakwah secara keseluruhan, oleh karena itu agar gerakan dakwah lebih efektif,maka langkah awal yang harus dilakukan adalah membangun keseluruhan sub sistemdakwah secara keseluruhan. Uraian secara global akan diarahkan kepada 8 subsistemdakwah sebagai berikut :1. Subjek Dakwah (Da'i)Da'i/muballigh adalah setiap orang yang mengajak, memerintahkan orang di jalanAllah [ fi-Sabiilillah ], atau mengajak orang untuk memahami dan mengamalkan Al-Qur'andan As-Sunnah nabi Muhammad SAW. Berhasil tidaknya gerakan dakwah sanganditentukan oleh kompetensi seorang da’i, yang dimaksud dengan kompetensi da’i adalahsejumlah pemahaman, pengetahuan, penghayatan, dan prilaku serta keterampilan yangharus dimiliki oleh para da’i, oleh karena itu para da’i harus memilikinya, baik kompetensisubstantif maupun kompetensi metodologis :1.1. Kompetensi Substantif :
2
al-Bukhari: 67, 4402; Muslim; 1679 daam CD Mawsu’at al-Hadits al-Syarif, Mesir.
3
Hasbi Ash-Shiddieqy TM, Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits, Bulan Bintang Jakarta, 1977, hal.60.

Activity (18)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Arez Hidayat liked this
Indah Maulida liked this
deviarumsari liked this
Ibn Asnawi liked this
khu_zaimah liked this
Abdullah Azzam liked this
taufik hidaytat liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->