Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
70Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
. Pembahasan 1. Pembakuan Larutan Kalium Permanganat

. Pembahasan 1. Pembakuan Larutan Kalium Permanganat

Ratings: (0)|Views: 10,728|Likes:
Published by Narjisul_Ummah_560

More info:

Published by: Narjisul_Ummah_560 on Jan 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/06/2013

pdf

text

original

 
. Pembahasan1. Pembakuan Larutan Kalium PermanganatTitrasi permanganometri digunakan untuk menetapkan kadar reduktor dalam suasanaasam sulfat encer dengan menggunakan kalium permanganat sebagai titran. Dalamsuasana penetapan basa atau asam lemah akan terbentuk endapan coklat MnO2 yangmenggangu.MnO4- + 8H+ + 5e Mn2+ + 4H2O (dalam sulfat encer)MnO4- + 4H+ + 3e MnO2 + 2H2O (dalam asam lemah)MnO4- + 2H2O + 3e MnO2 + 4OH- (dalam basa lemah)Kalium permanganat merupakan zat pengoksidasi yang sangat kuat. Pereaksi ini dapatdipakai tanpa penambahan indikator, karena mampu bertindak sebagai indikator. Olehkarena itu pada larutan ini tidak ditambahkan indikator apapun dan langsung dititrasidengan larutan Natrium oksalat merupakan standar yang baik untuk standarisasi permangnat dalam suasana asam. Larutan ini mudah diperoleh dengan derajat kemurnianyang tinggi. Reaksi ini berjalan lambat pada temperatur kamar dan biasanya diperlukan pemanasan hingga 60ºC. Bahkan bila pada temperatur yang lebih tinggi reaksi akan berjalan makin lambat dan bertambah cepat setelah terbentuknya ion mangan (II). Pada penambahan tetesan titrasi selanjutnya warna merah hilang semakin cepat karena ionmangan (II) yang terjadi berfungsi sebagai katalis, katalis untuk mempercepat reaksi.Dari hasil perhitungan maka didapatkan nilai normalitas dari KMnO4 adalah sebesar 0,7164 N. Pada standarisasi larutan KMnO4 dengan menggunakan larutan standar  Na2S2O4 berlangsung reaksi sebagai berikut:2Na+ + C2O4- + 2H+ H2C2O4 + 2Na+2MnO4 + 5H2C2O4 + 6H+ 2Mn2+ + 10CO2 + 8H2O
2. Penentuan kalsium (Ca
2+
) dalam CaCO
3
Penentuan kadar Ca
2+
dalam CaCO
3
dilakukan dengan pembuatan larutanterlebih dahulu. Larutan kemudian dipanaskan untuk menghilangkan adanya ion-ion pengganggu atau pengotor yang dapat mempengaruhi hasil yang akan dicapai.Kemudian CaCO
3
direaksikan dengan ammonium oksalat menurut persamaanreaksi sebagai berikut:CaCO
3
+ (NH
4
)
2
C
2
O
4
→ CaC
2
O
4
↓ + (NH
4
)
2
CO
3
 
Penambahan ammonium oksalat ini karena ammonium oksalat digunakan sebagai bahan pengendap kalsium langsung yang memberikan ion C
2
O
42-
, karena mengion.Cara ini disebut dengan homogenus presipitasi, yaitu cara pembentukan endapandengan menambahkan bahan pengendap tidak dalam bentuk jadi, melainkansebagai suatu senyawa yang dapat menghasilkan pengendapan tersebut.Penambahan ammonium oksalat merupakan penambahan ion sejenis pada larutan,sehingga ia akan memperbesar peluang terbentuknya endapan kalsium oksalat.Penambahan ammonia dengan perbandingan 1:1 digunakan untuk membuat suasanareaksi menjadi lebih alkalis. Hal ini terlihat dari warna larutan yang menjadikekuningan. Endapan yang terbentuk setelah larutan yang telah dipanaskandidiamkan dipisahkan dari filtratnya. Filtrat yang dipisahkan harus benar-benar  bebas dari Ca-oksalat, karena itu endapan diuji dengan ammonium oksalat di manaapabila penambahan ammonium oksalat tidak menyebabkan terbentuknya endapan,maka filtrat bebas dari endapan Ca-oksalat.Endapan yang diperoleh kemudian dibilas dengan akuades untuk menghilangkan ion oksalat dan kemudian ke dalamnya ditambahkan asam sulfat panas (1:8) untuk memberi suasana asam dan larutan diencerkan dengan air panassampai 100 ml. Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut:CaC
2
O
4
+ H
2
SO
4
→ H
2
C
2
O
4
+ CaSO
4
Asam oksalat yang terbentuk inilah yang kemudian bereaksi dengan ion permanganat dari titrasi dengan KMnO
4
. Titrasi dilakukan sampai warna larutanyang semula bening menjadi berwarna merah muda. Persamaan reaksinya adalahsebagai berikut:2MnO
4-
+ 5H
2
C
2
O
4 
+ 6H
+
→ 2Mn
2+
+ 10CO
2
+ 8H
2
OVolume titrasi KMnO
4
yang digunakan untuk menentukan kadar Ca
2+
dalamCaCO
3
.adalah 1,35 ml. Sehingga dari hasil perhitungan diperoleh kadar Ca
2+
sebesar 39,46%.
 
VI. KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat diambil dari percobaan ini adalah:1. Permanganometri merupakan titrasi oksidasi reduksi dengan mempergunakanlarutan baku kalium permanganat (KMnO
4
).2. Dari hasil perhitungan maka didapatkan nilai normalitas dari KMnO
4
adalahsebesar 0,7164 N.3. Kadar Ca
2+
dalam CaCO
3
adalah 39,46%.4. Tujuan dari pencucian endapan adalah agar larutan induk dan zat pengotor yangmelarut pada endapan dapat dihilangkan.(
ANNISA SYABATINI,
 
) 15 jan,9:26
4.2 PembahasanPada percobaan titrasi permanganometri, didapatkan konsentrasi KMnO4 adalah 0,1 Ndimana persen ralat KMnO4 adalah 50 % setelah pentitrasian. Pada penentuan kadar Fedidapat konsentrasi Fe sebesar 0,002 N, dan persen ralat Fe adalah 99 % dari larutansampel.Penambahan KMnO4 yang terlalu cepat pada larutan seperti H2C2O4 yang telahditambahkan H2SO4 dan telah dipanaskan cenderung menyebabkan reaksi antara MnO4-dengan Mn2+ ( Day & Underwood, 1993 ).MnO4- + 3Mn2+ + 2H2O ↔ 5MnO2 + 4HUntuk menentukan kadar besi dengan terlebih dahulu diubah menjadi ferrosulfat barudioksidasi menjadi ferrisulfat (anonim,2009.f)5Fe3+ + Mn2+ + 4H2O
2Fe2+ + MnO- + 8H+Dari reaksi ini digunakan:1.H2SO4 agar reaksi cepat dan kuantatif.2.H3PO4 agar warna Fe(III) luntur dengan pembentukan kompleks tak berwarna.Besarnya persen ralat yang didapat, dapat disebabkan oleh banyak hal. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya keadaan seperti ini adalah :1.Dalam melakukan percobaan alat seperti buret sudah tidak bagus lagi (tidak efesien).2.Pembacaan buret tidak teliti.3.Zat pentiter yang digunakan dalam percobaan, normalitasnya sudah tidak tepat lagiakibat telah terkontaminasi.Didalam permanganometri diperlukan larutan-larutan seperti H2SO4 dan H3PO4 sebab

Activity (70)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
January Ithy liked this
Iiz Widya liked this
Helmi Hardani liked this
Dina Afritasari liked this
Harti Ndut liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->