Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kesalahan-Kesalahan Berbahasa Indonesia Pembelajar Bahasa Indonesia Sebagai

Kesalahan-Kesalahan Berbahasa Indonesia Pembelajar Bahasa Indonesia Sebagai

Ratings: (0)|Views: 847 |Likes:
Published by piant88

More info:

Published by: piant88 on Jan 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/08/2013

pdf

text

original

 
Kesalahan-kesalahan Berbahasa IndonesiaPembelajar Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Asing:Sebuah Penelitian Pendahuluan
Setya Tri NugrahaUniversitas Sanata Dharma
Abstract
Indonesian as second or foreign language has been developing well both inIndonesia and a broad. This development should be accompanied by research in anyarea, methodology, material development, and error in learning.This research aims to describe the error of Indonesian learners and proposed thealternative remedial programs in order to eliminate the error. The writer hopes thatthe research finding would became a contribution to the Indonesian language teachersto achieve the learning objectives.This research result is a description of the learner’s error on effectiveness of sentences, choice of words, affixes, conjunctions, words order, usage of “
 yang” ,
words pluralize, and usage of prepositions.Remedial program suggested to anticipate the error are: (1) limiting the domain of the problems and deciding on teaching point; (2) giving clear examples and (3) givingenough chance for the learners to use the appropriate form in different situations.
 ________________ I. PENDAHULUAN1. Latar Belakang Masalah
Dewasa ini, bahasa Indonesia semakin diminati oleh orang-orang asing atau orangluar negeri. Hal ini dapat dilihat dengan banyak dibukanya lembaga-lembaga yangmengajarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa asing baik di Indonesia maupun di luar negeri. Di Indonesia, ada beberapa perguruan Tinggi yang mempunyai program pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa asing, antara lain: Universitas Indonesia,Jakarta, Universitas Atma Jaya Jakarta, IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, IKIP Bandung,IKIP Padang, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Universitas Sanata DharmaYogyakarta, IKIP Malang, dan Universitas Gajah Mada. Selain itu banyak pula lembaga-lembaga kursus yang menyelenggarakan program ini. Beberapa contoh yang ada diYogyakarta antara lain, Wisma Bahasa, Puri Bahasa Plus, Realia, dan Colorado.Sementara itu, di luar negeri pun banyak berdiri lembaga-lembaga yangmenyelenggarakan pembelajaran, pelatihan dan kursus bahasa Indonesia. Sebagai contoh,di Italia terdapat beberapa lembaga dan universitas yang menyelenggarakan kursus danstudi bahasa Indonesia antara lain, Instituto Universitario Orientale Napoli , LembagaIlmiah IsMEO/IsAo di Roma dan Milona, Lembaga Kebudayaan Istituto per l’Oriente diRoma, CELSO (Centro Lombardia Studi Orientele di Genova, dan Lembaga TinggiKeagamaan milik Vatikan, Ponrificia Universita Gregoriana (Soenoto, 1998: 1-2)Sementara itu, di Thailand ada 5 universitas yang menawarkan program studiBahasa Indonesia/ Bahasa Melayu yaitu, Universitas Chulalongkorn, Universitas
 
Mahidol, Universitas, Prince Songkhlanakkharin, dan Universitas Ramkhamhaeng(Nimmanupap, 1998: 1).Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) ini dimaksudkanuntuk memperkenalkan bahasa Indonesia kepada para penutur asing untuk berbagaikepentingan baik pengajaran atau pun komunikasi praktis.Selain itu, pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa asing, sebagaimana pula bahasa lain sebagai bahasa asing, bertujuan memberikan penguasaan lisan dan tertuliskepada para pembelajar. Hal ini mengandung maksud bahwa mereka diharapkan mampumempergunakan bahasa Indonesia untuk berbicara dengan lancar dan sekaligus dapatmengerti bahasa yang diujarkan penutur aslinya (Wojowasito, 1977: 1-2).Tujuan pembelajaran bahasa Indonesia (dan atau bahasa-bahasa lainnya) sebagai bahasa asing tidak mudah dicapai karena dalam proses pembelajarannya pastilah dijumpai banyak permasalahan. Salah satu permasalahan itu berupa kesalahan-kesalahan berbahasaoleh para pembelajar yang bila tidak segera diidentifikasi akan mengakibatkan kendala berkelanjutan dalam proses pembelajaran bahasa. Apabila hal ini terjadi –belumdiidentifikasikannya kesalahan berbahasa secara tepat dan sistematis—dikhawatirkanterjadi ketidaktepatan dalam pemilihan strategi pembelajaran yang mengakibatkan tidak tercapainya tujuan pembelajaran bahasa tersebut.Kita harus tahu jenis kesalahan yang dilakukan oleh pembelajar terlebih dahulusebelum melakukan analisis lanjutan. Ada dua jenis kesalahan berbahasa yakni, (1)kesalahan terbuka dan (2) kesalahan tertutup. Kesalahan terbuka adalah kesalahan berbahasa pada tingkat ketatabahasaan yang terlihat dalam kalimat-kalimat yangdihasilkan pembelajar. Kesalahan tertutup merupakan kesalahan yang tersembunyi di balik kalimat yang tersusun secara benar menurut tata bahasa; secara benar menurutkaidah ketatabahasaan tetapi tidak benar dari sudut semantiknya. Lebih lanjut dikatakan bahwa kesalahan-kesalahan terjadi karena adanya kesulitan dari pembelajar mempunyaiarti yang penting bagi peneliti yaitu mereka dapat bukti tentang cara bahasa itu dipelajariterlebih dapat diketahui strategi atau metode yang tepat untuk pembelajarannya(Soenardji, 1989: 143-144).Mengingat adanya masalah dalam pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasaasing karena terjadinya kesalahan berbahasa pembelajar, peneliti tertarik untuk mengkajilebih lanjut permasalahan kesalahan-kesalahan berbahasa Indonesia yang dilakukan oleh para pembelajar bahasa Indonesia sebagai bahasa asing dan mencoba mengajukanalternatif pengajaran remedi agar kesalahan-kesalahan itu berkurang. Orientasi idealis penelitian ini adalah dengan diidentifikasinya kesalahan-kesalahan berbahasa mereka,sekaligus klasifikasinya dapat ditentukan tahapan-tahapan pembelajarannya sehinggadapat memberikan sumbangan berarti pada program pembelajaran bahasa Indonesia bagiPenutur Asing (BIPA).
2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, permasalahan penelitian ini dapat dirumuskansebagai berikut:1.Apa sajakah kesalahan berbahasa Indonesia yang dilakukan oleh para pembelajar Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing?2.Bagaimanakah alternatif strategi pengajaran remedi untuk mereduksi kesalahan-kesalahan berbahasa tersebut?
3. Tujuan Penelitian
Tujuan – tujuan penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut:
 
 
1.Mendeskripsikan kesalahan-kesalahan berbahasa Indonesia oleh para pembelajaBahasa Indonesia sebagai bahasa asing setelah adanya tahapan pengenalan ataskesalahan, identifikasi, dan klasifikasi kesalahan-kesalahan tersebut.2.Mengajukan alternatif pengajaran remedi agar kesalahan-kesalahan tersebuttereduksi dan tidak terulang lagi pada pembelajaran selanjutnya.
4. Manfaat penelitian
Hasil-hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pembelajar bahasaIndonesia sebagai bahasa asing agar tidak melakukan kesalahan-kesalahan berbahasaIndonesia, dan memberi sumbangan pada para pengajar dalam menentukan strategi pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa asing dengan tepat sehingga tujuan pembelajaran bahasa tersebut dapat tercapai.Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan juga dapat memberi sumbangan pemikiran kepada para perencana kurikulum --dalam arti luas—pembelajaran BahasaIndonesia bagi Penutur Asing (BIPA) sehingga dapat memberikan penekanan-penekananyang tepat pada aspek-aspek bahasa yang hendak di ajarkan atau direncanakan bagi para penutur asing yang belajar Bahasa Indonesia sehingga proses pembelajarannya dapat berlangsung dengan efektif dan efisien.
5. Tinjauan Pustaka dan Landasan Teoria. Tinjauan Pustaka
Beberapa amatan mengenai kesalahan atau kesulitan berbahasa Indonesia para pembelajar asing antara lain ditulis oleh Spillane (1993), Dardjowidjojo (1995), danMunawarah (1996).Spillane (1993: 1-4), dalam makalahnya yang berjudul “Kesulitan Orang AsingBelajar Bahasa Indonesia”, menguraikan hasil refleksi pengalaman pribadinya sebagaiorang Amerika selama belajar bahasa Indonesia. Ia menyatakan bahwa kebiasaan belajar yang terlalu visual mengakibatkan kemampuan menangkap ujaran yang dituturkan oranglain tidak terlalu baik. Jadi, masalah yang dialami lebih pada menangkap tuturan lisan darimitra bicaranya. Beberapa kesalahan yang dialaminya antara lain, pemilihan afiks yangtepat, penentuan asimilasi bunyi, penentuan makna kata setelah mendapat imbuhan, pembentukan konstruksi pasif - aktif, pengucapan bunyi-bunyi sengau, pemakaian katadepan, pemakaian penggolong nomina, dan penerjemahan nomina yang disertai lebih darisatu ajektiva, serta kesalahan dalam memilih kata yang tepat untuk ujaran tertentu.Dardjowidjojo (1995: 1-10) secara umum memaparkan masalah-masalah yang dialamioleh pembelajar asing dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Pertama, bentuk kelasindividual dan kelas klasikal sering menimbulkan masalah bagi pembelajar. Hal inidisebabkan kemampuan awal bahasa target/bahasa tujuan yang dimiliki pembelajar tidak sama sehingga ada ketimpangan kemampuan di kelas. Kedua, bahan pembelajaran yangtidak sesuai dengan tingkat penguasaan bahasa dan latar belakang pembelajar menimbulkan kesulitan tersendiri dalam pemahamnnya. Ketiga, metode pengajaran yangdipakai dalam pembelajaran tidak tepat. Keempat, kualifikasi pengajar yang relatif rendah, dan masalah kelima adalah penyelenggaraan kursus yang tidak
well-organized”.
Kelima masalah tersebut mengakibatkan pembelajaran bahasa Indonesiakurang efektif dan pencapaian tujuannya kurang optimal.Sementara itu, Munawarah (1996: 1-6) mencatat tiga jenis kesalahan penulisanyang dilakukan pembelajar asing ketika mereka membuat karangan. Kesalahan tersebutmeliputi (1) kesalahan memilih kata untuk mewakili konsep-konsep, (2) kesalahan di bidang ejaan, dan (3) kesalahan tata bahasa yang terdiri atas kesalahan imbuhan,kesalahan aktif-pasif, kesalahan konjungsi dan preposisi, serta kesalahan susunan kalimat.

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Merry Christiani liked this
Andhy liked this
Imam Nagh GokiLl liked this
Muslihin Hilim liked this
Danz Ram liked this
Danz Ram liked this
Faridah Hashim liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->