Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
36Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ASAL USUL tanjidor

ASAL USUL tanjidor

Ratings: (0)|Views: 11,226 |Likes:
Published by marthafitri
asal mula musik tanjidor
asal mula musik tanjidor

More info:

Published by: marthafitri on Jan 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2013

pdf

text

original

 
ASAL USUL: Tanjidor Rabu, 22 Oktober 2008
 Tanjidor JAKARTA, MEDIA INDONESIA — Not sumbang, alat musik penyok di sana-sini, danbelasan pemusik uzur. Debutan ini khas betul dengan tanjidor. Sebuah orkes rakyatmilik orang Betawi.Menurut cerita, aliran musik begini dulu dibawakan para budak Belanda. Versi lainmengatakan bahwa tanjidor adalah perkawinan budaya antara Betawi dan Chinaperanakan.Simpang siur memang. Karena itu sejarah meluruskannya. Adalah Portugis yangsesungguhnya mengenal orker serupa tanjidor. Tujuh abad lalu, bangsa tersebutsinggah ke Batavia. Sebenarnya bukan tanjidor namanya. Tetapi
tanger 
, yang dalambahasa Portugis berarti bermain alat musik, sedangkan pemainnya punya nama
tangedor 
. Ada lagi
tangedores
, sebuah istilah yang muncul untuk musisi dengan alatmusik berbahan kuningan. Mereka sering muncul dalam pawai militer dan pawaiagama di Portugal.Sejarawan Belanda Dr F De Haan berpendapat kesenian tersebut memang dimulaidari orkes budak. Seperti halnya musik
blues
. Bedanya di Betawi, orkes ini masihbersisa sampai sekarang. Entah dipakai sebagai musik pengantar pengantin. Kalauberuntung masih bertemu tanjidor bermain di sejumlah gang sempit Ibu Kota. Yang pasti, orkes ini mudah dinikmati di suatu tempat yang akan dihadiri banyakmasyarakat Betawi. Lazimnya sebuag orkestra.Ketika itu lagu berbau Belanda dan lagu gambang kromong banyak dipesan. Sebutsaja judul-judul berikut,
 Jali-jali
,
Surilang
,
Cente Manis
,
Kicir-kicir 
, dan
Sirih Kuning
.Kalau dirunut penyebarannya, tanjidor banyak berkembang di pinggiran Ibu Kota. Tempat di mana dulunya terdapat banyak perkebunan dan vila. Mulai dari Depok,Cibinong, Citeureup, Cilengsi, Jonggol, Parung, Bogor, Bekasi, dan Tengerang.Kesenian ini menjadi imitasi serupa dari polah etnik Betawi yang jenaka, sederhana,
 
dan meriah.Di tempat lain, seperti Kalimantan Selatan, tanjidor pernah ada, tetapi sekarangpunah. Sebagian kecil bertahan sebagai kesenian di Kalimantan Barat.
OrkesTanjidor sudah tumbuh sejak abad ke 19, berkembang di daerah pinggiran.Menurut beberapa keterangan, orkes itu berasal dari orkes yang semula dibinadalarn lingkungan tuan-tuan tanah, seperti tuan tanah Citeureup, dekat Cibinong.Pada umumnya alat-alat musik pada orkes Tanjidor terdiri dari alat musik tiupseperti piston (cornet a piston), trombon, tenor, klarinet, bas, dilengkapi dengan alatmusik pukul membran yang biasa disebut tambur atau genderang. Dengan peralatantersebut cukup untuk mengiringi pawai atau mengarak pengantin.Untuk pergelaran terutama yang ditempat dan tidak bergerak alat-alatnya sering kaliditambah dengan alat gesek seperti tehyan, dan beberapa membranfon sepertirebana, bedug dan gendang, ditambah pula dengan beberapa alat perkusi sepertikecrek, kempul dan gong.
Lagu-lagu yang biasa dibawakan orkes tanjidor, menurut istilah setempatadalah “Batalion”, “Kramton“Bananas”, “Delsi”, “Was Tak-tak”,“Cakranegara”, dan “Welmes”. Pada perkembangan kemudian lebih banyakmembawakan lagu-lagu rakyat Betawi seperti Surilang “Jali-jali dansebagainya, serta lagu-lagu yang menurut istilah setempat dikenal denganlagu-lagu Sunda gunung, seperti “Kangaji”, “Oncomlele” dan sebagainya.Grup-grup Tanjidor yang berada di wilayah DKI Jakarta antara lain dariCijantung pimpinan Nyaat, Kalisari pimpinan Nawin, Pondokranggonpimpinan Maun, Ceger pimpinan Gejen.Daerah penyebaran Tanjidor, kecuali di daerah pinggiran kota Jakarta,adalah di sekitar Depok, Cibinong, Citeureup, Cileungsi, Jonggol, Parungdalam wilayah Kabupaten Bogor, di beberapa tempat di wilayah KabupatenBekasi dan Kabupaten Tangerang.
Sebagai kesenian rakyat, pendukung orkes Tanjidor terutama para petani di daerahpinggiran. Pada umumnya seniman Tanjidor tidak dapat rnengandalkan nafkahnyadari hasil yang diperoleh dari bidang seninya. Kebanyakan dari mereka hidup daribercocok tanam, atau berdagang kecil-kecilan.Oleh masyarakat pendukungnya Tanjidor biasa digunakan untuk memeriahkanhajatan seperti pernikahan, khitanan dan sebagainya, atau pesta-pesta umumseperti untuk merayakan ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan. Sampai tahun limapuluhan rombongan-rombongan Tanjidor biasa mengadakan pertunjukan keliling,istilahnya “Ngamen”. Pertunjukan keliling demikian itu terutama dilakukan padawaktu pesta Tahun Baru, baik Masehi maupun Imlek.Perlu dikemukakan, bahwa sesuai dengan perkembangan jaman dan seleramasyarakat pendukungnya, Tanjidor dengan biasa pula membawakan lagu-lagudangdut. Ada pula yang secara khusus membawakan lagu-lagu Sunda Pop yangdikenal dengan sebutan “Winingan tanji”.
 
 Musik Tanjidor 
 Pengaruh Eropa yang kuat pada salah satu bentuk musik rakyat Betawi, tampak jelas
pada orkes Tanjidor, yang biasa menggunakan klarinet, trombon, piston, trompetdan
sebagainya. Alat-alat musik tiup yang sudah berumur lebih dari satu abad masih banyak digunakan oleh grup-grup Tanjidor. Mungkin bekas alat-alat musik militer padamasa jayanya penguasa kolonial tempo doeloe.Dengan alat-alat setua itu, Tanjidor biasadigunakan untuk mengiringi perhelatan atau arak-arakan pengantin. Membawakan lagu-lagu barat berirama 'mars' dan [Waltz] yang susah sulit dilacak asal-usulnya, karena telahdisesuaikan dengan selera dan kemampuan ingatan panjaknya dari generasi kegenerasi.Orkes Tanjidor mulai timbul pada abad ke 18 VaIckenier, salah seorangGubernur Jenderal Belanda pada jaman itu tercatat memiliki sebuah rombongan yangterdiri dari 15 orang pemain alat musik tiup, digabungkan dengan pemain gamelan, pesuling China dan penabuh tambur Turki, untuk memeriahkan berbagai pesta. Karena biasa dimainkan oleh budak-budak, orkes demikian itu dahulu disebut Slaven-orkes.Dewasa ini tanjidor sering ditampilkan untuk menyambut tamu-tamu dan untuk memeriahkan arak-arakan.Di Tangerang, dalam setiap perayaan Cap Go Meh ini orang-orang kaya merayakannya dengan menanggap musik Tanjidor atau gambang kromonglengkap dengan penarinya di muka halaman rumahnya. Tanjidor juga kerap dimainkan didalam Kelenteng Boen San Bio, di Pasar Baru. Sebagian lainnya mengadakan pentaskeliling kesenian musik Tanjidor atau gambang kromong lengkap dengan beberapa orang penarinya.Rombongan musik keliling ini berada dalam lingkaran tambang. Orang-orangyang tertarik boleh masuk ke dalam lingkaran tambang untuk turut berjoget sambilkeliling mengikuti rombongan musik tersebut. Rom-bongan ini berjalan mengikuti arahtambang ditarik, sehingga kalau ada dua kelompok atau lebih berada dalam satulingkaran tambang mereka bisa saling tarik-menarik ujung tambang untuk mengarahkan jalannya rombongan.Kalau sudah tarik-menarik, maka kelompok yang mendapatdukungan besar lebih unggul, karena dengan kekuatan tenaga banyak orang mereka bisamemimpin jalannya rombongan. Sedangkan yang kalah tidak menjadi marah, melainkanikut arus. Tetapi, pada saat lain arah rombongan bisa berubah lagi karena dorongan orang banyak.Arak-arakan musik ini bukan hanya satu rombongan saja, tetapi beberaparombongan sekaligus turun keliling di jalan-jalan, sehingga kalau bertemu di tengah jalanmereka saling bertabrakan. Tetapi ini pun tidak menimbulkan keributan, karena merekasama-sama tertawa lepas.Berbagai seni pertunjukan tradisional telah berkembang sesuaidengan perkembangan zaman dan masyarakat pendukungnya serta merupakan daya pesona tersendiri pada wajah Kota Tangerang. Untuk dapat menikmati dan menilainyatiada cara lain yang lebih tepat kecuali menyaksikannya sendiri.

Activity (36)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nida Nazihah added this note
jelek...!!!!!!
Alfirazi Janji liked this
Amel Cuu liked this
Adhella Genasty liked this
Inswii S. Fitri liked this
Jeryna XLv liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->