www.hoirulblog.co.ccB.
MEKANISME KERJACara kerja yang terpenting adalah perintangan sintesa protein, sehingga musnahatau tidak berkembang lagi, misalnya Kloramfenikol, Tetrasiklin, Aminoglikosida, danKlinklomisin. Selain itu beberapa antibiotika bekerja terhadap dinding sel (Penissilin danCepalosporin) atau membran sel (Polimiksin, zat–zat polyen dan Imidazol). Antibiotikatidak aktif terhadap kebanyakan virus kecil, mungkin karena virus tidak memiliki prosesmetabolisme sesunngguhnya, melainkan tergantung seluruhnya dari proses tuan – rumah . C.
EFEK SAMPING ANTIBIOTIKA1.
SENSITASI / HIPERSENSITIFBanyak obat setelah di gunakan secara lokal dapat mengakibatkan kepekaan yangberlebihan, kalau obat yang sama kemudian diberikan secara oral atau suntikan makaada kemungkinan terjadi reaksi hipersensitif atau alergi seperti gatal-gatal kulitkemerah-merahan, bentol-bentol atau lebih hebat lagi dapat terjadi sok contohnyapenisilin dan kloramfenikol2.
RESISTENSIJika obat digunakandengan dosis yang terlalu rendah, atau waktu terapi kuranglama,maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya resistensi artinya bakteri tidak pekalagi terhadap obat yang bersangkutan.3.
SUPER INFEKSIYaitu infeksi sekunder yang timbul selam pengobtan dimana sifat dan penyebabinfeksi berbeda dengan penyebab infeksi yang pertama.Super infeksi teutama terjadipada penggunaan antibiotika broad spectrum yang dapat menggangu keseimbanganantara bakteri didalam usus saluran pernafasan dan urogenital.