Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
 Nama: Mochammad Iqbal Nim : 108015000099Semester 3 antropologi-sosiologiAntropologi BahasaDefinisi Bahasa menurut para ahli:1. menurut Sturtevent berpendapat bahwa bahasa adalah sistem lambang sewenang-wenang, berupa bunyi yang digunakan oleh anggota-anggota suatu kelompok sosisaluntuk kerjasama dan saling berhubungan.2. Menurut Chomsky Bahasa adalah kumpulan kalimat ,masing-masing konstruknyaterbatas panjang dan keluar dari himpunan sehingga berelemen-elemen.3. Menurut Keraf, bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat, berupalambang bunyi suara yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.4.Menurut Wilhelm von Hamboldt,
"Bahasa adalah organ formatif pikiran, Aktivitasintelektual, sepenuhnya mental, sepenuhnya
 
internal, dan sampai batas tertentu tanpalewat jejak, menjadi melalui suara, externalized dalam berbicara dan dimengertibagi indra Pikiran dan bahasa oleh karena itu salah satu
 
dan tak terpisahkan dari satu sama lain. " 
 
1
Masih banyak lagi definisi tentang bahasa yang dikemukakan oleh para ahli bahasa. Setiap batasan yang dikemukakan tersebut, pada umumnya memiliki konsep-konsep yang sama, meskipun terdapat perbedaaan dan penekanannya. Terlepas darikemungkinan perbedaan tersebut, dapat disimpulkan sebagaimana dinyatakan LindaThomas dan Shan Wareing dalam bukunya Bahasa, Masyarakat dan Kekuasaan bahwa salah satu cara dalam menelaah bahasa adalah dengan memandangnya sebagaicara sistematis untuk mengabungkan unit-unit kecil menjadi unit-unit yang lebih besar dengan tujuan komunikasi. Sebagai contoh, kita menggabungkan bunyi-bunyi bahasa(fonem) menjadi kata (butir leksikal) sesuai dengan aturan dari bahasa yang kitagunakan. Butir-butir leksikal ini kemudian digabungkan lagi untuk membuat struktur tata bahasa, sesuai dengan aturan-aturan sintaksis dalam bahasa.Dengan demikian bahasa merupakan ujaran yang diucapkan secara lisan, verbalsecara arbitrer. Lambang, simbol, dan tanda-tanda yang digunakan dalam bahasamengandung makna yang berkaitan dengan situasi hidup dan pengalaman nyatamanusia.Berarti bahasa merupakan instrument komunikasi yang digunakan dalaminteraksi.pendekatan terhadap masalah kebudayaan Roger M.keesing(1974), bisadikaitkan dengan bahasa. Yaitu: 1.kebudayaan sebagai system adaptif, yaitu bahasa terjadi, dimana interaksi manusiaditengah-tengah masyarakat akan beradaptasi dengan lingkungannya lalumenimbulkan semua nama.2.kebudayaan sebagai system kognitif,
bahwa bahasa merupakan pengetahuan bukan
sesuatu yang harus dicari dan perilaku harus dipelajari dari orang lain bukan karenaketurunan.kita balita belajar bicara dengan menggunakan bahasa itu dengan proses pembelajaran melalui mendengarkan bahasa.
1
http://anaksastra.blogspot.com/2009/05/hubungan-bahasa-dengan-budaya.html
 
3.kebudayaan sebagai simbol bersama,kesepakatan terhadap suatu simbol yangdisepakati bersama.HUBUNGAN ANTARA BAHASA DAN BUDAYAAda berbagai teori mengenai hubungan bahasa dan kebudayaan. Ada yangmengatakan bahasa itu merupakan bagian dari kebudayaan, tetapi ada pula yangmengatakan bahwa bahasa dan kebudayaan merupakan dua hal yang berbeda, namunmempunyai hubungan yang sangat erat, sehingga tidak dapat dipisahkan.Ada yang mengatakan bahwa bahasa sangat dipengaruhi kebudayaan, sehinggasegala hal yang ada dalam kebudayaan akan tercermin di dalam bahasa. Sebaliknya,ada juga yang mengatakan bahwa bahasa sangat dipengaruhi kebudayaan dan cara berpikir manusia atau masyarakat penuturnya.Menurut Koentjaraningrat sebagaimana dikutip Abdul Chaer dan Leonie dalam bukunya Sosiolinguistik bahwa bahasa bagian dari kebudayaan. Jadi, hubungan antara bahasa dan kebudayaan merupakan hubungan yang subordinatif, di mana bahasa berada dibawah lingkup kebudayaan.10 Namun pendapat lain ada yang mengatakan bahwa bahasa dan kebudayaan mempunyai hubungan yang koordinatif, yaknihubungan yang sederajat, yang kedudukannya sama tinggi.Masinambouw menyebutkan bahwa bahasa dan kebudayaan merupakan dua sistemyang melekat pada manusia. Kalau kebudayaan itu adalah sistem yang mengatur interaksi manusia di dalam masyarakat, maka kebahasaan adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai sarana berlangsungnya interaksi itu.Dengan demikian hubungan bahasa dan kebudayaan seperti anak kembar siam, du buah fenomena sangat erat sekali bagaikan dua sisi mata uang, sisi yang satu sebagaisistem kebahasaan dan sisi yang lain sebagai sistem kebudayaan.FENOMENA ANTARA BAHASA DAN BUDAYABahasa bukan saja merupakan "property" yang ada dalam diri manusia yang dikajisepihak oleh para ahli bahasa, tetapi bahasa juga alat komunikasi antar persona.Komunikasi selalu diiringi oleh interpretasi yang di dalamnya terkandung makna.Dari sudut pandang wacana, makna tidak pernah bersifat absolut; selalu ditentukanoleh berbagai konteks yang selalu mengacu kepada tanda-tanda yang terdapat dalamkehidupan manusia yang di dalamnya ada budaya. Karena itu bahasa tidak pernahlepas dari konteks budaya dan keberadaannya selalu dibayangi oleh budaya.Dalam analisis semantik, Abdul Chaer mengatakan bahwa bahasa itu bersifat unik dan mempunyai hubungan yang sangat erat dengan budaya masyarakat pemakainya,maka analisis suatu bahasa hanya berlaku untuk bahasa itu saja, tidak dapat digunakanuntuk menganalisis bahasa lain.11 Umpamanya kata ikan dalam bahasa Indonesiamerujuk kepada jenis binatang yang hidup dalam air dan biasa dimakan sebagai lauk;dalam bahasa Inggris sepadan dengan fish; dalam bahasa banjar disebut iwak. Tetapikata iwak dalam bahasa jawa bukan hanya berarti ikan atau fish. Melainkan juga berarti daging yang digunakan juga sebagai lauk (teman pemakan nasi). Malah semualauk seperti tahu dan tempe sering juga disebut iwak.
 
Mengapa hal ini bisa terjadi ? semua ini karena bahasa itu adalah produk budayadan sekaligus wadah penyampai kebudayaan dari masyarakat bahasa yang bersangkutan. Dalam budaya masyarakat inggris yang tidak mengenal nasi sebagaimakanan pokok hanya ada kata rice untuk menyatakan nasi, beras, gabah, dan padi.Karena itu, kata rice pada konteks tertentu berarti nasi pada konteks lain berarti gabahdan pada konteks lain lagi berarti beras atau padi. Lalu karena makan nasi bukanmerupakan budaya Inggris, maka dalam bahasa Inggris dan juga bahasa lain yangmasyakatnya tidak berbudaya makan nasi; tidak ada kata yang menyatakan lauk atauiwak (bahasa Jawa).Contoh lain dalam budaya Inggris pembedaan kata saudara (orang yang lahir darirahim yang sama) berdasarkan jenis kelamin: brother dan sister. Padahal budayaIndonesia membedakan berdasarkan usia: yang lebih tua disebut kakak dan yang lebihmuda disebut adik. Maka itu brother dan sister dalam bahasa Inggris bisa berartikakak dan bisa juga berarti adik.Antropologi EkonomiPara ahli antropologi pada dasarnya cenderung mengkaji mata pencarian hidupyang hanya bersifat tradisional saja, sebagimana perkembangan awal antropologiyang hanya mengkaji masyarakat terasing yang hidup diluar Eropa. Secara tradisionalKoentjaraningrat mengklasifikasikan mata pencarian manusia adalah terdiri sebagai berikut : 1) berburu dan meramu 2) beternak 3) bercocok tanam diladang 4) bercocok tanam menetap dengan irigasi. Menurut hemat saya pada pengkajian yang lebih luasdalam antropologi ekonomi dan antrpologi perdesaan mata pencarian manusia dapatdiklasifikasikan sebagai berikut: 1) hunter and gather 2) pastoralist(beternak) 3)holtikulturalism (bercocok tanam) 4) peasanttry (
 petani pedesaan
) 4) industrialist(urban
).
Antropolog mempelajari barang sarana yang diproduksi, didistribusikan, danconcumed dalam konteks budaya total masyarakat tertentu. Meskipun merekamemiliki teori dan konsep-konsep yang dipinjam dari ekonom, sebagian besar antropolog derrived merasa bahwa prinsip-prinsip dari studi tentang ekonomi pasar  barat tidak berlaku sytems ekonomi di mana orang tidak menghasilkan dan bertukar  barang untuk porfit. Antropolog menginterpretasikan dengan meminjam konsep-konsep ekonomi sebagai pintu masuk untuk mengkaji system mata pencaharianmasyarkat, dimana entry ekonomi tidak ada di antropologi.Para antropolog menggunakan cara pandang mengenai ekonomi melalui 2 carayaitu formalis dan substantivisme. Formalis berarti ekonomi seperti yang diterangkanoleh ilmu ekonomi dan dikenal sebagai proses maksimalisasi dan berorientasi kepada profit. Sedangkan substantivisme berarti upaya manusia untuk memenuhi kebutuhanhidup ditengah lingkungan alam dan lingkungan sosialnya
.
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more