Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
47Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permasalahan Lingkungan Hidup Adalah Hubungan Makhluk Hidup

Permasalahan Lingkungan Hidup Adalah Hubungan Makhluk Hidup

Ratings: (0)|Views: 5,840 |Likes:
Published by 32_restividiaputri

More info:

Published by: 32_restividiaputri on Jan 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2013

pdf

text

original

 
Permasalahan lingkungan hidup adalah hubungan makhluk hidup, khususnyamanusia dengan lingkungan hidup. Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan sebuah benda, daya, keaadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yangmempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia sertas makhluk hidup lain (Bapedal, 1997).Kerusakan lingkungan dapat terjadi karena adanya kegiatan (aktivitas) yangdilakukan oleh manusia maupun karena pengaruh alam. Salah satu akibat samping darikegiatan pembangunan diberbagai sector dan daerah adalah dihasilkannya limbah yangsemakin banyak, baik jumlah maupun jenisnya. Limbah tersebut telah menimbulkan pencemaran yang merusak fungsi lingkungan hidup (Tandjung, 1991).Daerah pesisir merupakan salah satu dari lingkungan perairan yang mudahterpengaruh dengan adanya buangan limbah dari darat. Wilayah pesisir yang meliputidaratan dan perairan pesisir sangat penting artinya bagi bangsa dan ekonomi Indonesia.Wilayah ini bukan hanya merupakan sumber pangan yang diusahakan melalui kegiatan perikanan dan pertanian, tetapi merupakan pula lokasi bermacam sumberdaya alam, sepertimineral, gas dan minyak bumi serta pemandangan alam yang inda, yang dapat dimanfaatkanuntuk kesejahteraan manusia, perairan pesisir juga penting artinya sebagai alur pelayaran.Di daratan pesisir, terutama di sekitar muara sungai besar, berkembang pusat-pusat pemukiman manusia yang disebabkan oleh kesuburan sekitar muara sungai besar dantersedianya prasarana angkutan yang relatif mudah dan murah, dan pengembangan industri juga banyak dilakukan di daerah pesisir. Jadi tampak bahwa sumberdaya alam wilayah pesisir Indonesia telah dimanfaatkan secara beranekaragam. Namun perlu diperhatikan agar kegiatan yang beranekaragaman dapat berlangsung secara serasi. Suata kegiatan dapatmenghasilkan hasil samping yang dapat merugikan kegiatan lain. Misalnya limbah industriyang langsung dibuang ke lingkungan pesisir, tanpa mengalami pengelohan tertentusebelumnya dapat merusak sumber daya hayati akuatik, dan dengan demikian merugikan perikanan.Lingkungan pesisir terdiri dari bermacam ekosistem yang berbeda kondisi dansifatnya. Pada umumnya ekosistem kompleks dan peka terhadap gangguan. Dapatdikatakan bahwa setiap kegiatan pemanfaatan dan pengembangannya dimanapun juga diwilayah pesisir secara potensial dapat merupakan sumber kerusakan bagi ekosistem diwilayah tersebut. Rusaknya ekosistem berarti rusak pula sumberdaya di dalamnya. Agar akibat negatif dari pemanfaatan beranekaragam dapat dipertahankan sekeci-kecilnya danuntuk menghindari pertikaian antar kepentingan, serta mencegah kerusakan ekosistem di
 
wilayah pesisir, pengelolaan, pemanfaatan dan pengembangan wilayah perlu berlandaskan perencanaan menyeluruh dan terpadu yang didasarkan atas prinsip-prinsip ekonomi danekologi. 
II. Deskripsi Wilayah PesisirA. Batasan dan Sifat-Sifat Wilayah Pesisir
Wilayah pesisir adalah daerah pertemuan antara darat dan laut, dengan batas kearahdarat meliputi bagian daratan, baik kering maupun terendam air yang masih mendapat pengaruh sifat-sifat laut seperti angina laut, pasang surut, perembesan air laut yang dicirikanoleh jenis vegetasi yang khas. Wialayah pesisi juga merupakan suatu wilayah peralihanantara daratan dan lautan. Apabila ditinjau dari garis pantai (
coastline
) maka suatu wilayah pesisir memeliki dua macam batas (
boundaries
), yaitu batas sejajar garis pantai (
longshore
)dan batas tegak lurus terhadap garis pantai (
crossshore
). Batas wilayah pesisir kearah lautmencakup bagian atau batas terluar daripada daerah paparan benua (
continental shelf 
)dimana cirri-ciri perairan ini masih dipengaruhi oleh prose salami yang terjadi di daratseperti sedimentasi dan aliran air tawar, maupun proses yang disebabkan oleh kegiatanmanusia di darat seperti penggundulan hutan dan pencemaran.Wilayah pesisir merupakan suatu wilayah yang unik karena merupakan tempat percampuran pengaruh antara darat, laut dan udara (iklim). Pa da umumnya wilayah pesisir dan khusunya perairan estuaria mempunyai tingkat kesuburan yang tinggi, kaya akan unsurehara dan menjadi sumber zat organic yang penting dalam rantai makanan di laut. Namundemikian, perlu dipahami bahwa sebagai tempat peralihan antara darat dan laut, wilayah pesisir ditandai oleh adanya gradient perubahan sifat ekologi yang tajam, dan karenanyamerupakan wilayah yang peka terhadap gangguan akibat adanya perubahan lingkungandengan fluktuasi di luar normal. Dari segi fungsinya, wilayah pesisir merupakan zone penyangga (
buffer zone
) bagi hewan-hewan migrasi.Akibat pengaruh aktivitas manusia yang meningkat seperti pencemaran minyak hasilkegiatan eksploitasi tambang minyak di lepas pantai serta transportasi minyak, bunganlimbah pemukiman dan industri, perairan pesisir akan mengalami tekanan (
 stress
), yangcenderung mengarah pada menurunnya kualitas lingkungan wilayah pesisir karenaterganggu keseimbangan alami. Apalagi ditambah dengan penangkapan ikan yang berlebihan (
over fishing 
) dan pengrusakan ekosistem koral secara fisik.
 
B. Klasifikasi Wilayah Pesisir
Bila diperhatikan batasan wilayah pesisir terbagi menjadi dua subsistem, yaitudaratan pesisir (
 shoreland 
), dan perairan pesisir (
coastal water 
), keduanya berbeda tetapisaling berinteraksi.Secara ekologis daratan pesisir sangat kompleks dan mempunyai nilai sumberdayayang tinggi. Namun demikian yang perlu diperhatikan adalah system perairan pesisir dan pengaruhnya terhadap daya dukung (
carrying capacity
) ekosistem wilayah pesisir.Pengaruh daratan pesisir terhadap perairan pesisir terutama terjadi melalui aliran air (
runoff 
).Perairan pesisir secara fungsional terdiri dari perairan estuaria (
estuaria regime
), perairan pantai (
nearshore regime
), dan perairan samudera (
oceanic regime
). Perairanestuaria adalah suatu perairan pesisir yang semi tertutup, yang berhubungan bebas denganlaut, sehingga dengan demikian estuaria dipengaruhi oleh pasang surut, dan terjadi pula percampuran yang masih dapat diukur antara air laut dengan air tawar yang bersal daridrainase daratan (Odum, 1971). Perairan pantai meliputi laut mulai dari batas estuaria kearah laut sampai batas paparan benua atau batas territorial. Sedangkan perairan samudera,semua perairan ke arah laut terbuka dari batas paparan benua atau batas territorial.Klasifikasi wilayah pesisir menurut komunitas hayati yaitu (1) ekosistem litoralyang terdiri dari pantai pasir dangkal, pantai batu, pantai karang, pantai lumpur, (2) hutan payau, (3) vegetasi terna rawa payau, (4) hutan rawa air tawar, dan (5) hutan rawa gambut. 
III. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumberdaya Wilayah Pesisir.
Di Wilayah pesisir terdapat beraneka ragam sumberdaya yang memungkinkan pemanfaatan secara berganda. Pengelolaan harus diarahkan kepada pemanfaatan bermacamsumberdaya wilayah pesisir secara terpadu dan berkesinambungan (
 sustainable
).Setiap pemanfaatan sumberdaya wilayah pesisir dapat menyebabkan terjadinya perubahan ekosistem dengan skala tertentu. Pemanfaatan dengan tidak mempertimbangkan prinsip-prinsip ekologi dapat menurunkan mutu lingkungan dan berlanjut dengan terjadinyakerusakan ekosistem wilayah pesisir yang bersangkutan. Dengan demikian masalah utamadalam pengelolaan dan pengembangan sumberdaya wilayah pesisir adalah pemanfaatanganda daripada sumberdaya tanpa adanya koordinasi.

Activity (47)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Amri Ri added this note
makisih bahannya asik deh
Asmui Himma liked this
Fitri ForRisky liked this
Efson Mandela added this note
i like this
Auliaa Al-Baitty liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->