Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
DAUR SEL, FERTILASI DAN DIFERENSIASI DNA

DAUR SEL, FERTILASI DAN DIFERENSIASI DNA

Ratings: (0)|Views: 1,617 |Likes:
Published by Zaskiyah Salsabila
Ku persembahkan buat adik-adiku yang hendak menyelesaikan pekerjaan rumah mereka
Ku persembahkan buat adik-adiku yang hendak menyelesaikan pekerjaan rumah mereka

More info:

Published by: Zaskiyah Salsabila on Jan 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2013

 
BAB IDAUR SEL, FERTILASI DAN DIFERENSIASIA.Pengertian Daur Sel
Daur sel yaitu daur antar 
tahap persiapan
dan
tahap pembelahan
. Tahap persiapan lebih lama dari tahap pembelahan. Pada sel mamalia pada umumnya, lama pembelahan hanya 1 jam, sedangkan persiapan 23 jam.Pada tahap pembelahan berlangsung
mitosis
.
Tahap persiapan (interfase)
Dibagi atas 3 periode:1.Periode G12.Periode S3.Periode G2G berasal dari kata
 gap
(senggang), dan S berasal dari kata
 synthesis
. G1 ialah periode sel sedang aktif mensintesa ARN (
transkripsi
) dan protein (
translasi
), untuk membentuk bahan protoplasma baru yang membina sel anak kelak. Selain materigenetis, seluruh bahan sitoplasma, plasmalema, dan organel yang akan dibikin rangkap.Karena bahan protoplasma baru jadi double, maka inti dan sitoplasma sel yang maumembelah pun jadi membesar.Khusus dalam mensintesa protein, terutama yang disintesa adalah histon, non-histon, enzim, dan faktor-faktor mendorong transkripsi dan replikasi.Periode S ialah masa aktif mensintesa DNA (
replikasi
), sehingga pada tiapkromatin terbentuk sepasang DNA yang sama-sama double-helix. Replikasi DNAmenjadi tempat lilitan DNA untuk membina kromatin.Periode G2 ialah penyelesaian segala komponen sel untuk pembelahan jadi dua:kromatin mengganda jadi dua, tapi sentromer mereka masih gabung; protein tubulin beragregasi membentuk mikrotubul yang bakal membentuk serat geleadong;kondensasi lilitan superlilitan kromatin untuk menjadi kromosom; selaput inti hancur;histon III mengalami fosforilasi, bertindak mengikat dan memadatkan urutannukleosom.1.Lama daur menurut letak selSel dalam tubuh eukariot membelah dengan waktu daur yang beragam. Initergantung kepada macam jaringan dan lokasi sel dalam jaringan itu. Sel epitel tunica
 
mucosa usus halus membelah terus dan cepat sepanjang umur. Di sini lama daur adayang hanya 8 jam. Menurut lokasi sel, dalam suatu jaringan beragam pula lama satudaur. Ada daerah suatu kelenjar lendir itu yang membelah cepat, dengan waktu daur 11 jam. Ada daerah yang sel membelah pelan, sekitar 24 jam satu daur, ada pula daerahyang membelah pelan sekali, dan akhirnya ada daerah yang sel-selnya tidak membelahlagi, berarti sudah dideferensiasi.Perbedaan waktu daur biasanya pada fase G1, sedangkan fase S tetap pada berbagai jaringan dan lokasi.2.Titik batas daur selPembelahan sel pada tahap mitosis (M) dapat dihambat oleh beberapa faktor.Penghambatan ini harus terjadi sebelum sel mencapai titik batas, yang disebut titik  batas (R point; restriction point). Titik batas itu berada di sekitar fase G1. Jikahambatan dilakukan setelah titik batas ditempuh sel dalam daurnya, pembelahan tidak  berhenti tapi terus berlangsung sempurna sampai jadi dua sel, dengan menempuhtahap-tahap S, G2 dan M. Jadi titik batas adalah “point of no return”.3.Kontrol daur sel menurut besar sel anak Jika sel anak produk mitosis kecil, interfase lama pada G1, S dan G2, terutama pada G1. Sel baru membelah jika mencapai besar yang cukup; terjadi peningkatansintesa protein. Ada batas kadar zat (protein, enzim, nukleotida) yang perlu agar dapatmelewati titik batas fase G1, agar tiba pada fase S.Ada pendapat, pada G1 protein pemicu replikasi melekat ke kromosom. Dengan pelekatan ini kromosom sebagai inhibitor pemicu. Agar dapat masuk ke fase S perludisintesa protein pemicu, yang karena berlebih tidak melekat lagi ke kromosom, tetapiada sitoplasma, lalu sel masuk fase S. Protein pemicu itu disebut orang protein U.4.Tahap pembelahan (mitosis)Dibagi atas 6 fase1)Profase2)Prometafase3)Metafase4)Anafase5)Telofase6)Cytokinesis
 
Profase: kromatin berkondensasi menjadi kromosom yang pendek tebal, dengansentromer dari tiap pasang kromosom homolog masih satu (anggota pasangankromosom homolog itu disebut kromatid, kromosom saudara). Terbentuk spindel (seratgelendong), sentriol mengganda jadi 2 pasang, tiap pasang pindah ke kutub berseberangan dan antara keduanya bersusun spindel. Nukleolus hilang.Prometafase: selaput inti hancur, spindel menempati daerah bekas inti,kromosom lewat sentromer menggantung pada spindel itu.Metafase: semua kromosom bersusun pada satu bidang ekuator.Anafase: sentromer membelah dua dan kromatid berpisah, serat gantunganantara kromosom dan sentriol memendek sehingga masing-masing kromosom tertarik ke kutub berseberangan. Sementara itu serat antara kromosom jadi teregang sehinggasel jadi memanjang.Telofase: serat yang menggantung kromosom hilang, selaput ini terbentuk padatiap kutub, melingkupi kromosom. Kromosom mengalami dekondensasi menjadikromatin, nukleolus muncul kembali.Cytokinesis: terbentuk plasmalema baru rangkap pada bidang akuator, sehinggaterbentuk dua sel anak, masing-masing dengan inti baru.5.Pembelahan pada sel benihPada sel benih epitel germinal terjadi gametogenesis. Ini terdiri dari tiga tahap:1)Proliferasi: mitosis2)Pembelahan reduksi: meiosis3)TransformasiMitosis sama seperti pada sel somatis, sel benih induk (gametogonium) berproliferasi secara mitosis beberapa kali membentuk gametosit. Gametosit kemudianmengalami pembelahan reduksi kromosom lewat meiosis, sehingga terbentuk gametid.Gametid mengalami transformasi, tanpa pembelahan menjadi gamet.Meiosis terdiri dari dua fase utama1.Meiosis I2.Meiosis IITiap fase utama terdiri dari 4 fase: profase, metafase, anafase, dan telofase.Tetapi profase meiosis I terbagi lagi atas 4 tingkat berikut.1.Leptoten2.Zigoten

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Irma Betty liked this
Izza Assololle liked this
Prabu Gomong liked this
Neni Fitri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->