Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Labschool Jakarta

Labschool Jakarta

Ratings: (0)|Views: 463 |Likes:
Published by siddiqzulendra7276

More info:

Published by: siddiqzulendra7276 on Jan 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2011

pdf

text

original

 
Model-Model Pembelajaran
April 22, 2008 ·& Komentar
Metode debat merupakan salah satu metode pembelajaran yang sangat pentinguntuk meningkatkan kemampuan akademik siswa. Materi ajar dipilih dan disusunmenjadi paket pro dan kontra. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan setiapkelompok terdiri dari empat orang. Di dalam kelompoknya, siswa (dua orangmengambil posisi pro dan dua orang lainnya dalam posisi kontra) melakukanperdebatan tentang topik yang ditugaskan. Laporan masing-masing kelompok yangmenyangkut kedua posisi pro dan kontra diberikan kepada guru.Selanjutnya guru dapat mengevaluasi setiap siswa tentang penguasaan materi yangmeliputi kedua posisi tersebut dan mengevaluasi seberapa efektif siswa terlibatdalam prosedur debat.Pada dasarnya, agar semua model berhasil seperti yang diharapkan pembelajarankooperatif, setiap model harus melibatkan materi ajar yang memungkinkan siswasaling membantu dan mendukung ketika mereka belajar materi dan bekerja salingtergantung (interdependen) untuk menyelesaikan tugas. Ketrampilan sosial yangdibutuhkan dalam usaha berkolaborasi harus dipandang penting dalam keberhasilanmenyelesaikan tugas kelompok. Ketrampilan ini dapat diajarkan kepada siswa danperan siswa dapat ditentukan untuk memfasilitasi proses kelompok. Peran tersebutmungkin bermacam-macam menurut tugas, misalnya, peran pencatat (recorder),pembuat kesimpulan (summarizer), pengatur materi (material manager), ataufasilitator dan peran guru bisa sebagai pemonitor proses belajar.
Metode Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melaluipengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. Pengembangan imajinasi danpenghayatan dilakukan siswa dengan memerankannya sebagai tokoh hidup ataubenda mati. Permainan ini pada umumnya dilakukan lebih dari satu orang, hal itubergantung kepada apa yang diperankan. Kelebihan metode Role Playing:
 
Melibatkan seluruh siswa dapat berpartisipasi mempunyai kesempatan untukmemajukan kemampuannya dalam bekerjasama.
1.
Siswa bebas mengambil keputusan dan berekspresi secara utuh.
 2.
Permainan merupakan penemuan yang mudah dan dapat digunakan dalamsituasi dan waktu yang berbeda.
 3.
Guru dapat mengevaluasi pemahaman tiap siswa melalui pengamatan padawaktu melakukan permainan.
 4.
Permainan merupakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak.
 
Metode pemecahan masalah (problem solving) adalah penggunaan metode dalamkegiatan pembelajaran dengan jalan melatih siswa menghadapi berbagai masalahbaik itu masalah pribadi atau perorangan maupun masalah kelompok untukdipecahkan sendiri atau secara bersama-sama.Orientasi pembelajarannya adalah investigasi dan penemuan yang pada dasarnyaadalah pemecahan masalah.Adapun keunggulan metode problem solving sebagai berikut:
1.
Melatih siswa untuk mendesain suatu penemuan.
 2.
Berpikir dan bertindak kreatif.
 3.
Memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis
 4.
Mengidentifikasi dan melakukan penyelidikan.
 5.
Menafsirkan dan mengevaluasi hasil pengamatan.
 6.
Merangsang perkembangan kemajuan berfikir siswa untuk menyelesaikanmasalah yang dihadapi dengan tepat.
 7.
Dapat membuat pendidikan sekolah lebih relevan dengan kehidupan,khususnya dunia kerja.
 
Kelemahan metode problem solving sebagai berikut:
1.
Beberapa pokok bahasan sangat sulit untuk menerapkan metode ini. Misalterbatasnya alat-alat laboratorium menyulitkan siswa untuk melihat danmengamati serta akhirnya dapat menyimpulkan kejadian atau konseptersebut.
 
2.
Memerlukan alokasi waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan metodepembelajaran yang lain.
 
Problem Based Instruction (PBI) memusatkan pada masalah kehidupannya yangbermakna bagi siswa, peran guru menyajikan masalah, mengajukan pertanyaan danmemfasilitasi penyelidikan dan dialog.Langkah-langkah:
 
1.
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yangdibutuhkan. Memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalahyang dipilih.
 2.
Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajaryang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)
 3.
Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai,melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahanmasalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
 4.
Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yangsesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengantemannya.
 5.
Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadappenyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan.
 
Kelebihan:1.Siswa dilibatkan pada kegiatan belajar sehingga pengetahuannya benar-benardiserapnya dengan baik.2.Dilatih untuk dapat bekerjasama dengan siswa lain.3.Dapat memperoleh dari berbagai sumber.Kekurangan:
1.
Untuk siswa yang malas tujuan dari metode tersebut tidak dapat tercapai.
 2.
Membutuhkan banyak waktu dan dana.
 3.
 Tidak semua mata pelajaran dapat diterapkan dengan metode ini
 
Skrip kooperatif adalah metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dansecara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari.Langkah-langkah:
1.
Guru membagi siswa untuk berpasangan.
 2.
Guru membagikan wacana / materi tiap siswa untuk dibaca dan membuatringkasan.
 3.
Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicaradan siapa yang berperan sebagai pendengar.
 4.
Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, denganmemasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sementara pendengarmenyimak / mengoreksi / menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkapdan membantu mengingat / menghapal ide-ide pokok denganmenghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya.
 5.
Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dansebaliknya, serta lakukan seperti di atas.
 6.
Kesimpulan guru.
 7.
Penutup.
 

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Sugi Shinosuke liked this
lulu indah liked this
lulu indah liked this
lulu indah liked this
Devi Legitaria liked this
Marko Mochie liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->