Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
30Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab i Pengantar Berpikir Kualitatif

Bab i Pengantar Berpikir Kualitatif

Ratings: (0)|Views: 3,181|Likes:
Published by ronianjar

More info:

Published by: ronianjar on Jan 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/18/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENGANTAR BERPIKIR KUALITATIF
(Menuju Objektivitas Penelitian Sosial di Indonesia)
A.
Saat ini, Ilmu-ilmu social tengah mendapat pengaruh mainstream pemikiran ekonomi,sehingga menimbulkan bias pendekatan yang sentralistik di semua sector pembangunan.Selain itu, bergulirnya reformasi mendorong terjadinya pergeseran pandangan untuk mengatasi bias tersebut, yakni dengan cara mengganti pendekatan yang ada dengan cara berpikir kualitatif. Deddy Mulyana (2003) menyebut dua factor yang mendorongterjadinya pergeseran pandangan, yakni (1) gugatan para ilmuwan perihal dayaaksplanatori pendekatan kuantitatif-positivistik terhadap objek kajian, dan (2)laju perubahan social yang begitu cepat memerlukan pendekatan dan model studi yang lebihkontekstual dan handal. Selain itu kajian kualitatif juga dianggap menghasilkanmispresentasi terhadap subjek-subjek kajianya . sekalipun tidak sedikit ditemukan kasus-kasus serupa dalam studi-studi kualitatif. Namun pergeseran minat tidak serta mertamenempatkan pendekatan kualitatif ke posisi yang semula didiuki positivisme-kuantitativ bahkas sebaliknya paradikma kualitativ masih saja disebut tidak valid
B.
Sebagai suatu alternative, pendekatan kulaitatif semestinya memiliki cirri-ciri unik yangmembedakannya dari pendekatan kuantitatif. Cirri-ciri inilah yang nantinya akanmembangun konsep dan definisi pendekatan kualitatif. Dibandingkan dengan penelitiankuantitatif, penelitian kualitatif memilki karakteristik sebagai berikut : (1)dat penelitiandiperoleh secara langsung dari lapangan, (2) penggalian data dilakukan secara alamiah,(3) untuk memperoleh makna baru dalam bentuk kategori jawaban. Menimbang berbagaikerancuan yang mi=ungkin muncul, mak cara yang lebih bijaksana untuk memahami penelitian kualtatif adalah dengan mendudukan penelitian kualitatif sebagai bagianintegral dari bangunan paradigma keilmuan yang selama ini berkrmbang. Secara umumdalam ilmu social terdapat dua paradigm besar, yakni paradigma positivistic dan
 
 paradigma interpretif (Poerwandari, 1994 : 13). Beberapa cirri penelitian kualitatif ; studidalam situasi alamiah, analisis deduktif, kontak personal langsung, perspektif holistic, perspektif dinamis, orientasi pada kasus unik, netralis empatik, fleksibilitas desain, periset sebagia instrument kunci.C.Dalam penelitian kulaitatif, tidak ada istilah sampel, namun sementara sampel tetapdigunakan sebagai penunjuk adanya subjek sebagaimana dalam penelitian kuanatitatif.Pengambilan sampel dalam studi kualitatif lebih ditekankan pada kualitas dan bukan padakuantitas. Secar umum, prosedur pengambilan sampel, (1) tidak diarahkan pada jumlahayng besar; (2) tidak ditentukan secara kaku dari awal. Dalam studi kualitatif digunakan pengambilan sampel model purposive (sesuai tujuan).
D.
Obseravasi dilakukan dengan beberapa tahap. Tahap pertama, dalah pemilihan setting.Dalam studi kulaitataif digunakan observasi melibat. Persoalan dalam observasi adalahadanya validitas temuan, untuk mengurangi hal ini dapat dialkuakn dengan caramemperpanjang tempo pengamatan. Untuk menghindarai adanya bias interpretasi periset,laporan harus ditulis dalam gaya deskriptif dan bukan interpretative.E.Terdapat dua jenis wawancara, yaitu wawancara terstruktur dan tak terstruktur. Dari sisistruktur wawancara dapat dibedakan menjadi (1)wawancara alamiah-informal;(2)wawancara dengan pedoman umum;(3)wawancaea dengan pedoman terstandaterbuka; (4) wawancara tidak langsung. Bias dan hambatan yang ditemui umumnya berasala dari keterbatasan etnik, ketidaksamaan budaya, perbedaan agama, perbedaankelas ssoia, dan perebedaan usia. Oleh karena itu, hal terpenting yang harus dimiliki periset kulalitatif adalakah ketrampilan, fleksibel, objektif dan bersedia menjadi pendengar baik.
 
F.Pada penelitian kulaitatif, biasanya digunakan dengan mengambil jalan tengah, yakniinstrument tambahan sepanjang hal tersebut tidak mempengaruhi sisi alamiah dariaktivitas penggalian data.G.Terdapat 4 konsepsi validitas dalam penelitian kualitatif, yakni validitas kumulatif,validitas komunikatif, validitas argumentative, dan validitas ekologis.H.Proses analaisis data kulaitatif berlangsung selama dan pasca pengumpulan data. Prosesanalisisi mengalir dari tahap awal hingga tahap penarika kesimpulan hasil studi.Komponen analisis data secara interaktif asaling berhubungan selama dan sesudah pengumpuklan data. Hal tersebut membuat penelitian kualitattif disebut pula modelinteraktif.
I.
Yang harus dimiliki periset dalam penulisa data adalah, kesediaan untuk berubah ketikakenyataan di lapangan mengahdirkan fenomena yang sama sekali berbeda atau jauh dariasumsi awal.J.Pendekatan kualitatif sebagi kritik atas positivism di tanah air cukup menggembirakan.Karena sudah semestinya kritik dan otokritik menjadi bagian tradisi bagi periset.Keterbukaan menerima cara-cara berpikir alternative semestinya diperlakukan sebagaicara untuk menambah warna yang alamiah dari bangunan peradaban manusia.

Activity (30)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Okta Gaskins II liked this
Rurie Damayanti liked this
Bustan Ust liked this
Nur Kholiq liked this
frans_surya_1 liked this
Nur Kholiq liked this
Rahmi Syafitri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->