NASKAH UU PEMILU TANGGAL 5 MARET 2008DOKUMEN INI DIPEROLEH DARI DPR-RI DAN DISALIN ULANG SESUAI ASLINYA
CETRO (Center for Electoral Reform)
2
27 ayat (1), Pasal 28C ayat (2), Pasal 28D ayat (1), dan Pasal 30ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945;2. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang PenyelenggaraPemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2007 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4721);3. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 2,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4801);
Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PEMILIHAN UMUM ANGGOTADEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILANDAERAH, DAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:1. Pemilihan Umum, selanjutnya disebut Pemilu, adalah sarana pelaksanaankedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas,rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesiaberdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945.2. Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, danDewan Perwakilan Rakyat Daerah adalah Pemilu untuk memilih anggotaDewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan PerwakilanRakyat Daerah provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerahkabupaten/kota dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkanPancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945.3. Dewan Perwakilan Rakyat, selanjutnya disebut DPR, adalah DewanPerwakilan Rakyat sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.4. Dewan Perwakilan Daerah, selanjutnya disebut DPD, adalah DewanPerwakilan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.5. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, selanjutnya disebut DPRD, adalahDewan Perwakilan Rakyat Daerah provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat