Belanda sendiri, maka Belanda membentuk persatuan (kongsi) dagang.Persatuan dangang Belanda tersebut didirikan pada tanggal 20 Maret 1602. Nama kongsi dagang ini ialah
Vereenigle Oost Indische Compagnie
,disingkat VOC. VOC berarti peersatuan dagang Hindia Timur. Tujuan VOCadalah mencari keuntungan dengan jalan melawan pesaing – pesaingnya, baik dari dalam maupun dari luar negri seperti Portugis, Inggris dan Spanyol.Untuk kelancaran usaha dagangnya, VOC menyatakan perang danmengadakan perdamaian, membuat senjata dan mendirikan benteng, mencetak uang, mengangkat dan memberhentikan pegawai.
Piter Both
diangkat sebagaiGubernur jendral VOC yang pertama dan berkedudukan di Ambon. VOCmelakukan monopoli perdagangan rempah – rempah. Monopoli ini berartirempah – rempah hanya boleh dijual kepada VOC dan harga telah ditentukan.Ketika
Jan Pieterszoon Coen
menjadi Gubernur Jendral, pusat VOCdipindahkan dari Ambon ke Jayakarta (Jakarta) pada tanggal 31 Mei 1619. Nama Jayakarta diganti menjadi
Batavia
. Alasan pemindahan kantor VOCadalah, pertama letak Jayakarta dianggap strategis bagi pelayaran perdagangan. Kedua, Jayakarta lebih dekat ke Tanjung Harapan. Sejak bermarkas di Jayakarta, sikap VOC semakin kasar dan mereka mulai menjajah bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia melakukan perlawanan di mana – mana.Walaupun VOC mendapatkan perlawan dari rakyat Indonesia di mana – mana, namun mereka dapat menguasi kerajaan – kerajaan di Indonesia.Belanda dengan mudah menguasi kerajaan – kerajaan di Indonesia denganmenjalankan politik adudomba. Maksudnya, Belanda mengadu antara raja – raja bangsa Indonesia sendiri untuk saling bermusuhan. Belanda berpura – pura membela salah satu dari kerajaan yang saling berselisih, dengan syaratharus tunduk kepada Belanda. Namun demikian, menjelang abad ke-19,keadaan keuangan VOC semakin memburuk, sehingga VOC mengalamikebangkrutan. Melihat keadaan ini, pada tanggal 31 Desember 1799, VOC di bubarkan. Kekuasaan VOC di Indonesia diambil alih oleh pemerintahBelanda.
c.Sistem Kerja Paksa dan Penarikan Pajak
Pada akhir abad ke-18, terjadi perubahan politik di Eropa. Pada tahun1806
Napoleon Bonaparte
(Kaisar Perancis) berhasil menaklukkan Belanda. Napoleon kemudian mengubah bentuk negara Belanda dari republic menjadi3