Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
165Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Inverter Volt/Hertz Kontrol Sebagai Pengendali Motor Ac

Inverter Volt/Hertz Kontrol Sebagai Pengendali Motor Ac

Ratings: (0)|Views: 13,246|Likes:
E. Agung Nugroho : Perancangan inverter volt/hertz kontrol
E. Agung Nugroho : Perancangan inverter volt/hertz kontrol

More info:

Published by: emmanuel agung nugroho on Jan 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/18/2013

pdf

text

original

 
INVERTER VOLT/HERTZ KONTROLSEBAGAI PENGENDALI MOTOR AC 3 FASAMAKALAH TUGAS AKHIROlehEMMANUEL AGUNG NUGROHONIM : C. 431. 05. 0022JURUSAN TEKNIK ELEKTROFAKULTAS TEKNIKUNIVERSITAS SEMARANG2009
 1
 
INVERTER VOLT/HERTZ KONTROLSEBAGAI PENGENDALI MOTOR AC 3 FASA
E. Agung NugrohoNIM : C. 431. 05. 0022MahasiswaJurusan Teknik ElektroFakultas TeknikUniversitas SemarangSri Heranurweni, ST, MTNIS : 0655700301020070Dosen Pembimbing IIJurusan Teknik ElektroFakultas TeknikUniversitas SemarangSupari, ST, MTNIS : 0655700301020033Dosen Pembimbing IJurusan Teknik ElektroFakultas TeknikUniversitas Semarang 
 ABSTRAK  Ada dua permasalahan pokok kelistrikan yang disebabkan oleh pemakaian motor induksi di industri yaitu munculnya daya reaktif induktif yang menyebabkan menurunnyakualitas daya dan faktor daya dengan impedansi tinggi, serta meningkatnya jatuhtegangan. Permasalahan kedua muncul sebagai akibat dari sistem kendali motor secarakonvensional yang terbatas pada pengendalian pada saat start saja yang hanya mampumenekan arus mula tanpa memperhatikan sistem pengendalian yang proporsional denganmemperhatikan pemanfaatan daya pada saat motor berjalan. Sistem pengendalian yang konvensional ini menyebabkan konsumsi energi listrik tidak efisien, hasil produksi tidak  fleksibel, dan sangat memungkinkan mudah rusaknya motor listrik karena selalu dipaksabekerja pada kecepatan maksimal.Mengatasi permasalahan tersebut dalam perancangan alat tugas akhir inimenawarkan sistem pengendalian motor listrik yang memperhatikan permasalahan perbaikan kualitas daya dan faktor daya dan sekaligus mampu mengendalikan motor baik  pada saat start ataupun pada saat motor berjalan yaitu dengan teknik Inverter SPWM (Sinusoidal Pulse Width Modulation) yang terkendali secara volt/hertz. Teknik inibertujuan untuk mengendalikan tegangan keluaran dan frekuensi kerja inverter 3 fasa secara bersama-sama dan proporsional melalui satu pengaturan tegangan referensi padarangkaian konverter Volt/Hertz. Pengaturan tegangan DC referensi pada konverter volt/hertz menghasilkan pulsa digital yang digunakan sebagai input data mikrokontroller  yang diprogram untuk menghasilkan sinyal referensi SPWM berupa gelombang sinus 3 fasa. Gelombang sinus 3 fasa yang terkendali amplitudo dan frekuensi ini dibandingkandengan sinyal Carrier gelombang segitiga sehingga terjadi perbandingan indeks modulasi pada teknik SPWM yang menentukan tegangan dan frekuensi keluaran inverter 3 fasa. Perancangan inverter volt/hertz berhasil membangkitkan sumber 3 fasa sebagai pengendali motor AC 3 fasa dari sumber tegangan 1 fasa dengan arus motor berupa gelombang sinus yang sefasa terhadap tegangan sumber sebagai bukti perbaikan faktor daya. Selain itu motor listrik mampu dikendalikan kecepatannya dari frekuensi 10 Hz hingga 50 Hz secara linier.. Kata kunci : Volt/hertz kontrol, SPWM inverter 3 fasa, Indeks Modulasi.
1.
 
Pendahuluan
Untuk menjalankan kecepatan suatumotor AC diperlukan beberapa metodepengaturan diantaranya adalah pengaturan jumlah kutub stator pada belitan statormotor atau bisa dilakukan denganpengaturan tegangan yang mensuplaybelitan motor tersebut pada frekuensi tetapataupun bisa juga dilakukan denganmengatur frekuensi kerja motor tersebutdengan tegangan tetap, dan bisa jugadilakukan dengan pengaturan frekuensi dantegangan secara bersamaan.1
 
Pengaturan kutub pada kondisioperasional kerja motor jelas tidakmungkin karena jumlah kutub sudahditentukan pada saat perancangan belitanstator motor sedangkan dengan hanyamengubah frekuensi sumber saja tidakcukup, karena pengendalian motor ACharus menjaga keseimbangan kerapatanfluks.Perancangan sistem yang diusulkanini merupakan pilihan terbaik dalam sistempengendalian motor saat ini yaitu denganmengendalikan frekuensi dan tegangankeluaran inverter secara berimbang danbersama-sama untuk mengendalikankecepatan motor AC 3 fasa. Teknikpengendalian frekuensi dan tegangankeluaran inverter secara bersama-samasemacam ini dikenal dengan istilah
Volt/  Hertz 
kontrol.Dalam perkembangan elektronikadaya sistem seperti ini umumnyadinamakan
Variable Speed Drive
(VSD),tetapi karena kendalinya mengubahtegangan dan frekuensi maka divais inidinamakan juga
Variable Voltage Variable Frequency
(VVVF). Pengendalian motorAC dengan menggunakan VVVF selaindapat mengendalikan torka dan kecepatansecara baik, juga mempunyai keuntunganlain, antara lain :1.
 
Penggunaan energi menjadi efisien,2.
 
Peningkatan fleksibelitas produksi,3.
 
Peningkatan umur komponen mekanik,4.
 
Memudahkan untuk pemeliharaan
2.
 
Tinjauan Pustakaa.
 
Variable Voltage VariableFrekuensi
Skema daya VVVF yang digunakanuntuk pengendalian arus bolak-balik (
 AC  Drive
) dilukiskan seperti pada Gambar 1.
 Bridge Rectifier 
yang terdiri dari enamdioda yang dihubungkan jembatanberfungsi untuk mengkonversikantegangan bolak-balik menjadi tegangansearah (penyearah). Untuk meratakantegangan keluaran dipasang tapis kapasitorelektronik C pada terminal keluaranpenyearah. Jika nilai keluaran kapasitortersebut cukup besar, tegangan searah yangdihasilkan adalah :
 pdc
π 
=
33
(1)dengan V
dc
dan E
p
masing-masing adalahtegangan keluaran searah dan teganganbolak-balik antar fasa-masukan.
Gambar 1 Skema daya VVVF
Tegangan searah keluaran
bridgerectifier 
setelah ditapis dengan kapasitor,selanjutnya dikonversi menjadi teganganbolak-balik oleh inverter. Tegangan bolak-balik dan frekuensi keluaran inverter dapatbervariasi sesuai dengan kendali invertertersebut. Inverter dikendalikan denganmenggunakan teknik modulasi lebar pulsa(PWM).Teknik PWM pada sistem VVVFdibentuk dari suatu gelombang referensitiga fasa dibandingkan dengan gelombangpembawa (
carrier 
) berupa gelombangsegitiga frekuensi tinggi (5000 Hz). Misaluntuk fasa U jika nilai sesaat gelombangfrekuensi fasa U (V
u
) lebih tinggi dari nilaisesaat gelombang segitiga (V
carr
) makatransistor T1 akan menerima sinyal ON.Pada kondisi ini tegangan fasa U bernilaiV
dc
 /2,sedangkan jika nilai sesaatgelombang fasa U (V
u
) lebih rendah darinilai sesaat gelombang segitiga (E
carr
) makatransistor T2 akan menerima sinyal ON,pada kondisi ini tegangan nilai fasa Ubernilai –E
d
 /2. Komponen dasargelombang tegangan keluaran VVVF akanmempunyai nilai sebagai berikut :
ω
dc= ph}
sin2
(2)dengan :
c
=
(3)3

Activity (165)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Aji Bx liked this
Aji Bx liked this
Aji Bx liked this
Aji Bx liked this
Aji Bx liked this
Aji Bx liked this
Aji Bx liked this
Aji Bx liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->