Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Masalah Produksi Tanaman

Analisis Masalah Produksi Tanaman

Ratings: (0)|Views: 2,222|Likes:
Published by ivan ara

More info:

Published by: ivan ara on Jan 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/25/2011

pdf

text

original

 
Agroland’s Weblog
Just another WordPress.com weblog
4. Analisis Masalah Produksi Tanaman
ANALISIS MASALAH PRODUKSI TANAMAN
OlehRoedhy PoerwantoDepartemen Agronomi dan HortikulturaFakultas PertanianInstitut Pertanian Bogor 
Masalah dalam pertanian tanaman pangan saat ini antara lainadalah:<!--[if !supportLists]-->1. <!--[endif]-->Lahan untuk pertaniantanaman pangan. Lahan pertanian terus menyempit; konversilahan sawah untuk penggunaan lain dalam kurun 5 tahun terakhirterjadi dengan kecepatan 110 ribu ha/tahun dan dalam kurunwaktu 10 tahun ke depan hingga 2017, luas konversi lahan yangtelah direncanakan dalam tata ruang seluruh kabupaten diIndonesia diprediksikan mencapai 3 juta ha lahan produktif. Totallahan sawah pada tahun 2005 adalah 7.7 juta ha, sehingga luaslahan sawah perkapita penduduk Indonesia hanya 340 m
2
. Luaspengusahaan lahan per keluarga tani sangat sempit (rata-rata 0.3ha di Pulau Jawa, dan 1.1 ha di Pulau Sumatra) dan fragmentasilahan pertanian terus terjadi karena pola pewarisan. Di sisi laindaya dukung lahan pertanian menurun karena terjadinyadegradasi lahan, alih fungsi sumberdaya air dan perubahan ekologitermasuk bencana alam.<!--[if !supportLists]-->2. <!--[endif]-->Produktivitas lahan yangrendah dan mengalami
levelling off 
. Produktivitas yang sudahhampir tidak meningkat lagi terjadi karena kurang berkembangnyateknologi, terbatasnya alih teknologi, serta rendahnyapenggunaan dan akses terhadap teknologi. Rusaknya infrastrukturpertanian seperti irigasi, jalan usahatani dan lainnya juga menjadipenyebab rendahnya produktivitas. Pemalsuan benih, pupuk danpestisida, dan aplikasi sarana produksi yang tidak tepatmenambah panjang masalah produktivitas lahan. Ramalan cuacayang kurang efektif, kurang bisa dipercaya dan tidak menjangkaupetani sering menyebabkan kegagalan panen, demikian pulabencana alam banjir dan kekeringan. Di sisi lain teknologipemanfaatan lahan-lahan dengan cekaman lingkungan abiotiktinggi belum berkembang dengan baik.<!--[if !supportLists]-->3. <!--[endif]-->Lemahnya sumberdayamanusia dalam bidang pertanian, kelembagaan petani dankelembagaan penyuluhan. Petani walaupun dengan lahan sempitpada umumnya mengelola lahan sempitnya secara sendiri-sendiri,tidak ada konsolidasi dalam pengelolaan lahan. Kelembagaanpenyuluh yang pernah sukses menghantar Indonesia mencapaiswasembada beras tahun 1984, sudah melemah dan kurangberdaya. Akibat dari itu semua pendapatan rata-rata petani lebihrendah dibandingkan dengan masyarakat perkotaan.<!--[if !supportLists]-->4. <!--[endif]-->Sistem agribisnis yang belumberfungsi dengan baik karena tidak terintegrasinya sistemagribisnis hulu-hilir, rantai tata niaga yang panjang dan sistempemasaran yang belum adil, dan keterbatasan akses terhadaplayanan usaha, terutama permodalan.<!--[if !supportLists]-->5. <!--[endif]-->Kebijakan makro seperti halnyafiskal, peraturan ekspor dan impor, perpajakan, kebijakan industridan perdagangan, sering kali kurang memihak sektor pertanian.<!--[if !supportLists]-->6. <!--[endif]-->Konsumsi beras per kapitatinggi (127 kg/kapita/tahun) dan usaha diversifikasi beras masihbelum berhasil.<!--[if !supportLists]-->7. <!--[endif]-->Jaminan penyediaan pangandari produksi dalam negeri menurun. Hal ini terlihat dari besarnyadevisa yang dihabiskan untukimpor beras, gula, jagung, kedelai,susu, daging, dan buah-buahan mencapai Rp 14,7 trilun/tahunpada tahun 2006.<!--[if !supportLists]-->8. <!--[endif]-->Ada masalah lingkungan karenaaktivitas pertanian yang tidak ramah lingkungan, sepertipencemaran tanah & air oleh pestisida dan pupuk anorganik yang
Pages
1. Pedoman PerkuliahanAgronomi Lanjut 2. Pengertian Agronomi 3. Tantangan bagi Agronomist 4. Analisis MasalahProduksi Tanaman 5. Pertanian Masa Depan About 
Archives
September 2008 
Categories
Uncategorized(1)
Blogroll
WordPress.com WordPress.org 
Meta
Log in Valid XHTML XFN WordPress 
search this site

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Ashabul Maemanah liked this
samsulhuda84 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->