Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
90Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Optik Geometrik

Optik Geometrik

Ratings: (0)|Views: 4,850 |Likes:
Published by Pristiadi Utomo
Pengayaan Fisika SMA/MA/SMK tentang Optik Geometrik dan Alat-alat Optik
Pengayaan Fisika SMA/MA/SMK tentang Optik Geometrik dan Alat-alat Optik

More info:

Published by: Pristiadi Utomo on Jan 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2013

pdf

text

original

 
Bab 7 OptikGeometrik
30
MATERI 7OPTIK GEOMETRIK 
 
Standar Kompetensi :
1.Menerapkan konsep dan prinsip gejala gelombang dan optika dalammenyelesaikan masalah.2.Menerapkan prinsip kerja alat-alat opti
Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik yang dalam perambatannya :
 Tidak memerlukan medium.
Merambat dalam suatu garis lurus.
Kecepatan terbesar di dalam vakum (ruang hampa), yaitu 3 x 10
8
m/det.
Kecepatan di dalam medium lain lebih kecil daripada kecepatan di dalam vakum
Kecepatan cahaya didalam vakum adalah absolut, tidak tergantung pada pengamat.
Optika Geometri1.Pemantulan (Refleksi)
Ada 3 buah bentuk cermin pemantul, yaitu : cermin datar, cermin cekung dancermin cembung.Pada ketiga cermin itu berlaku persamaan umum yang digunakan untukmenghitung jarak bayangan (s`) dari suatu benda yang terletak pada jarak tertentu(s) dari cermin itu.Pesamaanumum
1's1s1
=+
s = jarak bendas’ = jarak bayanganf = jarak titk api (fokus)sedang pembesarannya :
s'sh'hm
==
h’ = tinggi (besar) bayanganh = tinggi (besar) benda
Catatan :
Pemakaian persamaan umum tersebut, harus tetapmemperhatikan perjanjian tanda.
Bila s` menghasilkan harga negatip, berartibayangan maya, sebaliknya jika positip, berarti bayangan nyata.
Bila bayangan benda bersifat maya, berartibayangan tegak terhadap bendanya.a. Cermin DatarPermukaan datar dapat dianggap permukaan sferis dengan R =  Jadi, jarak titik api (focus) untuk permukaan datar ialah :
==
2R
Sehingga pemakaian persamaan umum menjadi sebagai berikut :
FISIKA SMA / MA / SMK Drs. Pristiadi Utomo, M.Pd 
 
Bab 7 OptikGeometrik
31
1`s1s1
=+
 
=+
1's1s1
 
0's1s1
=+
 
's1s1
=
s =-s’sedang pembesarannya :
1s`ss`sm
===
m = 1Sifat-sifat bayangan pada cermin datar :
1.
Bayangan bersifat maya, terletak di belakang cermin
bayangan tegak2.Jarak bayangan = jarak benda3.Tinggi benda = tinggi bayangan4.Bayangan tegak
Untuk dua buah cermin yang saling membentuk sudut satu dengan yalainnya, jumlah bayangan yang terjadi dari sebuah benda yang diletadiantaranya adalah :
SMART SOLUTION
1360n
α=
b.Cermin cekung (cermin konkaf) (+)Beberapa hal yang harus diingat tentang cermin cekung adalah:
-
 Titik focus di depan cermin, maka disebut cermin positif 
-
Sinar pantul bersifat mengumpul (konvergen)
-
sifat bayangan tergantung letak benda
Untuk menentukan sifat - sifat bayangan pada cermin cekung, selainmenggunakan rumus dapat dilakukan dengan cara yang mudah seperti1. Nomor ruang benda dan nomor ruang bayangan bila dijumlahkan hasselalu 5.2. Jika nomor ruang benda > bayangan, maka bayangan diperkecil3. Jika bayangan berada di belakang cermin (ruang 4) maka bayanganbersifat maya
 
SMART SOLUTION
c.Cermin cembung (cermin konveks) (-)Beberapa hal yang harus diingat tentang cermin cembung adalah:
-
 Titik focus di belakang cermin, maka disebut cermin negatif 
-
Sinar pantul bersifat menyebar (divergen)
-
sifat bayangan : diperkecil, maya, tegakd.Cermin gabunganBila kita letakkan dua cermin, cermin I dan cermin II dengan bidang pemantulansaling berhadapan dan sumbu utamanya berimpit dan bayangan yang dibentukoleh cermin I merupakan benda oleh cermin II maka kita dapatkan hubungan :
FISIKA SMA / MA / SMK Drs. Pristiadi Utomo, M.Pd 
 
21
s'sd
+=
m
total
= m
1
. m
2
Error: Reference source not foundd= jarak antara kedua cermins’
1
= jarak bayangan cermin Is
2
= jarak benda cermin II
2.Pembiasan (Refraksi)
“Pembelokan cahaya sehubungan dengan perubahan kecepatan rambat dari suatumedium ke medium lain disebut pembiasan (refraksi)”
Indeks bias (n)
Indeks bias mutlak satu medium
λλ ο= ν=
cn
c = laju cahaya di hampa
 ν
= laju cahaya di medium
λο
= panjang gelombang dihampa
λ
= panjang gelombang dimedium
Indeks bias relatif medium 2 terhadap medium 1
1212
nnn
=
n
1
= indeks bias mutlak medium1n
2
= indeks bias mutlak medium2
Hukum Pembiasan
irn
1
n
2
 N
-
sinar datang, garis normal, dan sinar biasterletak pada suatu bidang datar.
-
sesuai dengan hukum Snellius
rsinnisinn
21
=
 
 Jika cahaya merambat ke dua medium yang berbeda, maka:f
1
= f
2
n
1
v
1
= n
2
v
2
n
1
= n
2
 
SMART SOLUTION
1
λ
2
λ
 
Pembiasan pada bidang lengkung
Suatu benda sejauh
s
dari bidang lengkung akan menghasilkan bayangan sejauh s’dari bidang yang sama.Cembung : R > 0Cekung : R < 0
nsn
1
1
s
1
Rnnsnsn
111
=+
FISIKA SMA / MA / SMK Drs. Pristiadi Utomo, M.Pd 

Activity (90)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
icas66 liked this
Icha Sholichah liked this
Putra Suhardy added this note
knapa ssh downlodnya?
Bayu Sie Bassiez added this note
ok th
Lipan Ipan liked this
Iecha Aprilia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->