Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
68Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah e Commerce

Makalah e Commerce

Ratings: (0)|Views: 5,474 |Likes:
Published by Bondhan Adi Pratomo
Makalah ini mudah-mudahan dapat bermanfaat dan membantu khususnya bagi Mahasiswa Fakultas Hukum yang telah mempelajari Hukum Perlindungan Konsumen.
Makalah ini mudah-mudahan dapat bermanfaat dan membantu khususnya bagi Mahasiswa Fakultas Hukum yang telah mempelajari Hukum Perlindungan Konsumen.

More info:

Published by: Bondhan Adi Pratomo on Jan 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/04/2013

pdf

text

original

 
 ASPEK HUKUM ATAS PERLINDUNGAN KONSUMENTERHADAP DAMPAK TRANSAKSI E-COMMERCE
 DISUSUN OLEH :BONDHAN ADI PRATOMONIM : 12 2006 0004
F A K U L T A S H U K U MU N I V E R S I T A S I S L A M A S - S Y A F I ’ I Y A HJ A K A R T A
 
 
 
Bondhan Adi PratomoFAKULTAS HUKUMUNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH - JAKARTA
   H   a   l  a  m   a  n   1
ASPEK HUKUM ATAS PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAPDAMPAK TRANSAKSI E-COMMERCE1.
 
PENDAHULUAN
Perbincangan mengenai electronic commerce, yang biasa disebut e-commerce, tampaknya tidak ada hentinya di Indonesia. Perkembanganbisnis via internet ini semakin diminati. Berbagai seminar dan kajianbertemakan e-commerce diselenggarakan dari sudut-sudut kampussampai hotel berbintang. Bahkan, ada tuntutan yang semakin besar untuk segera mengatur e-commerce ini dalam suatu peraturan perundang-undangan.Tentunya, perkembangan e-commerce ini tidak serta merta bebasmasalah. Berbagai permasalahan hukum ditemui dalam e-commerce ini,termasuk mengenai hubungan hukum antar para pelakunya. Hukum harusdapat menegaskan secara pasti hubungan-hubungan hukum dari parapihak yang melakukan transaksi e-commerce itu. Namun sayangnya,dalam konteks hukum Indonesia, ketegasan hubungan hukum itubelumlah diatur.Dari uraian di atas, tentunya kita dapat melihat demikian rendahnyaperlindungan terhadap kepentingan konsumen. Ketidak jelasan hubunganhukum antar pelaku e-commerce, yang tentu salah satunya bertindak sebagai konsumen, bermuara pada kondisi tidak terlindunginya konsumen.Sudah sepatutnya apabila konsumen, terutama konsumen terakhir sebagaisasaran terbesar dalam transaksi e-commerce, mendapat perlindungandari berbagai perilaku usaha produsen yang merugikan. Ada beberapapermasalahan terhadap konsumen yang dapat disoroti akibat tidak  jelasnya hubungan hukum dalam transaksi e-commerce.
Pertama,
 mengenai penggunaan klausul baku. Sebagaimana kita ketahui, dalam
 
 
Bondhan Adi PratomoFAKULTAS HUKUMUNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH - JAKARTA
   H   a   l  a  m   a  n   2
kebanyakan transaksi di cyberspace ini, konsumen tidak memiliki pilihanlain selain tinggal meng-click icon yang menandakan persetujuannya atasapa yang dikemukakan produsen di website-nya, tanpa adanya posisi yangcukup fair bagi konsumen untuk menentukan isi klausul.
Kedua,
bagaimana penyelesaian sengketa yang timbul. Para pihak dapatsaja berada pada yurisdiksi peradilan di negara yang berbeda. Sementaraperdebatan mengenai yurisdiksi penyelesaian sengketa e-commerce initampaknya masih akan cukup panjang, selama masa penentuan saatterjadi dan di mana terjadinya perjanjian e-commerce masih terus menjadiperdebatan pula.Selain itu, diperlukan pula suatu sistem dan mekanisme penyelesaiansengketa khusus untuk transaksi-transaksi e-commerce yang efektif danmurah. Bagaimana langkah yang harus ditempuh, misalnya, oleh seorangWNI yang membeli buku seharga AS$200 di amazon.com untuk mengajukan gugatan atas wanprestasi situs tersebut di muka pengadilan Amerika. Penyelesaian semacam ini tentunya akan menghabiskan danaberkali lipat dari transaksi yang dilakukannya.Hal lainnya adalah masalah keamanan dan kerahasiaan data si konsumen.Hal ini berkaitan juga dengan privasi dari kalangan konsumen. Seorangpraktisi TI Arianto Mukti Wibowo pernah mengemukakan, penggunaancookies pada beberapa browser seperti internet explorer dari Microsofttelah memungkinkan sistem pada website mengenali pelanggan, danbahkan pola belanja yang dilakukan si pelanggan tanpa disadari oleh sipelanggan.Contohnya saja untuk konsumen yang telah melakukan beberapa kalipembelian buku di amazon.com, situs tersebut akan berusaha membuatpola untuk mengenali jenis/ topik buku-buku kesukaan customer-nyadengan cara meletakkan cookies ke dalam hard-drive si customer. Kali lain

Activity (68)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hanny Anindya F liked this
Raden Adie liked this
Destya Rinjany liked this
Raden Adie liked this
Raden Adie liked this
Raden Adie liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->