Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
20Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL

SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL

Ratings: (0)|Views: 990 |Likes:
Published by soekmaedi

More info:

Published by: soekmaedi on Jan 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/08/2012

pdf

text

original

 
SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL
Visi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI), yaitu terwujudnya insan Indonesia cerdas, beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berjati diriIndonesia, dan kompetitif secara global. Merespon visi tersebut, Indonesia sebagai Negara yang sedang berkembang harus bekerja keras untuk meningkatkan mutu sumber daya manusianya yang masih jauh tertinggal apabila dibandingkan dengan negara lain,khususnya di kawasan Asia.Upaya yang harus dilakukan dalam rangka memperbaki mutu sumber daya manusiaadalah dengan meningkatan mutu pendidikan. Fokus utama yang harus perhatikan dalam peningkatan mutu pendidikan adalah peningkatan institusi sekolah sebagai basis utama pendidikan, baik aspek manajemen, sumber daya manusianya, maupun sarana dan prasarananya. Salah satu program yang dilaksanakan pemerintah agar perubahan dan perkembangan tersebut dapat direspon dengan cepat adalah dengan meningkatkankualitas/mutu sekolah dengan mengembangkan sekolah bertaraf internasional.Sekolah Bertaraf Internasional adalah sekolah nasional yang menyiapkan pesertadidiknya berdasarkan standar nasional pendidikan (SNP) Indonesia dan tarafnyainternasional sehingga lulusannya memiliki kemampuan daya saing internasional.Sekolah Bertaraf Internasional pada hakikatnya mengacu pada Standar NasionalPendidikan meliputi 8 (delapan) standar, yaitu kompetensi lulusan, isi, proses, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, pengelolaan, dan penilaianyang diperkaya, dikembangkan, diperluas, diperdalam melalui adaptasi atau adopsiterhadap standar pendidikan yang dianggap reputasi mutunya diakui secara internasionalAspek-aspek yang dikembangkan pada Sekolah Bertaraf Internasional adalah standar kompetensi lulusan standar Internasional, kurikulum standar internasional, PBM standar internasional, SDM standar internasional, fasilitas standar internasional, manajemenstandar internasional, pembiayaan standar internasional, penilaian standar internasional.Standar kompetensi lulusan Sekolah Bertaraf Internasional adalah keberhasilan lulusanyang melanjutkan ke sekolah internasional dalam negeri maupun di luar negeri dengantetap berkepribadian bangsa Indonesia, menguasai dan terampil menggunakan ICT,mampu debat dengan Bahasa Inggris, terdapat juara internasional dalam bidang:olahraga, kesenian, kesehatan, budaya, dll, mampu menyelesaikan, tugas–tugas danmengumpulkan portofolio dengan baik, mampu meyampaikan/mendemonstrasikan tugas-tugas dari guru/sekolah, mampu melaksanakan eksprimen dalam pengembangan pe¬ngetahuan dan keterampilan, mampu menemukan / mem¬buktikan pengalaman bela¬jarnya dengan berbagai karya, mampu menulis dan mengarang dengan bahasa asingatau dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar, memperoleh kejuaraan olimpiadeinternasional dalam bidang: matematika, fisika, biologi, kimia, stronomi, dan atau lainnyaIditunjukkan dengan sertifikat internasional), NUAN rata-rata tinggi (> 7,5), memilikikemampuan penguasaan teknologi dasar, melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, baik secara individual, kelompok/kolektif (lokal, nasional, regional, dan global) dengan bukti ada piagam kerjasama atau MoU yang dilakukan oleh lulusan, memiliki dokumenlulusan tentang karya tulis, persuratan, administrasi sekolah, penelitian, dll dalam bahasaasing atau dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar, memiliki dokumen dan
 
 pelaksanaan, pengelolaan kegiatan belajar secara baik (ada perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengkoordinasian, dan evaluasi) dari lulusan, menguasai budaya bangsa lain, memiliki dokumen karya tulis, nilai, dll tentang pemahaman budaya bangsa lain dari lulusan, memiliki pemahaman terhadap kepedulian dengan lingkungansekitar sekolah, baik lingkungan sosial, fisik maupun budaya, memiliki berbagai karya-karya lain dari lulusan yang bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain, bangsa, dll, danterdapat usaha-usaha dan atau karya yang mencerminkan jiwa kewirausahaan lulusan.Sekolah Berstandar Internasional akan dicapai melalui sebuah proses peningkatankualitas sekolah yang berkesinambungan. Salah satu tujuan pokoknya adalah lulusansekolah yang kompetensinya diakui secara internasional. Proses peningkatan kualitas inimenyangkut semua komponen sekolah. (LW)
Model kelas Bilingual di sekolah bertaraf Internasional : sebuahpemikiran konseptual
Dalam era globalisasi seperti sekarang bahasa Inggris memegang peranan penting dalamkomunikasi internasional baik dalam bidang pembangunan, teknologi, ekonomi, maupunpendidikan. Sejalan dengan arus globalisasi, kebutuhan akan kemampuan berbahasa Inggrissemakin terasa. Oleh sebab itu tidak mengherankan bahwa para ahli yang berkecimpung dalamdunia pendidikan merasa perlu memberikan pelajaran bahasa Inggris secara intensif danberkesinambungan kepada para anak didik di sekolah menengah bahkan sejak anak-anakmasih masih duduk di bangku sekolah dasar. Pada tingkat sekolah menengah telah banyakSMP dan SMA yang dijadikan rintisan sekolah bertaraf internasional dan sudah banyak jugasekolah yang memperoleh status Sekolah Bertaraf Internasional atau SBI.Sekolah-sekolah tersebut mempersiapkan para siswanya agar pada masa mendatang merekadapat bersaing secara global. Menyadari akan pentingnya kualitas pendidikan dan keinginanuntuk mengejar ketertinggalan dalam bidang pendidikan dibandingkan dengan negara lain,pemerintah terdorong untuk melakukan terobosan besar dalam bidang pendidikan denganmerancang Sekolah Bertaraf Internasional.SBI adalah sekolah yang sudah memenuhi seluruh Standar Nasional Pendidikan (SNP) yangmeliputi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenagakependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, danstandar penilaian. SNP ini diperkaya dengan beberapa unsur pendidikan yang mengacu padastandar pendidikan salah satu negara anggota
Organization for Economic Cooperation and Development (OCD)
dan / atau negara maju lainnya yang mempunyai keunggulan tertentu dalam
 
bidang pendidikan sehingga memiliki daya saing di forum internasional (Sofa, 2009). Lebih lanjutSofa menjelaskan bahwa ciri esensial dari SBI ditinjau dari komponen pendidikan ialah: (a)lulusan SBI dapat melanjutkan pendidikan pada satuan pendidikan yang bertaraf internasional,baik di dalam maupun di luar negeri, (b) lulusan SBI dapat bekerja pada lembaga-lembagainternasional dan/atau negara-negara lain, dan (c) lulusan SBI meraih medali tingkatinternasional pada berbagai kompetisi sains, matematika, teknologi, seni, dan olah raga.Landasan hukum SBI ialah: (a) UU No. 20 tahun 2003, pasal 50, ayat 3, yang menyataan bahwapemerintah dan/atau pemda menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikanpada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan yang bertaraf internasional, (b) PP No 19 tahun 2005, pasal 61, ayat 1 yang menyatakan bahwa pemerintahbersama-sama pemda menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan pada jenjangpendidikan menengah untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan bertaraf internasional, (c)Renstra Depdiknas 2005-2009 Bab V, halaman 58, tentang SBI yang menyatakan bahwa untukmeningkatkan daya saing bangsa perlu dikembangkan SBI pada tingkat Kab/Kota melaluikerjasama yang konsisten antara pemerintah dengan Pemda Kab/Kota, untuk mengembangkanSD,SMP, SMA dan SMK yang bertaraf internasional (http://sbi.sman5bekasi.blogspot.com).
Kelas bilingual
Untuk mencapai tujuan SBI beberapa mata pelajaran seperti Matematika, Fisika, Kimia, Biologi,dan Ekonomi harus diselenggarakan dalam bahasa Inggris dalam sistem pembelajaran kelasbilingual. Menurut Dharma (2007) penyelenggaraan kelas bilingual melalui beberapa tahap;pada tahun pertama memakai bahasa pengantar bahasa Inggris sebanyak 25 persen dan 75persen bahasa Indonesia. Pada tahun kedua bahasa pengantarnya masing-masing 50 persenuntuk Inggris dan 50 persen bahasa Indonesia. Pada tahun ketiga bahasa pengantar menggunakan 75 persen bahasa Inggris dan 25 persen bahasa Indonesia. Model kelas bilingualyang berjenjang ini, menurut Lee (2008: 85) disebut sebagai
biligual transitional education
karenasiswa tidak langsung diajar dengan menggunakan bahasa Inggris secara penuh tetapi bertahap,porsi bahasa Inggris makin lama makin besar dan porsi bahasa siswa makin lama makin kecil.Model ini mengasumsikan pengetahuan dan ketrampilan guru dalam mengajar dengan bahasaInggris sudah mencapai tingkat lanjut sehingga dapat menentukan proporsi bahasa Inggris danbahasa Indonesia dalam mengajar.Untuk dapat melaksanakan konsep kelas bilingual ini ada beberapa syarat yang harus dipenuhi,antara lain: (a) Substansi pelajaran harus cocok dengan tingkat perkembangan kognitif dankemampuan bahasa Inggris siswa, (b) sekolah harus dapat menciptakan lingkungan belajar yangkondusif untuk mendorong pemakaian bahasa yang bermakna baik tulis maupun lisan, (c)pembelajaran harus menekankan latihan pemecahan masalah dan siswa didorong untukbekerjasama melalui tema-tema yang menarik dan menantang.

Activity (20)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Wiwiedh liked this
reecca liked this
Aos Rifatullah liked this
fayyedh liked this
derybuana liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->