TTG BUDIDAYA PETERNAKAN
Hal. 1/ 5
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
INTENSIFIKASITERNAK AYAM BURAS
1.PENDAHULUAN
Perkembangan ayam buras (bukan ras) atau lebih dikenal dengan sebutanayam kampung di Indonesia berkembang pesat dan telah banyak dipeliharaoleh peternak-peternak maupun masyarakat umum sebagai usaha untukpemanfaatan pekarangan, pemenuhan gizi keluarga serta meningkatkanpendapatan.Dikarenakan dengan pemeliharaan sistem tradisional, produksi telur ayamburas sangat rendah,
±
60 butir/tahun/ekor. Berat badan pejantan tak lebih dari1,9 kg dan betina
±
1,2 ~ 1,5 kg, maka perlu diintensifkan. Pemeliharaan yangintensif pada ayam buras, dapat meningkatkan produksi telur dan daging, dapatmencegah wabah penyakit dan memudahkan tata laksana.Sistem pemeliharaan ayam buras meliputi : bibit, pemeliharaan, perkandangan,pakan dan pencegahan penyakit.
2.BIBIT
Ciri-ciri bibit yang baik :a.Ayam jantan-Badan kuat dan panjang.-Tulang supit rapat.-Sayap kuat dan bulu-bulunya teratur rapih.-Paruh bersih.-Mata jernih.-Kaki dan kuku bersih, sisik-sisik teratur.