Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
TTG BUDIDAYA PETERNAKAN
Hal. 1/ 1
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
PENGATURAN PRODUKSI ANAK DOMBA
1.KELUARAN
Pola produksi tepat sasaran
2.PEDOMAN TEKNIS
1)Pengaturan perkawinan domba ditujukan untuk mengatur produksi anakdisesuaikan dengan target penjualan. Minimal target yang dikejar adalahsatu ekor per bulan dapat dijual.2)Pejantan dan 8 ekor betina merupakan skala usaha terkecil untukmenghasilkan anak satu setiap bulan. domba induk disatukan denganpejantan selama 2 bulan dan diganti setiap 2 bulan dengan induk berikutnyatidak bunting.3)Lama pemeliharaan anak bersama induk adalah 3 bulan dan disapih untuktujuan penggemukan atau bibit.4)pakan untuk induk bunting dan menyusui ditambahkan pakan tambahandisamping pakan dasar rumput/hijauan (1 1/2 % berat badan)
3.SUMBER
Departemen Pertanian, http://www.deptan.go.id, Maret 2001
4.KONTAK HUBUNGAN
Departemen Pertanian RI, Kantor Pusat Departemen Pertanian
 
- Jalan HarsonoRM No. 3, Ragunan - Pasar Minggu, Jakarta 12550 - IndonesiaJakarta, Maret 2001Disadur oleh:Kemal Prihatman
 
TTG BUDIDAYA PETERNAKAN
Hal. 1/ 5
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
INTENSIFIKASITERNAK AYAM BURAS
1.PENDAHULUAN
Perkembangan ayam buras (bukan ras) atau lebih dikenal dengan sebutanayam kampung di Indonesia berkembang pesat dan telah banyak dipeliharaoleh peternak-peternak maupun masyarakat umum sebagai usaha untukpemanfaatan pekarangan, pemenuhan gizi keluarga serta meningkatkanpendapatan.Dikarenakan dengan pemeliharaan sistem tradisional, produksi telur ayamburas sangat rendah,
±
60 butir/tahun/ekor. Berat badan pejantan tak lebih dari1,9 kg dan betina
±
1,2 ~ 1,5 kg, maka perlu diintensifkan. Pemeliharaan yangintensif pada ayam buras, dapat meningkatkan produksi telur dan daging, dapatmencegah wabah penyakit dan memudahkan tata laksana.Sistem pemeliharaan ayam buras meliputi : bibit, pemeliharaan, perkandangan,pakan dan pencegahan penyakit.
2.BIBIT
Ciri-ciri bibit yang baik :a.Ayam jantan-Badan kuat dan panjang.-Tulang supit rapat.-Sayap kuat dan bulu-bulunya teratur rapih.-Paruh bersih.-Mata jernih.-Kaki dan kuku bersih, sisik-sisik teratur.
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • More From This User

    Notes
    Load more