Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
49Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manajemen Pemasaran Terhadap Produk SIDOMUNCUL

Manajemen Pemasaran Terhadap Produk SIDOMUNCUL

Ratings: (0)|Views: 4,461 |Likes:
Published by halim_godak

More info:

Published by: halim_godak on Jan 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2013

pdf

text

original

 
Manajemen Pemasaran Terhadap Produk SIDOMUNCULDefinisi Pemasaran dan Manajemen Pemasaran
Menurut Philip Kotler,
pemasaran
adalah proses sosial dan manajerial yangseseorang atau kelompok memperoleh yang mereka butuhkan dan inginkn melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai. Sedangkan menurut The AmericanMarketing Association mendefinisikan pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi ide, barang dan jasauntuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi.Maka manajemen pemasaran dapat didefinisikan sebagai proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi konsepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi ide, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individu danorganisasi.
1.1 Kebutuhan, Keinginan dan Permintaan
 Titik tolak pemasaran terletak pada kebutuhan dan keinginan.
Kebutuhanmanusia
adalah suatu keadaan dirasakannya ketiadaan kepuasan dasar tertentu.Orang membutuhkan sandang , pangan, rumah, rasa aman, dicintai, harga diri, danaktualisasi diri untuk hidup.
Keinginan
adalah kehendak yang kuat akan pemuas yang spesifik terhadapkebutuhan kebutuhan yang lebih mendalam. Orang Amerika membutuhkanmakanan dan menginginkan hamburger, orang Indonesia membutuhkan makanantetapi keinginannya adalah nasi.
Permintaan
adalah keinginan akan produk spesifik yang didukung olehkemampuan dan kesediaan untuk membelinya. Keinginan menjadi permintaan jikadidukung daya beli. Banyak orang menginginkan mobil Volvo, tetapi hanya sedikityang mampu dan bersedia membelinya.
1.2 Produk Produk 
adalah segala sesuatuyang dapat ditawawarkan untuk memuaskan suatukebutuhan dan keinginan. Pelanggan memuaskan kebutuhan dan keinginannya lewat produk. Istilah lain dari produk adalah penawaran atau pemecahan.Produk dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu
barang
fisik,
 jasa
dan
gagasan.
Perguruan tinggi komputer sedikit menawarkan barang fisik (buku, jaket,kartu mahasiswa), jasa (kuliah, konsultasi, praktikum) dan gagasan (menemukan diri, bekal masa depan, persaudaraan). Hotel menyediakan barang (makanan, minuman), jasa (penyediaan kamar, pelayanan) dan gagasan (tempat istirahat, ketenangan).
Produk PT Sido MunculKuku Bima
Type: Serbuk 
Type: Botol
Type: Serbuk 
Type: Serbuk 
Type: Serbuk 
Type: Saset
Type: Fls
Type: Tablet
 
Type: Fls
Type: Tablet HisapBeberapa tahun lalu, kata-kata Basuki Srimulat untuk iklan Antangin sungguhmengena:
?Wes,
 
ewes-ewes, bablas angine!?
Iklan itu tidak hanya diingat banyak orang, tapi juga melambungkan produknya, kaplet obat anti-angin -? sekaligusmeningkatkan popularitas Basuki. Bahkan kini, menurut Mulyo Rahardjo, Direktur Pengelola PT Deltomed Laboratories (DL), Antangin yang kini ditambah JRG di belakangnya, merupakan salah satu raksasa di kategori obat masuk angin sekaligustulang punggung perusahaannya.“Wes-ewes-ewes, bablas angine”. Demikian ucapan Basuki (alm.) dalam iklantelevisi obat/jamu masuk angin, Antangin JRG. Dulu, iklan tersebut begitu seringmenghiasi layar kaca. Miliaran rupiah dihabiskan PT Deltomed Laboratories untuk mengangkat awareness terhadap mereknya lewat iklan tersebut. Memang berhasil.Bintang iklannya yang terkenal serta jargon yang jenaka terasa pas buat mendongkrak Antangin. Produk obat masuk angin ini melejit tanpa kendala berarti.Kalau Antangin kuat sebagai obat anti-angin kaplet, lain halnya dengan Tolak Angin dari Sido Muncul (SM) yang mendominasi obat masuk angin (pre flu) cair.Walaupun tidak ada data pasti mengenai besaran pasar dan pertumbuhan obat masuk angin, Retna Widawati, Manajer Produk SM, mengakui, Tolak Angin merupakansalah satu produk SM yang pertumbuhannya paling besar dalam beberapa tahunterakhir. ?Kontribusi Tolak Angin terhadap total pendapatan SM termasuk yangterbesar,? kata Wiwied, panggilan dekat Retna, tanpa bersedia menyebutkan angka pastinya.Keberadaan Tolak Angin jelas lebih awal ketimbang Antangin. Cikal bakal Tolak Angin adalah ramuan jamu masuk angin yang dibuat oleh Rahmat Sulistio, pendiriSM, pada 1930 -- masih dalam bentuk butiran yang harus diseduh sebelum diminum.Sementara itu, Antangin baru muncul pada tahun 1970-an. Itu pun masih bernamaAntingin dan belum digarap secara benar. Barulah pada 1997, bersamaan dengan pembaruan manajemen DL, Antangin ditangani secara serius. Dengan perbaikan padakemasan yang dibuat menjadi lebih modern dan didukung komunikasi pemasaranyang cukup agresif, Antangin cepat diterima pasar. "Reaksi pasar sungguh sangatmengejutkan," ujar Mulyo bangga.
1.3Nilai, Harga dan Manfaat
Intisari pemasaran adalah menciptakan nilai pelanggan lebih besar daripada yangdiciptakan oleh pesaing.
Nilai
adalah perkiraan pelanggan atas seluruh kemampuan produk untuk memuaskan kebutuhannya. Nilai dapat dirumuskan sebagai berikut : Manfaat (Kepuasan) yang dirasakan Nilai = --------------------------------------------Harga (Biaya)Dari persamaan di atas,
nilai
untuk pelanggan dapat dinaikkan denganmemperluas atau memperbaiki
manfaat
produk atau menurunkan
harga
(biaya yangdikeluarkan pelanggan) atau gabungan dari keduanya. Perusahaan yang menggunakanharga sebagai senjata untuk bersaing harus mempunyai strategi kepemimpinan biayadalam menciptakan keunggulan kompetitif yang dapat dipertahankan. Sedangkan perusahaan yang menggunakan manfaat (keunggulan) produk sebagai senjata untuk  bersaing harus mempunyai strategi diferensiasi dalam menciptakan keunggulankompetitif yang dapat dipertahankan.
 
Konsep nilai (nilai guna) dalam pemasaran syariah merupakan sebuah konsepyang lebih luas daripada konsep nilai guna dalam persamaan di atas. Nilai di atashanya mempertimbangkan material semata. Nilai guna dalam pemasaran syariahdikenal dengan sebutan
maslahah,
yang dikemukakan oleh Malik bin Anas. Subyek ini diperjelas oleh Ghazali, Ibnu Qayyim, Shatibi, Tufi, Izzudin ibn Abdussalam danQuraf. Ternyata konsep Maliki ini serupa dengan analisis nilai guna (
utility)
darifilosof barat seperti Jeremy Bentham dan J.S.Mill (Shiddiq, 1982). Bisa jadi JeremyBentham dan J.S.Mill terinspirasi dari Malik bin Anas. Bentuk 
maslahah
merujuk  pada kesejahteraan yang luas dari manusia. Menurut Al-Shatibi,
maslahah
merupakankepemilikan atau kekuatan produk yang menguasai elemen dasar dan sasarankehidupan manusia di dunia. Ada lima elemen dasar kehidupan di dunia, yaitukehidupan
(al-nafs),
kepemilikan
(al-mal),
kebenaran
(ad-din),
kecerdasan
(al-aql)
dan keturunan
(al-nasl).
Semua produk yang mempunyai kekuatan untuk menaikkanlima elemen dasar ini yang dikatakan mempunyai
maslahah
dan produk yangmempunyai
maslahah
akan dinyatakan sebagai kebutuhan. Keinginan dalam ekonomikonvensional ditentukan oleh konsep nilai guna sementara kebutuhan dalam pemasaran syariah ditentukan oleh konsep
maslahah
(Khan, 1989)
.
Konsep produk  juga berbeda dalam pemasaran syariah. Dalam pemasaran syariah produk merupakankarunia yang terbaik dari Tuhan pada manusia. Menurut Al-Qur’an produk konsumsiadalah produk yang melambangkan nilai moral dan ideologi mereka (manusia).Dalam Al-Qur’an, produk dinyatakan dalam dua istilah, yaitu
al-tayyibat 
dan
al-rizq.
Kata
al-tayyibat 
digunakan 18 kali, sedangkan kata
al-rizq
digunakan 120 kali dalanAl-Qur’an.
 Al-tayyibat 
merujuk pada suatu yang baik, suatu yang murni dan baik,sesuatu yang bersih dan murni, sesuatu yang baik dan menyeluruh serta makananyang terbaik. A
l-rizq
merujuk pada makanan yang diberkahi Tuhan, pemberian yangmenyenangkan dan ketetapan Tuhan (Ali, 1975). Menurut pemasaran syariah, produk konsumen adalah berdaya guna, materi yang dapat dikonsumsi yang bermanfaat yang bernilai guna yang menghasilkan perbaikan material, moral,spiritual bagi pelanggan. Sesuatu yang tidak berdaya guna dan dilarang dalam pemasaran Islam bukan merupakan produk dalam pengertian pemasaran syariah.Dalam produk pemasaran konvensional adalah produk yang dapat dipertukarkan.Tetapi produk dalam pemasaran syariah adalah produk yang dapat dipertukarkan dan berdaya guna secara moral.Sesungguhnya saat itu — tahun 1999 — sudah ada jamu sejenis Antangin yang beredar di pasaran, yakni Tolak Angin Cair dari PT Sido Muncul (SM). Namun,seperti terlibas angin Basuki, nama Tolak Angin kalah moncer ketimbang Antangin.Barangkali karena suasana krisis moneter waktu itu, harga Tolak Angin Cair, Rp800/sachet, terasa lebih mahal dibanding Antangin yang cuma Rp 600 per empatkaplet.
1.4 Kepuasan Pelanggan.
Kepuasan pelanggan merupakan perasaan senang atau kecewa dari pelangganyang berasal dari perbandingan antara kinerja produk dengan harapannya. Jika kinerja produk sesuai dengan harapan maka pelanggan puas atau senang. Sebaliknya, jikakinerja produk tidak sesuai dengan harapan maka pelanggan kecewa. Jika kinerja produk melebihi harapan maka pelanggan sangat puas atau sangat senang. Kepuasan pelanggan dalam pemasaran syariah tidak hanya kinerja produk sesuai denganharapan pelanggan secara material, tetapi juga kinerja produk sesuai dengan harapan pelanggan secara spiritual. Untuk pelanggan dari Indonesia yang sebagian besar  beragama Islam, merasa puas jika produk itu halal dan sebaliknya tidak memakai produk itu jika produk itu haram.Mulyo mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat Antangin dapat cepatditerima pasar. Pertama, Antangin adalah satu-satunya obat masuk angin berbentuk kaplet, sehingga lebih praktis dan lebih mudah diterima oleh konsumen karena relatif tidak memiliki rasa atau bau. Kedua, kompetisi obat masuk angin pun tak terlalu

Activity (49)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Annisa Anis Nisa liked this
Ria Fitria Sari liked this
Itha IThuw liked this
Itha IThuw liked this
Ana Ayu Andriani liked this
Ana Ayu Andriani liked this
Iman Maulana P liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->