Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
18Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
3 penyaluran dana

3 penyaluran dana

Ratings: (0)|Views: 1,173 |Likes:
Published by moer76

More info:

Published by: moer76 on Jan 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2013

pdf

text

original

1
MODUL PENYALURAN DANA
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Peraturan Pemerintah nomor 9 tahun 1995 tentang pelaksanaan kegiatan Usaha Simpan Pinjam oleh koperasi menunjukan bahwa koperasi merupakan suatu badan usaha. Peraturan Pemerintah tersebut menyatakan bahwa yang dimaksud dengan pelayanan KSP/USP Koperasi adalah pelayanan jasa keuangan berupa: (1) penghimpunan dana dan (2) penyaluran dana dalam bentuk pinjaman kepada anggota, calon anggota dan koperasi lain dan anggotanya. Koperasi PMK dapat beroperasi

dengan
pendekatan
syariah
dengan
mengacu

KepMenkop No.91/Kep/M.KUKM/IX/2004 bergerak di bidang pembiayaan, investasi, dan simpanan sesuai pola syariah. Kegiatan usaha Koperasi PMK meliputi kegiatan penghimpunan/penarikan dana dan penyaluran kembali dana tersebut dalam bentuk pembiayaan/piutang. Kegiatan tersebut harus memberikan dampak bagi anggotanya baik dari sisi pendapatan maupun keberlangsungan usaha anggota, untuk itu Koperasi PMK harus menghasilkan produktifitas yang tinggi dengan biaya yang efisien atau melalui penyaluran dana yang berkualitas sehingga dapat berkelanjutan (sustainable).

Penyaluran dana yang berkualitas kepada anggota dan calon anggota pada umumnya menggunakan prinsip 5C namun sesungguhnya yang paling penting pada koperasi adalah character dan capasitas usaha anggota/pemanaat sehingga bagi koperasi bukan sekedar menyalurkan dana tetapi bagaimana memberikan pembiayaan. Secara etimologi pembiayaan berasal dari kata biaya, yaitu membiayai kebutuhan usaha dimana pemilik modal dalam hal ini koperasi harus tahu persis penggunaan dana dan usaha yang dijalankan pemanfaat.

Pembiayaan merupakan aktivitas penting dalam lembaga keuangan karena aktiva paling besar dalam sebuah lembaga keuangan adalah outstanding portofolio pembiayaan yang juga merupakan sumber pendapatan utama penunjang keberlanjutan lembaga keuangan. Semakin tinggi outstanding pembiayaan maka semakin besar peluang pendapatan yang akan diperoleh, tetapi semakin besar pula

2

resiko yang dihadapi. Untuk itu dalam buku ini titik beratnya bukan pada penanganan pembiayaan bermasalah namun bagaimana memberikan pembiayaan berkualitas dan menghindari resiko pembiayaan sekecil mungkin sehinga perlu adanya manajemen pembiayaan yang baik (nugraha, 3 : 2006).

Dalam ilmu manajemen bahwa manajemen pembiayaan merupakan suatu cara usaha mengatur dan melakukan proses pembiayaan untuk mencapai tujuan pembiayaan yaitu keamanan, kelancaran dan menghasilkan. Usaha mengatur dan melakukan proses pembiayaan ini adalah dengan melakukan analisa kelayakan usaha dan analisa pembiayaan. Analisa kelayakan berdasarkan usaha meliputi aspek manajemen, aspek pemasaran, aspek produksi, aspek hukum, aspek keuangan dan aspek sosial ekonomi. Layak berdasarkan hasil analisa kelayakan usaha belum tentu layak dibiayai karena tidak cukup hanya layak usaha namun perlu adanya analisa kelayakan pembiayaan dengan memperhatikan faktor carakter, capital, capacity, condition dan colateral atau dikenal dengan istilah 5C. Penerapan 5C bukan sekedar syarat diatas kertas, tetapi masuk dalam ruang bisbis anggota.

Salahsatu yang membedakan analisa pembiayaan dengan pinjaman secara konvensional adalah bagaimana pihak LKM KOPERASI PMK terjun langsung melihat dan terlibat dalam proses bisnis calon anggota sehingga memahami betul kejadian- kejadian bisnis. Ini dilakukan karena LKM KOPERASI PMK bukan memberikan pinjaman uang tetapi LKM KOPERASI PMK terlibat dalam bisnisnya anggota. Untuk itu disusun modul penyaluran dana ini bukan untuk analisa pinjaman tetapi analisa untuk pembiayaan sebagai acuan bagi KOPERASI PMK agar tidak memberikan perlakuan

berbeda
kepada
calon
anggota
siapapun
sehinggga

bila anggota/pemanfaat melakukan pengajuan dapat memahami dengan jelas tahapan dan proses yang berlaku.

B. Tujuan Pembelajaran Umum
Tujuan pembelajaran umum dari panduan penyaluran dana ini adalah :
Peserta dapat memahami, menjelaskan dan melaksanakan kegiatan penyaluran
dana agar menghasilkan penyaluran dana yang berkualitas
3
C. Tujuan Pembelajaran Khusus
1. Peserta dapat menjelaskan pengertian, tujuan, dan proses penyaluran dana
2. Peserta memahami dan mampu melaksanakan produk-produk dan akad

penyaluran dana
3. Peserta memahami dan mampu melakukan analisa penyaluran dana
4. Peserta mampu menghitung dan menetapkan harga (pricing)

5. Peserta dapat memahami dan mengkalisifikasikan penyaluran dana sesuai
standar kolektibilitas yang berlaku
D. Kerangka Pembelajaran
Materi pembelajaran yang diberikan pada diklat ini terdidi atas:

a. Tujuan, Konsep Dasar dan Kebijakan Penyaluran Dana
b. Jenis Produk, dan Kontrak Usaha atau Akad Penyaluran Dana
c. Proses dan Analisa Penyaluran Dana yang berkwalitas
d. Konsep dan Penetapan Pricing
e. Penanganan Penyaluran Dana Bermasalah

E. Metode

Metode pembelajaran melaluiExperiential Learning Cycle yaitu belajar dari pengalaman dengan ceramah, diskusi (sharing pendapat), Diskusi kelompok, studi kasus, role play, games

F. Media dan Alat bantu
Plano, meta plan, solatif kertas, flipchart, infocus, kertas HVS,
G. Waktu

Activity (18)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Safar Arya liked this
Safar Arya liked this
Imbron Alhusein liked this
arifratna liked this
fadli90 liked this
Hadi S. Qolbu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->