Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
64Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Gambaran Kejadian Abortus Pada Remaja

Gambaran Kejadian Abortus Pada Remaja

Ratings:

2.5

(2)
|Views: 10,465|Likes:

More info:

Published by: edwin armawan, SpOG(K) on Jan 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/05/2012

pdf

text

original

 
“Gambaran Kejadian Abortus Pada Remaja.”
TINJAUAN PUSTAKA2.1Definisi Abortus
Definisi abortus adalah berakhirnya kehamilan sebelum janin cukup berkembang untuk dapathidup diluar kandungan sebelum usia kehamilan 20 minggu yang didasarkan pada tanggal hari pertama menstruasi terakhir dengan berat janin kurang dari 500 gram.
(10)
Istilah abortus dipakai untuk menunjukkan pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapathidup di luar kandungan. Sampai saat ini janin terkecil, yang dilaporkan dapat hidup diluar kandungan, mempunyai berat badan 297 gr waktu lahir. Akan tetapi jarangnya janin dilahirkandengan berat badan di bawah 500gram dapat terus hidup, maka abortus ditentukan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum janin mencapai 500 gram atau kurang dari 20 minggu
.(13)
Abortus atau keguguran adalah terhentinya kehamilan sebelum janin dapat bertahanhidup, yaitu sebelum kehamilan berusia 20 minggu atau berat janin belum mencapai 500 gram.Abortus biasanya ditandai dengan terjadinya perdarahan pada ibu yang sedang hamil. Denganadanya peralatan USG, sekarang dapat diketahui bahwa abortus dapat dibedakan menjadi 2 jenis.Yang pertama adalah abortus karena kegagalan perkembangan janin dimana gambaran USGmenunjukkan kantong kehamilan yang kosong, sedangkan jenis yang kedua adalah abortuskarena kematian janin, di mana janin tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan seperti denyut jantung atau pergerakan yang sesuai berusia kehamilan
.(1)
Aborsi bisa dilakukan oleh seorang wanita hamil dengan berbagai alasan. Tetapi alasan yang paling utama adalah alasan-alasan yang non-medis (termasuk jenis aborsi buatan atau sengaja).
 
Alasan-alasan dilakukannya aborsi seperti: tidak ingin memiliki anak karena khawatir mengganggu karir, sekolah ataupun tanggung jawab lainnya; tidak memiliki cukup uang untuk merawat anak; dan tidak ingin memiliki anak tanpa ayah.Alasan lain yang sering dilontarkan adalah masih terlalu muda (terutama mereka yang hamil diluar nikah), aib keluarga, atau sudah memiliki banyak anak. Kebanyakan kasus aborsi adalahkarena alasan-alasan yang sifatnya untuk kepentingan diri sendiri termasuk takut tidak mampumembiayai, takut dikucilkan, malu atau gengsi
Tabel 2.1Hubungan Lama Kehamilan dengan Berat Anak Lamanya KehamilanBerat AnakIstilah
< 20 minggu< 500 gramAbortus20 28 minggu500 100 gramPartus Immaturus28 37 minggu1000 gram 2500 gramPartus praematurus37 42 minggu2500 gram 4500 gramPartus aterme(matures)> 42 minggu> 4500 gramPartus serotinus
Sumber : Bag. Obstetri & Ginekologi Unpad Bandung,20042.2Manifestasi klinis
Terlambat haid atau amenore kurang dari 20 minggu.
 
Pada pemeriksaan fisik : Keadaan umum tampak lemah atau kesadaran menurun,tekanan darah normal atau menurun, denyut nadi normal atau cepat dan kecil, suhu badan normal atau meningkat.
Perdarahan pervaginam, mungkin disertai keluarnya jaringan hasil konsepsi
.
Rasa mulas atau keram perut di daerah atas simfisis, sering disertai nyeri pinggangakibat kontraksi uterus
Pemeriksaan ginekologi :a. Inspeksi vulva : perdarahan pervaginam ada atau tidak jaringan hasil konsepsi, terciumatau tidak berbau busuk dari vulva b. Inspekulo : perdarahan dari kavum uteri, ostium uteri terbuka atau sudah tertutup,ada/tidak jaringan keluar dari ostium, ada/tidak cairan atau jaringan berbau busuk dario ostium.c. Pemeriksaan dalam : porsio masih terbuka atau sudah tertutup, teraba atau tidak  jaringan dalam kavum uteri, besar uterus sesuai atau lebih kecil dari usia kehamilan,tidak nyeri saat porsio dogoyang, tidak nyeri pada perabaan adneksa, kavum Douglasi,tidak menonjol dan tidak nyeri
.(11)
 
2.3. Pemeriksaan Penunjang
Pada banyak kasus, pemeriksaan serum untuk kehamilan sangat berguna. Pemeriksaanlaboratorium paling sedikit harus meliputi biakan dan uji kepekaan mukosa serviks atau darah(untuk mengidentifikasi pathogen pada infeksi) dan pemeriksaan darah lengkap. Analisis genetik  bahan abortus dapat menentukan kelainan kromosom sebagai etiologi abortus
.(12)

Activity (64)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Fadlah Kholishoh liked this
vedhro liked this
vedhro liked this
vedhro liked this
Indah NuRin liked this
Yvonne Ztover liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->