Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
260Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ASKEP REMATIK

ASKEP REMATIK

Ratings: (0)|Views: 38,612|Likes:
Published by Benny Wegah Nulis

More info:

Published by: Benny Wegah Nulis on Jan 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/02/2013

pdf

text

original

 
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK DENGANARTRITIS RHEUMATOID
Disususn untuk memenuhi tugas Panum Gerontik Disusun oleh
:
AENI MUSTAQIROHARIE DEVI ARSAARIF SETIADIBENNY ARIEF SULISTYANTOWIDI WIJAYANTIWINDA WIDIYASTUTI
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAHPEKAJANGAN-PEKALONGANPROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN2010
BAB I
 
A.PENDAHULUAN
Istilah
rheumatism
 berasal dari bahasa Yunani,
rhumatismoz 
, yang berarti mukus; suatu cairan yang dianggap jahat, mengalir dari otak ke sendidan struktur lain tubuh sehingga menimbulkan nyeri. Beberapa penelitianmenunjukkan memang ada perubahan struktu
mucine
sendi(mukopalisakarida, asam hialuronidonat) pada beberapa jenis penyakitreumatik, sehingga istilah yang telah agak lama dipakai itu agaknya masihsesuai sampai saat ini.Setiap kondisi yang disertai nyeri dan kaku pada sistemmuskuloskeletal disebut
rheumatik 
, termasuk penyakit jaringan ikat (penyakitkolagen). Sedangkan istilah
artritis
, umumnya dipakai bila sendi merupakantempat utama penyakit rheumatik. Peradangan pada jaringan ikat, terutamayang berdekatan dengan sendi atau otot dan tendon disebut
 fibrositis,
sedangkan iritasi jaringan ikat fibrosa di tempat melekatnya pada tulangdisebut
entesopati
.Reumatologi adalah ilmu yang mempelajari penyakit sendi, termasuk  penyakit arthritis, fibrositis, bursitis, neuralgia dan kondisi lainnya yangmenimbulkan nyeri somantik dan kekakuan.Hingga kini dikenal lebih dari 100 macam penyakit sendi yangseringkali memberikan gejala yang hampir sama. Oleh karena itu pendekatandiagnostik sangat diperlukan agar didapatkan diagnosis yang tepat, sehinggaakhirnya pasien memperoleh penatalaksanaan yang adekuat. Perlu diingat pula bahwa gangguan reumatik dapat merupakan manifestasi artikular berbagai penyakit dan sebaliknya beberapa penyakit reumatik mempunyai manifestasiekstra-artikular pada beberapa organ.Dalam lebih dari 2 dekade terakhir ini diketahui bahwa berbagai penyakit remaik yang dianggap mempunyai dasar imunologik ternyata berkaitan dengan sistem hipokompatibilitas. Sistem ini ditentukan oleh faktor genetik yang pada manusia dikenal sebagai HLA (
 Human Leukocyte Antygen
)tertentu. Antigen HLA adalah molekul pada permukaan sel yang sifatnya
 
ditentukan oleh gen respon imun yang sangat polimorfis yang letaknya adasuatu kompleks pada kromosom No.6 manusia.Sampai saat ini, diketahui 2 jenis antigen HLA yang berbeda dalamstruktur dan fungsi:
1.
Molekul HLA kelas I, yaitu HLA A, B, C dan lokus-lokus lain yangdiekspresikan pada permukaan semua sel berinti dan berfungsi dalam presentasi antigen pada limfosit T sitotoksik (CD
8+
).
2.
Molekul HLA kelas II yaitu HLA-DR, DQ dan DP dan diekspresikanterutama pada makrofag dan sel T yang aktif dan berfungsimempresentasikan antigen kepada limfosit T helper (CD
4+
).Saat ini dapat dikatakan penggunaan pemeriksaan HLA dalam klinik masih terbatas. Pada banyak keadaan, antigen HLA yang berkaitan dengan penyakit juga terjadi relatif sering pada penduduk normal sehingga spesifitas penyakit berkurang. Disamping itu tidak semua pasien yang sakit mempunyai jenis HLA yang berkaitan dengan penyakitnya sehingga sensitifitasnya berkurang. Kaitan HLA dengan penyakit juga berbeda-beda pada berbagaietnik populasi. Penjelasan yang mungkin ats kaitan HLA yang bervariasi dantidak lengkap ini adalah dengan ditemukannya beberapa alel HLA yang bereda tetapi mempunyai sequensi (rentetan) asam amino polimorfis yangsama (hipotesis epitop bersama).Walaupun sekarang dapat dilakukan pemeriksaan HLA secamolekular, sehingga dapat dideteksi urutan asam amino yang berkaitandengan penyakit, tetapi adanya frekuensi HLA tertentu yang tinggi dalam populasi normal masih membuat manfaatnya terbatas sebagai uji klinis.Walaupun begitu ada beberapa penyakit rematik yang dengan pemeriksaanHLA sekarang ini dapat merupakan informasi klinis yang berguna untuk diagnosis dan prognosis dan dapat berperan lebih besar pada pengobatan dimasa yang akan datang.
A.TUJUAN
Setelah mahasiswa membaca makalah ini, mahasiswa dapat mengerti danmemahami tentang penyakit Artritis Reumatoid mulai dari pengertian, etiologi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->