PERANAN PERS DALAM KEHIDUPANMASYARAKAT DEMOKRATIS
A. Perkembangan Pers di Indonesia1. Pengertian Pers
Apa bedanya jurnalistik dengan pers? Dalam pandangan orang awam, jurnalistik dan persseolah sama atau bisa dipertukarkan satu sama lain. Sesungguhnya tidak, jurnalistik menujuk pada proses kegiatan, sedangkan pers berhubungan dengan media. Dengan demikian jurnalistik pers berarti proses kegaitan mencari, menggali, mengumpulkan, mengolah, memuatdan menyebarkan berita melalui media berkala pers yakni sura kabar, tabloid atau majalahkepada khalayak seluas-luasnya dengan secepat-cepatnya.
BEBERAPA hari setelah teks proklamasi dibacakan Bung Karno, dari kota sampai ke pelosok telah terjadi perebutan kekuasaan dalam berbagai bidang, termasuk pers. Yang direbutterutama adalah peralatan percetakan. Perebutan kekuasan semacam ini telah terjadi di perusahaan koran milik Jepang yakni
Soeara Asia
(Surabaya),
Tjahaja
(Bandung) dan
Sinar Baroe
(Semarang). Dan pada tanggal 19 Agustus 2605 koran-koran tersebut telah terbitdengan mengutamakan berita sekitar Indonesia Merdeka. Dalam koran-koran
Siaran Istimewa
itu telah dimuat secara mencolok teks proklamasi. Kemudian beberapa berita penting seperti"Maklumat Kepada Seluruh Rakyat Indonesia", "Republik Indonesia Sudah Berdiri","Pernyataan Indonesia Merdeka", "Kata Pembukaan Undang-Undang Dasar", dan lagu"Indonesia Raya".Di bulan September sampai akhir tahun 1945, kondisi pers RI semakin kuat, yang ditandaioleh mulai beredarnya
Soeara Merdeka
(Bandung) dan
Berita Indonesia
(Jakarta),
Merdeka
,
Independent
,
Indonesian News Bulletin
,
Warta Indonesia
, dan
The Voice of Free Indonesia
. Dimasa itulah koran dipakai alat untuk mempropagandakan kemerdekaan Indonesia. Sekalipunmasih mendapat ancaman dari tentara Jepang, namun dengan penuh keberanian mereka tetapmenjalankan tugasnya. Dalam masa klas pertama di tahun 1947, pers kita terbagi dua.Golongan pertama tetap bertugas di kota yang diduduki Belanda. Dan golongan kedua telahmengungsi ke pedalaman yang dikuasai RI. Sekalipun aktif di wilayah musuh, yang selaludibayangi ancaman pemberedelan dan bersaing dengan koran Belanda, golongan pertamatetap menerbitkan koran yang berhaluan
Republikein.
Yang terkenal di masa itu antara lain
Merdeka
,
Waspada
, dan
Mimbar Umum
. Demikian pula yang bergerilya ke pedalaman,dengan peralatan dan bahan seadanya, koran mereka senantiasa menjaga agar jiwa revolusitetap menyala. Di masa itu telah beredar koran kaum gerilya, yakni
Suara Rakjat
,
Api Rakjat
,
Patriot
,
Penghela Rakjat
, dan
Menara
. Koran-koran ini dicetak di atas kertas merang ataustensil dengan perwajahan yang sangat sederhana.