Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perjalanan Salik : Menuju Allah

Perjalanan Salik : Menuju Allah

Ratings: (0)|Views: 266 |Likes:
Published by why_ss

More info:

Published by: why_ss on Jan 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/16/2011

pdf

text

original

 
Source:http://asia.geocities.com/djsjah/menuju_allah.htm 
PERJALANAN MENUJU ALLAH
Tuhan Yang Maha Perkasa dengan kebijaksananNya telah mengirimkan rahasia Dzat-Nya dari LangitTersembunyi ke Bumi, dan telah menyembunyikan rahasia itu dalam sifat manusia untuk menunjukkanNama dan SifatNya sendiri. Tetapi manusia yang tenggelam dalam kegelapan telah melupakan nilai-nilaidan kesempurnaan yang dimilikinya sebelum ia datang ke dunia ini. Jika manusia cenderung kepadadunia dan kehendak dirinya, mereka menyandang sifat bodoh, dan sepenuhnya melupakan kebenarandan tanah asal mereka. Allah telah menurunkan nabi-nabi dan kitab-kitab suci kepada mereka agarmereka bangun dari tidur terlelap, untuk menuntun mereka ke jalan yang lurus, untuk memurnikan danmenata luar dan dalam mereka sehingga mereka mampu menyapu jaringan kegelapan dan nafsu,menemukan Alam Terang, mengingat tempat asalnya dan kembali ke sana. Jika orang mendekati Allahsatu sentimeter dengan kemauan keras, Allah akan mendekat kepadanya satu meter, dan Allah datangdengan berlari kepada mereka yang datang dengan berjalan.Seperti pada bahasa Mesir kuno (ba dan ka) dan Cina (hun dan <I.P'O< i>), para ilmuwan Islam membagiruh manusia menjadi dua: ruh hewan, dan ruh manusia. Yang mereka maksud dengan ruh hewan adalahdzat spiritual halus yang terdiri dari nyawa, kesadaran, daya gerak dan kehendak tubuh, yaitu sifat-sifatmanusia yang juga dimiliki hewan. Diri yang bersatu dengan ruh ini disebut diri hewan (nafs al-haywani).Semua kemampuan yang lebih tinggi pada manusia dikelompokkan oleh ulama Islam di dalam ruhmanusia. Diri yang bersatu dengan ruh ini mereka sebut diri yang bicara/berpikir (nafs al-natiqa), dandiri inilah yang mampu mendorong ke tingkatan diri yang lebih tinggi: mencela, sadar, tenang, puas,diridhai, dan sempurna. Tetapi karena diri hewan merupakan substrat-nya, makin sering diri manusiatidak dapat hadir tanpa ini, diri hewan menjadi lebih jinak dan orang dapat menahan keinginan hewan.Inilah satu-satunya jalan agar makin banyak aspek manusia dan ilahi dari diri dapat bangkit.
Tingkatan Nama Arab Nama Inggris Nama Indonesia Acuan dalamAl Qur'an1 Ammarah Impelling Self Diri dasar, Diri hina 12:532 Lawwamah Critical Self Diri yang Kritis 75:23 Mulhimmah Inspired Self Diri yang Sadar 91:84 Mutmainnah Serene Self Diri yang Tenang 89:275 Radhiyah Pleased Self Diri yang Puas 89:286 Mardhiyah Pleasing Self Diri yang Diridhai 89:287 Kamilah, Zakiyahatau SafiyahPerfected, PurifiedSanctified Self Diri Sempurna
 
TINGKATAN 1: NAFS-AL-AMMARAH (DIRI PENGUASA, DIRI DASAR, DIRIPENDORONG)
Dalam cerita Seribu Satu Malam, Sinbad si pelaut, dalam salah satu petualangannya, kapalnyatenggelam tetapi ia selamat. Ia berenang ke pantai setelah terdampar di sebuah pulau aneh, dantertidur karena kelelahan. Ketika terbangun, ia melihat bahwa sepasang kaki seorang pemabuk yangmenjijikkan menjepit lehernya. Sejak hari itu, Sinbad menjadi budak manusia kejam itu, yang tidakpernah mengendorkan cengkeramannya dan memukuli kepalanya sepuas hati.Tentu saja Sinbad pada akhirnya dapat lolos, dan tiada contoh yang lebih baik selain jepitan pemabuk diatas; karena ini merupakan penjelasan terbaik dalam literatur dunia mengenai sifat diri dasar atau diri jahat.Bukan hanya pada mitos masa lalu atau fiksi ilmiah masa depan kita dapat menemukan diri-hina, tetapi juga dalam literatur kontemporer, teater dan film-pendeknya, dalam seni. Minotauromachy("Perjuangan Melawan Minotaurus") dan Guernica, karya Picasso; Steppenwolf, separuh manusiaseparuh serigala, karya Herman Hesse-semua merupakan penggambaran diri-dasar. Para pengarang danseniman, sebagai alat pengindera masyarakat, berusaha menarik perhatian ke arah penyakit jiwa yangmenyebar sangat luas, karena agama tidak pernah menyangkal bahwa penyakit itu terjadi juga padaabad ini.Tentu saja, itu tadi adalah contoh-contoh ekstrim. Bagaimana dengan kita, manusia biasa? Pada sisigelap jiwa tiap orang, bersembunyi sebuah Minotaurus, yang dengan sabar menunggu untuk beraksi. Iaterselubung, kita mungkin tidak menyadari kehadirannya, tetapi ia ada di sana. Minotaurus merupakansimbol dari kehendak-kehendak diri yang kompleks. Dan putri yang ditawan yang menunggupenyelamatan, adalah ruh. Kita harus memilih antara ruh dan ego kita; tidak dapat keduanya dibebaskansekaligus. Jika diri-hina dibebaskan, ia akan mencekik ruh. Ego dapat menekan ruh sedemikian rupahingga kita menjadi mesin tak berjiwa. Maka, untuk membangkitkan dan membebaskan ruh kita, kitaharus memenjarakan ego kita. Baru kemudian perkembangan spiritual dimungkinkan, dan barukemudian ruh berkuasa.Pengendalian diri ego menjadi lebih penting pada zaman ini. Berkat kemajuan ilmu pengetahuan danteknologi, orang yang paling rendah sekali pun kini menikmati hak yang tak terbayangkan oleh Fir'aundan kaisar-kaisar masa lalu. "Kotak ajaib" membawa suara dan gambar dari belahan dunia lain; "keretayang berjalan sendiri" dapat membawa seorang miskin dengan kecepatan yang tak terbayangkan oleh
 
para raja dahulu; orang desa di Afrika dapat berkomunikasi dengan keempat sudut dunia. Pemerataankesempatan dan barang yang dulu tidak terbayangkan, hanya dapat disambut, dan tak seorang punberpikir bahwa hal ini buruk.Namun di situ ada bahaya. Pengendalian diri ego relatif mudah dalam keadaan "kekurangan", tetapimenjadi sulit dalam keadaan "kelimpahan". Karena diri-hina cenderung untuk berkembang dalamkeadaan demikian, kemewahan kita dapat menjadi kemunduran terselubung.Pandangan ekologis sangat relevan di sini. Bukan konsumsi maksimal, tetapi konsumsi yang lestari;berpegang pada prinsip emas; tidak mengambil sesuatu lebih dari yang diperlukan meskipun kita beradadi dekat lautan luas. Begitulah kita mengendalikan diri, mempertahankan standar hidup kita, danmemberi sumbangan kepada demokratisasi sumber daya (berbagi dengan sesama dalam penggunaankekayaan dunia) dalam kelimpahan.Pada tingkatan awal, diri manusia atau diri bicara/berpikir dikekang oleh diri daging dan tertahan ditingkatan ini; kita didorong ke arah perbuatan buruk, dan karena itu kita menyebut dengan istilah diripendorong. Cirinya adalah kebiasaan buruk seperti kebodohan, egois, tamak, sombong, pementingandiri sendiri, nafsu, iri, kelakuan buruk, kegiatan tak bermanfaat, menertawakan dan menyakiti oranglain.Diri pendorong merupakan beban bagi manusia. Ibarat seorang anak yang pemabok yang selalumelakukan kekotoran dan memaksa ayahnya merapikan bekas-bekas perbuatannyaDiri atau "aku" merupakan produk dari karunia Allah yang tak terhingga, tetapi ini kemudian dikotorioleh ketertarikan kepada dunia dan pemihakan kepada nafsu sendiri. Ini terjadi berkat pengaruh nafsuhewan yang merupakan nafsu murni, terikat dengan nafsu dan menjadi sifat hewan. Terjadi penyerapansifat hina hewan, hingga perbedaan yang tersisa antara manusia dengan hewan hanyalah bentukluarnya. Syaitan pun memperoleh kekuatan dari sini. Diri hina adalah musuh di dalam diri kita; ia bersifatmemaksa dan menjajah seperti diktator. Selain itu, ia muncul dari tempat dan pada waktu yang takterduga, ketika kita mengira telah mengalahkannya, dan memaksa kita untuk memenuhi kehendaknya.Hanya setelah semuanya berlalu, kita baru menyadari apa yang terjadi.Ahmad Sirhindi, seorang wali tersohor, berkata: "Dalam keadaan aktif, diri hina berusaha untuk menjadipenguasa, menjadi pemimpin, dan lebih besar dari sesamanya. Ia menghendaki agar semua makhluk

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Abu Zaid Hussien liked this
Siti Zarina liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->