Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Karakteristik Siswa Sekolah Dasar

Karakteristik Siswa Sekolah Dasar

Ratings: (0)|Views: 1,197|Likes:
Published by irvan_adilla

More info:

Published by: irvan_adilla on Jan 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/30/2013

pdf

text

original

 
Karakteristik Siswa Sekolah Dasar
17 Mei 2009 1.569 views No CommentMasa usia sekolah dasar sebagai mesa kanak-kanak akhir yang berlangsung dari usiaenam tahun hingga kira-kira usia sebelas tahun atau dua belas tahun. Karakteristik utamasiswa sekolah dasar adalah mereka menampilkan perbedaan-perbedaan individual dalam banyak segi dan bidang, di antaranya, perbedaan dalam intelegensi, kemampuan dalamkognitif dan bahasa, perkembangan kepribadian dan perkembangan fisik anak.Menurut Erikson perkembangan psikososial pada usia enam sampai pubertas, anak mulaimemasuki dunia pengetahuan dan dunia kerja yang luas. Peristiwa penting pada tahap inianak mulai masuk sekolah, mulai dihadapkan dengan tekhnologi masyarakat, di sampingitu proses belajar mereka tidak hanya terjadi di sekolah.Sedang menurut Thornburg (1984) anak sekolah dasar merupakan individu yang sedang berkembang, barang kali tidak perlu lagi diragukan keberaniannya. Setiap anak sekolahdasar sedang berada dalam perubahan fisik maupun mental mengarah yang lebih baik.Tingkah laku mereka dalam menghadapi lingkungan sosial maupun non sosialmeningkat. Anak kelas empat, memilki kemampuan tenggang rasa dan kerja sama yanglebih tinggi, bahkan ada di antara mereka yang menampakan tingkah laku mendekatitingkah laku anak remaja permulaan.Menurut Piaget ada lima faktor yang menunjang perkembangan intelektual yaitu :kedewasaan (maturation), pengalaman fisik (physical experience), penyalaman logikamatematika (logical mathematical experience), transmisi sosial (social transmission), dan proses keseimbangan (equilibriun) atau proses pengaturan sendiri (self-regulation )Erikson mengatakan bahwa anak usia sekolah dasar tertarik terhadap pencapaian hasil belajar.Mereka mengembangkan rasa percaya dirinya terhadap kemampuan dan pencapaian yang baik dan relevan. Meskipun anak-anak membutuhkan keseimbangan antara perasaan dankemampuan dengan kenyataan yang dapat mereka raih, namun perasaan akan kegagalanatau ketidakcakapan dapat memaksa mereka berperasaan negatif terhadap dirinya sendiri,sehingga menghambat mereka dalam belajar. Piaget mengidentifikasikan tahapan perkembangan intelektual yang dilalui anak yaitu : (a) tahap sensorik motor usia 0-2tahun, (b) tahap operasional usia 2-6 tahun, (c) tahap opersional kongkrit usia 7-11 atau12 tahun, (d) tahap operasional formal usia 11 atau 12 tahun ke atas.Berdasarkan uraian di atas, siswa sekolah dasar berada pada tahap operasional kongkrit, pada tahap ini anak mengembangkan pemikiran logis, masih sangat terikat pada fakta-fakta perseptual, artinya anak mampu berfikir logis, tetapi masih terbatas pada objek-objek kongkrit, dan mampu melakukan konservasi.Bertitik tolak pada perkembangan intelektual dan psikososial siswa sekolah dasar, hal inimenunjukkan bahwa mereka mempunyai karakteristik sendiri, di mana dalam proses berfikirnya, mereka belum dapat dipisahkan dari dunia kongkrit atau hal-hal yang faktual,

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
sulaemanali1 liked this
mukhlis_aceh liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->