Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
30Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Liberalisasi Perdagangan Produk Pertanian

Liberalisasi Perdagangan Produk Pertanian

Ratings: (0)|Views: 1,685 |Likes:
Published by edison

More info:

Published by: edison on Jan 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
I.1. TUJUAN PEMBELAJARANI.1.1. Tujuan Instruksi Umum
Agar mahasisiwa/i mampu memahami seluk beluk tata niaga khususnya liberalisasi perdagangan produk pertanian sehingga mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. 
I.1.2. Tujuan Instruksi Khusus
1.
Agar mahasisiwa/i mengetahui tentang hukum dan mekanisme satu harga.
2.
Agar mahasiswa mengetahui tentang globalisasi dan perdagangan internasional.
3.
Agar mahasiswa mengetahui tentang factor-factor pendorong globalisasi industry.
4.
Agar mahasiswa mengetahui tentang perdagangan dan pemasaran internasional.
5.
Agar mahasiswa mengetahui tentang tahap-tahap perusahaan yang beroperasi di pasar dunia.
6.
Agar mahasiswa mengetahui tantang alasan-alasan go internasional.
7.
Agar mahasiswa mengetahui tentang asper-aspek analisis pasar internasional.
8.
Agar mahasiswa mengetahui sterategi memasuki pasar internasional.
9.
Agar mahasiswa mengetahui tentang hambatan-hambatan dalam bisnisinternasional.
10.
Agar mahasiwa mengetahui tentang efek tarif bea masuk terhadap penetrasi pasar.
11.
Agar mahasiswa mengetahui tentang kebijakan harga, produk dan distribusiinternasional.
I.3. LATAR BELAKANG MASALAH
Liberalisasi Perdagangan Produk Pertanian
1
 
Dewasa ini, kata globalisasi begitu sering disebut orang, baik dalam forum formalmaupun informal. Segala hal acap kali dikaitkan dengan globalisasi. Di Indonesia, datangera globaisasi telah memunculkan serangkaian diskusi mengenai kesiapan bangsa inimenyambut globalisasi. Memang benar, globalisasi tidak dapat dihindari, tetapi harusdihadapi dengan sikap professional.Kemajuan di bidang teknologi informasi, komunikasi dan transfortasi seakan-akanmembuat dunia akan menjadi semakin sempit. Perjalanan dari satu Negara ke Negara laindapat ditempuh dengan waktu yang singkat. Ditemukannya internet, memungkinkanterjadinya informasi antar Negara dalam hitungan menit atau bahkan detik. Digunakannyasatelit dala berkomunikasi, menjadikan pembicaraan internasional seakan menjadi pembicaraan local. Dunia akan menjadi tanpa batas. Dunia telah berubah menjadi sebuahdesa global (global village).Dalam beberapa tahun terakhir ini, pasar barang dan uang dunia tengah menggalami proses globalisasi yang sangat cepat. Perekonomian antar Negara menjadi semakin salingterintegrasi dan terkait. Pasar dunia disebut terintegrasi (integrated) bilamana suatu assetyang sama dijual denag harga yang relative sama pula diberbagai Negara. Kebalikanyaadalah pasar yang tersegmentasi (segmented), dimana harga asset yang identik berbedasecara cukup signifikan. Banyak factor yang yang menyebabkan tersegmentasinya pasar dunia, termasuk didalamnya adalah biaya transaksi, peraturan pemerintah (misalnya beamasuk barang impir, perbedaan tarif pajak), hambatan imformasi, immobilitas sumber dayamanusia, dan sebagainya.Integrasi perdagangan di pasar barang dan jasa selain dipicu oleh adanya tren globalkearah perekonomian pasar bebas, juga sangat dipengaruhi oleh lahirnya kerja samaekonomi regional (misalnya APEC-Asia Pasific Economic Cooperation, NAFTA-NorthAmerican Free Trade Agreement, EU-European Union) dan organisasi perdagangan dunia(WTO-World Trade Organization) yang mendorong setiap Negara anggotanya untuk melonggarkan atau bahkan atau bahkanmenghilangkan hambatan-hambatan perdaganganinternasional. Ekspansi perusahaan-perusahaan multinasional ke barbagai Negara,khususnya ke Negara yang sedang berkembang, juga mempercepat proses integasi perdagangan dunia.
Liberalisasi Perdagangan Produk Pertanian
2
 
Hasrat perusahaan untuk selalu memperluas pasar, juga turut mempergencar prosesglobalisasi. Tentunya keinginan ini harus diimbangi dengan penelaahan ulang terhadapformulasi strategi perusahaan. Kenichi Ohmae (1990) menyatakan bahwa dalam eraglobalisasi, dimana perekonomian antar Negara menjadi semakin terkait perusahaan perlulebih serius memperhatikan asfek mata uang (currency) dan Negara (country), disampingmemperhitungkan aspek pelanggan (costumer), persaingan (competition), dan perusahaan(company), dalam proses perumusan sterategi usahanya.Perusahan yang bermain di bisnis global harus mempertimbangkan resiko perusahan kurs mata uang dalam setiap pengambilan keputusan strategisnya. Semakinmeraknya perdagangan internasioanal dan investasi ke manca Negara, telah membuat kursmata uang yang semakin volatile. Perusahaan harus mampu menetralisir volatilitas untuk menguragi resiko usahanya. Oleh karena itu, setian keputusan untuk memasuki pasar internasional perlu memperhitungkan volatilitas kurs mata uang setiap Negara tujuaninvestasi. Selain itu, manajemen perlu juga untuk menempuh upaya-upaya pengamananuntuk menghindarkan diri dari resiko perubahan kurs mata uang, misalnya denganmelakukan hedging, netting, pembelian opsi, dan sebagainya.Aspek Negara perlu dipertimbangkan karena sangat mempengaruhi eksistensi perusahaan dalam jangka panjang. Strategi mendekati pelanggan harus didukung dengananalisis menyeluruh mengenai prosfek pasar (volume dan pertumbuhannya), resiko polotik,kompetisi dengan perusahaan local, keselarasan dengan strattegi pembangunannegara tuan rumah, kemungkinan timbulnya komplik karena perbedaan orientasi produk atau jasa yang ditawarkan dengan selera dan kebiasaan konsumen diberbagai pasar internasional.
BAB IILIBERALISASI PERDAGANGAN PRODUK PERTANIAN
Liberalisasi Perdagangan Produk Pertanian
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->