Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
148Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Geothermal

Makalah Geothermal

Ratings: (0)|Views: 13,924|Likes:
Published by hellman1987

More info:

Published by: hellman1987 on Jan 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/03/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Saat ini panas bumi (
 geothermal)
mulai menjadi perhatian dunia karena energi yangdihasilkan dapat dikonversi menjadi energi listrik, selain bebas polusi. Beberapa pembangkitlistrik bertenaga panas bumi telah terpasang di mancanegara seperti di Amerika Serikat,Inggris, Perancis, Italia, Swedia, Swiss, Jerman, Selandia Baru, Australia, dan Jepang.Amerika saat ini bahkan sedang sibuk dengan riset besar mereka di bidang geothermaldengan nama
 Enhanced Geothermal Systems
(EGS). EGS diprakarsai oleh
US Department of  Energy
(DOE) dan bekerja sama dengan beberapa universitas seperti MIT,
SouthernMethodist University
, dan
University of Utah
. Proyek ini merupakan program jangka panjangdimana pada 2050 geothermal merupakan sumber utama tenaga listrik Amerika Serikat.Program EGS bertujuan untuk meningkatkan sumber daya geothermal, menciptakanteknologi terbaik dan ekonomis, memperpanjang
life time
sumur-sumur produksi, ekspansisumber daya, menekan harga listrik geothermal menjadi seekonomis mungkin, dankeunggulan lingkungan hidup. Program EGS telah mulai aktif sejak Desember 2005 yanglalu.Panas yang ada di dalam bumi ini berperan besar pada dinamika bumi atau prosesyang terjadi di planet bumi ini. Panas dapat berpindah secara
konduksi, konveksi
dan
radiasi
.Perpindahan panas secara konduksi disebabkan
interaksi atomik 
atau molekul penyusun bahan tersebut dalam mantel. Perpindahan panas secara konveksi diikuti dengan perpindahanmassa. Kedua proses inilah yang sangat dominan di dalam bumi.Pada kedalaman 100-300 km di bawah permukaan bumi, suhu pada mantel bumidapat melelehkan batuan dan membentuk magma yang cair atau cair sebagian. Magma yangterkumpul dalam dapur magma dapat naik sebagian melalui zona lemah. Penyebaran gunungapi di dunia 95% terletak di batas lempeng.Indonesia yang kaya akan wilayah gunung berapi, memiliki potensi panas bumi yang besar untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembangkit tenaga listrik. Sekitar 54% potensi panas bumi di dunia berada di wilayah indonesia. Dengan potensi yang sangat besar ini (lebih dari 50%), wilayah Indonesia sangat cocok untuk menggunakan sumber  pembangkit listrik tenaga panas bumi.
 
1.2.
 
Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan masalahnya sebagai berikut :
1.
Jenis-jenis sistem Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi2.Prinsip kerja Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi3.Peralatan pada Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi
4.
Keuntungan dan kekurangan energi panas bumi (geothermal)
5.
Perkiraan biaya investasi dan harga listrik 6.Analisa dampak lingkungan dan resiko eksplorasi.
7.
Hubungan dengan pemanasan global (
carbon credit 
dan
carbon tax
)1.3.
Tujuan
Adapun tujuan dibuatnya makalah Pembagkit Listrik Tenaga Panas Bumi ini adalah :1.Untuk mengetahui jenis-jenis sistem Pembangkit Listerik Tenaga Panas Bumi.2.Untuk mengetahui peralatan pada Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi.3.Untuk mengetahui bagaimana keuntungan dan kekurangan dari Energi Panas Bumi(geothermal).
1.4.
Manfaat
Manfaat yang diperoleh dari penulisan makalah ini adalah dapat menambah wawasan bagi penulis dan para pembaca dibidang pembangkitan tenaga listrik, khususnya PLTP.
1.5.
Sistematika Penulisan
Karya tulis ini dibagi dalam beberapa bab, yaitu :BAB I: PENDAHULUANMemuat latar belakang masalah, tujuan penulisan, manfaat, dan sistematika penulisan.BAB II:PEMBAHASANMemuat tentang pembahasan masalah yang telah ditentukan.BAB III: PENUTUPMerupakan penutup dari laporan yang meliputi kesimpulan dan saran.
2
 
BAB IIPEMBAHASAN2.1. Terjadinya Sistem Panas Bumi
Secara garis besar bumi ini terdiri dari tiga lapisan utama (Gambar 2.1), yaitu kulit bumi (crust), selubung bumi (mantle) dan inti bumi (core). Kulit bumi adalah bagian terluar dari bumi. Ketebalan dari kulit bumi bervariasi, tetapi umumnya kulit bumi di bawah suatudaratan (continent) lebih tebal dari yang terdapat di bawah suatu lautan. Di bawah suatudaratan ketebalan kulit bumi umumnya sekitar 35 kilometer 
sedangkan di bawah lautanhanya sekitar 5 kilometer. Batuan yang terdapat pada lapisan ini adalah batuan keras yangmempunyai density sekitar 2.7 - 3 gr/cm
3
.
Gambar 2.1. Susunan Lapisan BumiDi bawah kulit bumi terdapat suatu lapisan tebal yang disebut selubung bumi
(mantel) yang diperkirakan mempunyai ketebalan sekitar 2900 km. Bagian teratas dariselubung bumi juga merupakan batuan keras.
Bagian terdalam dari bumi adalah inti bumi (core) yang mempunyai ketebalansekitar 3450 kilometer. Lapisan ini mempunyai temperatur dan tekanan yang sangat
tinggisehingga lapisan ini berupa lelehan yang sangat panas yang diperkirakan
mempunyaidensity sekitar 10.2 - 11.5 gr/cm
3
. Diperkirakan temperatur pada pusat bumi dapat mencapaisekitar 6000
0
F.Kulit bumi dan bagian teratas dari selubung bumi kemudian dinamakan litosfir (80 -
200 km). Bagian selubung bumi yang terletak tepat di bawah litosfir merupakan
 batuanlunak tapi pekat dan jauh lebih panas. Bagian dari selubung bumi ini kemudiandinamakan astenosfer (200 - 300 km). Di bawah lapisan ini, yaitu bagian bawah dariselubung bumi terdiri dari material-material cair, pekat dan panas, dengan density sekitar 3.3 - 5.7 gr/cm
3
.
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->