Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
74Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perdagangan Bebas

Perdagangan Bebas

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 5,871 |Likes:
Published by privace23
http://privace23.blogspot.com/
http://privace23.blogspot.com/

More info:

Published by: privace23 on Jan 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/06/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
a.Latar Belakang
Perekonomian Indonesia pada saat ini dihadapkan dengan sistem perdagangan bebas. Pada hal Indonesia belum siap menghadapi perdagangan bebas, sebab nilai-nilaidasar seperti; kejujuran, disiplin, visioner, kerjasama, tanggung jawab, peduli dan adil, belum menjadi landasan para pelaku industri atau ekonomi. Jadi rakyat, para pelakuindustri & ekonomi di Indonesia tidak siap untuk menerima perdagangan bebas.Berdasarkan data menurut Pardede 2009 bahwa di Indonesia hanya terdapat 7 %generasi muda yang memiliki mental menjadi pengusaha. Selebihnya lebih suka menjadi budak, hal ini disebabkan kurikulum pendidikan yang telah menjiwai masyarakat sejak duduk di bangku sekolah sampai kuliah. Pada akhimaya pengenalan dunia usaha dankebijakan dari iklim usaha tidak tertanam sejak dini.Pemerintahan hanya mampu menggerakkan roda ekonomi sekitar 15% saja,selebihnya para pengusaha hitam pelaku
economic animal 
yang menguasai perindustrian& ekonomi negeri ini. Estafet kewirausahaan tidak ada, maka perdagangan bebas akandengan cepat menaklukkan Indonesia di bawah penjajahan cina nantinya, sebagaimanaVOC pada dahulu kala mengembara ke negeri untuk berdagang berubah menjadi penjajah.Perdagangan bebas berpengaruh pada produk lokal yang harus menghadapiserbuan produk negara lain yang mungkin lebih berkualitas, dan murah. Ketika produk lokal satu negara tidak bernilai tambah, konsekuensinya akan tergilas oleh produk asing.Kondisi semacam inilah yang dicemaskan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.Oleh sebab itu, pada pertengahan September 2009 dalam Rapat Koordinasi Nasional(Rakornas) Kadin Indonesia Bidang Perdagangan dan Distribusi 2008. Lembaga inimencoba mengusung kembali isu nasionalisme yang dikaitkan dalam era perdagangan bebas. Bagi Kadin, hal itu sangat penting agar Indonesia bisa menghadapi tantanganaktual pada saat ini dan di masa depan. Sejatinya, slogan "cinta produk dalam negeri"sudah sejak lama dikampanyekan. Namun, slogan itu hingga kini masih sebatas "katamanis di bibir" saja. Isu ini pun dianggap penting karena untuk wilayah ASEAN saja,1
 
 produk Indonesia dianggap belum mampu bersaing. Sebab, bagi negara yang sudah siap pun, kebijakan tersebut merupakan prasyarat utama keberhasilan mereka dalam perdagangan bebas. Mereka terlebih dahulu memproteksi produk dalam negeri, barukemudian bermain di pasar dunia. Akhirnya banyaknya hambatan dan beban dalam aliran barang dan jasa dalam negeri, hal ini menuntut dilakukannya reformasi birokrasi dan penyediaan infrastruktur pelabuhan, jalan tol, guna memperlancar arus barang.Di samping itu, masih sulitnya pemerintah Indonesia untuk mempercayai pribumidalam hal memberikan kemudahan pinjaman modal usaha walau hanya setingkat UKMsaja, padahal terhadap pengusaha cina, segenap kemudahan diberikan kepada mereka,walau telah berulang kali tertipu, sebagaimana kasus Bank Century belakangan ini,terjadi karena begitu percaya dan cintanya pemerintah negeri ini kepada pengusaha yang berdarah cina. Secara
big picturenya
 perdagangan bebas dengan China adalah pengulangan kembali sejarah penjajahan VOC terhadap negeri ini. maka tunggu akibatdari semua ini, kematian yang semakin cepat, rakyat akan semakin melarat.Para pelaku perdagangan bebas tidak akan dapat mengerti atau bahkan tidak mengerti bahwasanya satu negeri atau kelompok masyarakat dapat seketika bertumbuhmenjadi kaya dengan merugikan negeri atau kelompok lain, satu kelas dapat merugikankelas yang lainnya. Karena dalam perdagangan bebas tidak berlaku lagi kebijakan proteksionis yang bersifat konservatif, sedangkan sistem perdagangan bebas adalahdestruktif. Sehingga akan mampu membongkar bangunan kebijakan pro rakyat &negara,pro buruh, sehingga dengan keadaan itu tergiringlah antagonisme kaum miskin.Oleh sebab itu, Karya Ilmiah yang berjudul tentang Peningkat Daya Saing Produk Inonesia merupakan permasalahan yang menarik untuk dikaji lebih lanjut. 2
 
b.Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan sebelumnya terdapat berbagaimasalah yang berkaitan dengan perdagangan bebas dan peningkatan daya saing yaitusebagai berikut;1.Bagaimana pengendalian produk luar negeri agar produk Indonesia bisalaku dipasaran daripada produk luar negeri ?2.Apa yang harus di upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan dayasaing ?
c.Tujuan dan Manfaat
Tujuan penulisan karya tulis ini untuk mengetahui dasar ekonomi perdagangan Indonesia yang terkait terhadap; kualitas produk Indonesia, hal yang harusdilakukan untuk melakukan pengendalian terhadap produk luar negeri yang datang agar  produk Indonesia bisa laku daripada produk luar negeri, dan upaya pemerintah yangharus dilakukan mengingat perdagangan bebas bisa merusak ekonomi suatu negara jikakurang adanya penanganan secara baik.Manfaat penulisan karya ini secara umum adalah; karya ini diharapkan dapat berguna bagi pembuat kebijakan, membangun kembali pikiran terhadap ekonomiIndonesia dan perdagangan bebas.Secara spesifik manfaat karya ini sebagai berikut:(1) Karya tulis tentang perdagangan bebas global ini kiranya dapat disumbangkan bagi kepentingan ilmu pengetahuan khususnya pada peningkatan dayasaing perdagangan.(2) Karya tulis ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pembuatkebijakan pemerintah agar Indonesia siap dan dapat menghadapi persaingan perdagangan bebas global, peningkatan kualitas produk, dan mensosialisasikan produk dalam negeriterhadap masyarakat dalam menghadapi persaingan perdagangan bebas global ini.3

Activity (74)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Aris Sugianto added this note
why not!
Hami Sibagariang liked this
Melia Sari liked this
caca marica liked this
Risti Jayanti liked this
Ratna Mogod liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->