Mengagas Format Garnd Strategy Ekonomi Indonesia, yang diselenggarakan padatanggal 9-11 Desember2003 di Makasar, Sulawesi Selatan.
2
I. PENDAHULUAN1. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negaradengan luaswilayah hampir 2 juta km2 dan berpenduduk lebih 206 juta jiwa padatahun2000, memiliki potensi sumberdaya alam baik di laut (marine naturalresources) dan di darat (land natural resources) yang sangat besar. Dilaut,Indonesia memiliki ± 18.110 pulau dengan garis pantai sepanjang108.000 km.Berdasarkan Konvensi Hukum Laut (UNCLOS) 1982, Indonesia memilikikedaulatan atas wilayah perairan seluas 3,2 juta km
2
yang terdiri dariperairankepulauan seluas 2,9 juta km
2
dan laut teritorial seluas 0,3 juta km
2
.Selain ituIndonesia juga mempunyai hak eksklusif untuk memanfaatkan sumberdayakelautan dan berbagai kepentingan terkait seluas 2,7 km
2
padaperairan ZEE(sampai dengan 200 mil dari garis pangkal). Di darat, memiliki lahankehutanan 113 juta ha, lahan sawah produktif 9,9 juta ha, lahanperkebunanproduktif 15,5 juta, 60 cekungan prospektif sumber mineral dan migas.2. Kenyataan bahwa sumberdaya yang berlimpah tersebut tidakmerata beradadi seluruh daerah. Hal yang sama terjadi dengan sebaran sumberdayamanusiayang merupakan “aktor” pembangunan tersebar juga tidak merata.Implikasidari ketidak-merataan keberadaan kedua sumberdaya tersebut adalahbelumbaiknya tingkat pelayanan infrastruktur wilayah melayani kebutuhanwilayahdan masyarakat, terutama daerah-daerah terisolir dan tertinggal.3. Untuk mengoptimalkan nilai manfaat sumberdaya yang berlimpahtetapi tidakmerata tersebut bagi pengembangan wilayah nasional secaraberkelanjutan danmenjamin kesejahteraan umum secara luas (public interest),diperlukanintervensi kebijakan dan penanganan khusus oleh Pemerintah untuk