Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
26Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan Kewarganegaraan

Ratings: (0)|Views: 5,349|Likes:
Published by Saryanti

More info:

Published by: Saryanti on Feb 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/20/2012

pdf

text

original

 
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAANPERT-9A.Latar Belakang dan Kompetensi Pendidikan Kewarganegaraan1.Latar Belakang
Perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan,kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan sampai hingga era pengisian kemerdekaan menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda sesuai dengan zamannya.Kondisi dan tuntutan yang berbeda tersebut ditanggapi oleh bangsa Indonesia berdasarkan kesamaannilainilai perjuangan bangsa yang senantiasa tumbuh dan berkembang. Kesamaan nilai-nilai ini dilandasioleh jiwa, tekad, dan semangat kebangsaan. Kesemuanya itu tumbuh menjadi kekuatan yang mampumendorong proses terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam wadah Nusantara. Nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia dalam Perjuangan Fisik merebut, mempertahankan, danmengisi kemerdekaan telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Semangat perjuangan bangsa telah mengalami penurunan pada titik yangkritis. Hal ini disebabkan antara lain oleh pengaruh globalisasi.Globalisasi ditandai oleh kuatnya pengaruh lembaga-lembaga kemasyarakatan internasional, negara-negara maju yang ikut mengatur percaturan perpolitikan, perekonomian, sosial budaya serta pertahanan,dan keamanan global. Kondisi ini akan menumbuhkan berbagai konflik kepentingan, baik antara negara.maju dan negara berkembang, antara negara berkembang dan lembaga internasional, maupunantarnegara berkembang. Di samping itu, isu global yang meliputi demokratisasi, hak asasi manusia, danlingkungan hidup turut pula mempengaruhi keadaan nasional.Globalisasi yang juga ditandai oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,khususnya di bidang informasi, komunikasi, dan transportasi, membuat dunia menjadi transparanseolaholah menjadi sebuah kampung tanpa mengenal batas negara. Kondisi ini menciptakan struktur  baru, yaitu struktur global. Kondisi ini akan mempengaruhi struktur dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia, serta akan mempengaruhi pola pikir, sikap, dan tindakanmasyarakat Indonesia. Pada akhirnya, kondisi tersebut akan mempengaruhi kondisi mental spiritual bangsa Indonesia.Semangat perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatanyang luar biasa dalam masa perjuangan fisik. Sedangkan dalam menghadapi globalisasi dan menatapmasa depan untuk mengisi kemerdekaan, kita memerlukan perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing, yang dilandasi oleh nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia, sehingga. kita tetapmemiliki wawasan dan kesadaran bernegara, sikap dan perilaku yang cinta tanah air, dan mengutamakan persatuan serta kesatuan bangsa dalam rangka bela negara demi tetap utuh dan tegaknya NegaraKesatuan Republik Indonesia.Perjuangan non fisik sesuai bidang profesi masing-masing tersebut memerlukan sarana kegiatan pendidikan bagi setiap warga negara Indonesia pada umumnya dan mahasiswa sebagai caloncendekiawan pada khususnya, yaitu melalui Pendidikan Kewarganegaraan.
2.Kompetensi yang Diharapkana.Hakikat Pendidikan
Masyarakat dan pemerintah berupaya untuk menjamin kelangsungan hidup serta kehidupan generasi penerusnya secara berguna dan bermakna. Generasi penerus tersebut diharapkan akan mampumengantisipasi hari depan mereka yang senantiasa berubah dan selalu terkait dengan konteks dinamika budaya, bangsa, negara, dan hubungan internasional. Pendidikan tinggi tidak dapat mengabaikan realitakehidupan global yang digambarkan sebagai perubahan kehidupan yang penuh dengan paradoks danketakterdugaan. Karena itu, Pendidikan Kewarganegaraan dimaksudkan agar kita memiliki wawasan
 
kesadaran bernegara untuk bela negara dan memiliki pola pikir, pola sikap dan perilaku sebagai polatindak yang cinta tanah air berdasarkan Pancasila. Semua itu diperlukan demi tetap utuh dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
b.Kompetensi yang diharapkan
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional menjelaskan bahwa"Pendidikan Kewarganegaraan merupakan usaha untuk membekali peserta didik dengan pengetahuandan kemampuan dasar berkenaan dengan hubungan antara warga negara dan negara serta PendidikanPendahuluan Bela Negara (PPBN) agar menajdi warga negara yang dapat diandalkan oleh Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia."Pendidikan Kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasatanggung jawab dari peserta didik. Sikap ini disertai dengan perilaku yang :1).Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghayati nilai-nilai falsafah bangsa.2).Berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.3) Rasional, dinamis, dan sadar, akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.4). Bersifat profesional, yang dijiwai oleh kesadaran Bela Negara.5)Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni, untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa, dan negara.Melalui Pendidikan Kewarganegaraan, warga negara Negara Kesatuan Republik Indonesiadiharapkan mampu: "Memahami, menganalisis, dan menjawab masalah-masalah yang dihadapi olehmasyarakat, bangsa, dan negaranya secara berkesinambungan dan konsisten dengan cita-cita dan tujuannasional seperti yang digariskan dalam Pembukaan UUD 1945".
B.Hak dan kewajiban warga negara dan penduduk menurut uud’1945 hasilamandemenPasal 26
(1) Yang menjadi warga. negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lainyang disahkan dengan undang-undang sebagai warga. negara.(2) Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. (A-2)(3) Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan undang-undang. (A-2)Pasal 27(1) Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan, dan wajibmenjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.(2)Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.(3) Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. (A-2)Pasal 28Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan. dan tulisan dan sebagainyaditetapkan dengan undang-undang.
BAB XA Hak Asasi ManusiaPasa1 28A
Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. (A-2)Pasal 28B(1) Setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan. melalui perkawinan yang sah.(A-2)(2) Setiap anak berhak. atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. (A-2)Pasa1 28C
 
(1) Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan. teknologi, seni dan budaya demimeningkatkan kualitas hidupnya dan. demi kesejahteraan umat manusia. (A-2)(2) Setiap orang. berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya. (A-2)
Pasal 28D
(1) Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum. yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum. (A-2)(2) Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak. dalamhubungan kerja.(A-2)(3)Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan. (A-2)(4) Setiap orang berhak atas status kewarganegaraan.(A-2)
Pasal 28E
(1) Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan. dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah Negara dan meninggalkan serta. berhak kembali.(A-2)(2) Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap sesuaidengan hati-nuraninya.(A-2)(3) Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.(A-2)
Pasa1 28F
Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadidan. lingkungan sosialnya, serta berhak. untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah,dan menyampaikan. informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.(A-2)
Pasal 28G
(1) Setiap, orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta bendayang di bawa kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan ancaman ketakutan untuk  berbuat atau tidak berbuat sesuatu merupakan hak asasi. (A-2)(2) Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat martabatmanusia dan berhak memperoleh suaka politik dari negara lain.(A-2)
Pasal 28H
(1) Setiap orang berhak hidup, sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkunganhidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. (A-2)(2) Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan danmanfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan. (A-2)(3) Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuhsebagai manusia yang bermartabat.(A-2)(4) Setiap orang berhak mempunyai hak milik pribadi dan hak milik tersebut tidak boleh diambil alihsecara sewenang-wenang oleh siapa pun (A-2)
Pasal 28I
(1) Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama,hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapatdikurangi dalam keadaan apa pun.(A-2)(2) Setiap orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu. (A-2)(3) Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban. (A-2)

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Fritz Saipi liked this
Ocha Maniest liked this
Ai Lean liked this
Wahyu Lophe liked this
dimas_santoso_2 liked this
Stafa Kamal liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->