Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
21Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN

ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN

Ratings: (0)|Views: 3,816|Likes:
Published by Arie Prasetyo

More info:

categoriesTypes, Research, Science
Published by: Arie Prasetyo on Feb 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/14/2013

pdf

text

original

 
ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN, TINGKATUPAH MINIMUM KABUPATEN, DANKESEMPATAN KERJA TERHADAPPENGANGGURAN TERDIDIK DI KABUPATENSEMARANG
SKRIPSI
Diajukan sebagai salah satu syaratuntuk menyelesaikan Program Sarjana (S1) pada Program Sarjana Fakultas EkonomiUniversitas DiponegoroDisusun oleh :
YOS MERIZALNIM. C2B 003 202
FAKULTAS EKONOMIUNIVERSITAS DIPONEGOROSEMARANG2008
ABSTRAKSI
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Jumlah tamatan pendidikan SMU (X1),Tingkat Upah Minimum Kabupaten (UMK) per bulan (X2), Kesempatan Kerja (X3)terhadap Jumlah Pengangguran Terdidik (Y) di Kabupaten Semarang.Data yang digunakan adalah data
time series
berupa data sekunder dengan jangka waktu16 (enam belas) tahun dari tahun 1991-2006. Uji analisis yang digunakan adalah regresilinear berganda dengan menggunakan uji statistik parsial (uji t) dengan derajat keyakinan95 persen. Dilakukan Uji F dan diukur dengan Uji R 
2
(uji determinan). Disamping itu juga dilakukan uji penyimpangan asumsi klasik berupa uji multikolinearitas, autokorelasi,heterokedastisitas dan normalitas.
 
Hasil penelitian ini telah menggunakan hipotesis bahwa apabila jumlah tamatan SMU(X1) naik maka akan menurunkan Jumlah pengangguran terdidik (Y). Apabila tingkatUMK/Upah Minimum Kabupaten (X2) naik maka akan menurunkan Jumlah pengangguran terdidik (Y). Apabila jumlah kesempatan kerja (X3) naik maka akanmenurunkan Jumlah pengangguran terdidik (Y).Kesimpulan yang dapat diambil dalam penulisan ini adalah bahwa kenaikan tenagaterdidik akan tidak mempengaruhi kenaikan angka pengangguran terdidik Tingkat perubahan UMK tidak mempengaruhi perubahan angka pengangguran terdidik meskitidak konsisten dengan teori oleh karena itu angka pengangguran terdidik di KabupatenSemarang dipengaruhi oleh besar kecilnya UMK. Kesempatan kerja tidak mengalami peranan penting dalam mempengaruhi peningkatan atau penurunan angka pengangguranterdidik Kata Kunci : Jumlah tamatan pendidikan SMU (X1), Tingkat Upah Minimum Kabupaten(UMK) per bulan (X2), Kesempatan Kerja (X3), Jumlah PengangguranTerdidik (Y)
BAB IPENDAHULUAN
1.
1.Latar Belakang Masalah
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan pendapatan per kapita penduduk suatu negara meningkat dalam jangka panjang (Lincolin Arsyad, 2001). Tujuanutama dari usaha-usaha pembangunan ekonomi adalah menciptakan pertumbuhan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM), dimana secara potensial Indonesiamempunyai kemampuan sumber daya manusia yang cukup untuk dikembangkan dan dilain pihak dihadapkan dengan berbagai kendala khususnya di bidang ketenagakerjaan,seperti perkembangan jumlah angkatan kerja yang pesat namun tidak diikuti tersedianyalapangan pekerjaan yang cukup. Kendala lain yang merupakan kendala pokok di bidangketenagakerjaan yaitu, penawaran tenaga kerja yang tidak sesuai dengan kebutuhan atau
 
kualifikasi yang dituntut oleh pasar tenaga kerja, meskipun permintaan sangat tinggi,sehingga timbul angka pengangguran yang tinggi. Sejalan dengan pembangunan ekonominasional, maka adanya kesenjangan antara pertumbuhan jumlah angkatan kerja dankemauan berbagai sektor perekonomian dalam menyerap tenaga kerja menjadikesempatan kerja masih menjadi masalah utama di bidang perekonomian. (MudrajatKuncoro, 2004)Otonomi daerah menyebabkan perencanaan tenaga kerja dan pembangunan menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemerintah daerah baik Kota maupun Kabupaten dalam pembiayaan pembangunan semakin meningkat, sehingga perlu peningkatan kualitassumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan. Untuk meningkatan kualitas subser daya manusia, tamatan pendidikan, tingkat upah dankesempatan kerja, upaya membekali manusia dengan pengetahuan, keterampilan,keahlian dan kesehatan yang baik agar siap untuk bekerja.Pendidikan mencerminkan tingkat kepandaian (kualitas) atau pencapaian pendidikanformal dari penduduk suatu negara. Semakin tingginya tamatan pendidikan seseorangmaka semakin tinggi pula kemampuan kerja
(the working capacity)
atau produktivitasseseorang dalam bekerja. Pendidikan formal merupakan persyaratan teknis yang sangat berpengaruh terhadap pencapaian kesempatan kerja. Selain itu, tingkat upah jugamemegang peranan penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Semakintinggi tingkat upah maka semakin tinggi pula kemampuan untuk meningkatkan kualitasseseorang.
 

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
elvira_salsabila liked this
Ve NiTha liked this
Bahri Fairus liked this
Acep Kasep liked this
anggiat hisar liked this
Ongank Lingkaran liked this
MONIKCAPZ liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->