http://www.bagaskarakawuryan.wordpress.com
cakra bagaskara manjer kawuryan
Dengan demikian, berdasarkan pendekatan moral sosial, puasamu tidak bernilai jika tidak mampu membuatmu lebih bermoral. Pada akhirnya bukan jaminan, puasa akanmengarahkanmu kepada kesucian (fitri) yang Tuhan janjikan setelahnya, sebab, -sekalilagi- Tuhan tidak membutuhkan puasamu sebagai bentuk pen-hambaan kepadaNya. Ingat,Tuhan akan menilai sendiri puasamu, penilaian tanpa intervensi siapapun, dan jangantersinggung jika kelak Tuhan akan menilainya sebatas ketahanan fisikmu menahan hausdan lapar saja.Being a live is benefit only if it enables you to carry on activities and have thoughts,feelings and relations with other people, in another words, if it enables you to have a life.Tanpa membangun moral sosial jauh lebih baik saat dan setelah bulan ramadhan, puasamuhanya kamu tunaikan sebab imanenialitas puasa saja. Kamu akan tetap berada dalamlingkaran ritual agama tanpa memenuhi nilainya dalam kehidupan sosial.***Mengenai selingkuh yang kali ini aku sampaikan jelas akan mengecewakanmu Bil. Tapibaiklah, agar permasalahan ini tidak terlalu mengecewakan harapanmu, analoginya akandilakukan dengan pendekatan yang sesuai harapanmu. Hanya sekedar pendekatan, bukanberati itu yang akan aku sampaikan.Selingkuh mungkin saja baik menurutku dan tidak baik menurutmu atau untuk orang lain.Selingkuh dalam kasus yang lebih spesifik, dan ini aku kira sesuai dengan harapanmu,adalah selingkuh terhadap pasanganmu. Selingkuh terhadap komitmen yang telah akusepakati dengan pasanganku misalnya, akan baik menurutku dan tidak baik menurutmuatau untuk orang lain.On the other case, if someone says “I like cofee”, he does not need to have a reason- he ismerely stating a fact about him self, and nothing more. There is no such things as“rationality defending” one’s like or dislike of cofee, and so there is no arguing about it.So long as he is accurately reporting his states, what he says must be true. Moreover, thereis no implication that anyone else should feel the same way; if everyone else in the worldhates coffee, it doesn't matter.On the other hand, if someone says that something is morally wrong, he does needreasons, and if his reasons are sound, other people must acknowledge their force. By thesame logic, if he has no good reason for what he says, he is just making noise and we needpay him no attention.Sayangnya Bil, aku memang tidak menyukai selingkuh, apapun sikapmu tentang isuselingkuh adalah benar menurutmu dan aku menghormatinya. Sayangnya juga Bil,selingkuh yang ingin aku sampaikan ialah perilaku selingkuh terhadap kesucian;kembalinya kefitrian seseorang setelah ia menunaikan puasa.Aku telah sampaikan sebelumnya, moral sosialitas yang puasa inginkan dari pelakunyamenjanjikan kepastian penuh kepada jalan fitri. Janji pasti yang menggoda bagi setiappelaku puasa. Dan perilaku selingkuh dalam kasus ini menunjuk pada nilai trandensialpuasa, manifestasinya dalam kehidupan sosial, konsistensi keberlanjutan setelahnya.
Add a Comment