Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manajemen Limbah Padat Rumah Tangga Dengan Multi Criteria Approach

Manajemen Limbah Padat Rumah Tangga Dengan Multi Criteria Approach

Ratings: (0)|Views: 500|Likes:
Published by ayu maulida putri
tugas mata kuliah persampahan TL Unlam
tugas mata kuliah persampahan TL Unlam

More info:

Published by: ayu maulida putri on Feb 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/12/2013

pdf

text

original

 
PENGELOLAAN SAMPAH KOTA (RUMAH TANGGA)DENGAN PENDEKATAN MULTI-KRITERIADI ITALI
Oleh : Ayu Maulida Putri Program Studi S1 Teknik LingkunganUniversitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru-Indonesia
 ABSTRAK 
Itali merupakan salah satu negara yang ada di benua Eropa. Itali terbagi menjadi 3 bagian menurut letak geografis nya, yaitu Utara, Tengah, dan Selatan. Secaraumum dari data tahun 2004, Itali menghasilkan sampah sebanyak 31,1 juta m
3.
Dari masing-masing daerah ini telah memiliki pengelolaan sampah rumah tangga.Hal ini menyebabkan menurunnya penggunaan landfill yang sudah menjadi pengelolaan sampah di daerah tersebut. Salah satu pengelolaan baru yangdilakukan adalah pendekatan multi-kriteria dengan aplikasi program
 DecisionSupport System (DSS).
 Keyword :
sampah rumah tangga, pengelolaan 
 Pendahuluan
Itali adalah salah satu Negara di benua Eropa dengan populasi mencapai 58.5 jutaorang. Dibagi menjadi 20 regional atau wilayah yang tersebar di tiga daerahgeografis (L.Rigamounti, 2006). Dapat dilihat pada gambar 1.Jumlah sampah atau limbah rumah tangga di Itali pada tahun 2004 mencapai 31,1 juta ton m
3
. Pada tahun 2004, secara umum jumlah limbah rumah tangga di daerahutara mencapai 530 Kg per kapita, daerah Tengah 617 Kg, dan daerah Selatan 533Kg (L.Rigamounti, 2006). Selama ini Itali menggunakan system landfill dalammenangani atau mengelola sampahnya. Permasalahan sampah adalah permasalahan yang kompleks dan berkembang. Penggunaan landfill untuk mengelola sampah juga belum menjadi pemecahan yang benar, karena landfillyang hampir mencapai kapasitas maksimal tetap digunakan untuk pembangunan
 
landfill yang baru dan hal ini meningkatkan kesulitan dalam regulasinya (
PrakashH. Dhargalkar, 1991).
 
Selain landfill mereka juga menerapkan waste-to-energyyakni mengolah sampah menjadi energi, pengolahan mekanikal-biologi dan pengomposan. Dengan melakukan hal-hal tersebut penggunaan landfill di daerahitu menjadi menurun (L.Rigamounti, 2006).Gambar 1.
 Pendekatan Multi-Kriteria Untuk Pengelolaan Sampah
Secara umum kesadaran akan permasalahan lingkungan menyebabkan pembangunan teknologi baru untuk meminimalisasi dampak lingkungan darilimbah padat. Sekarang yang menjadi perhatian tentang pengelolaan sampah bukan lagi berasal dari saat sampah sudah dibuang tetapi tentang pencegahantimbulnya sampah itu sendiri, meminimalisasi sampah, dan mendaur ulangnya(Guido Maria Bazzani, 1998). Dalam hal sekarang ini penegelolaan atau pengelolaan sampah juga melibatkan dari mengurangi jumlah pemakaian sampah,mendaur ulangnya, pengolahannya, dan akhirnya dibuang ke lingkungan.Upaya untuk mengontrol dampak lingkungan yang terjadi, menjadi tujuan utamadari para pengelola sampah. Hal ini mencakup dua hal yaitu kelangsungan hidup
 
(dalam hal ini ekonomi), dan nilai-nilai sosial. Dilihat dari nilai ekonomi yaituseberapa efisien dana yang dikeluarkan untuk pembangunan pengelolaan dalam jangka panjang atau waktu yang lama, dan dalam hal sosial yaitu seberapa besar keuntungan dan harga yang dikeluarkan untuk mengelola sampah oleh masyarakatyang memiliki tingkatan social yang berbeda.Untuk mendukung terwujudnya manjamen atau pengelolaan sampah yang baik yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan, social, dan ekonomi maka terdapat banyak pilihan dalam menentukan stategi apa yang diambil untuk pengelolaannya.Dalam hal ini diperlukan data-data sebelumnya tentang jumlah sampah yangsudah ada serta komposisinya, harga yang cukup terjangkau dalam percobaan pengelolaan sampah dan kekurangan dari sistem analisis dalam merepresentasikansampah juga menjadi bahan pertimbangan dalam tahap analisis sampah.
 DSS Untuk Pengelolaan Sampah Kota (Rumah Tangga)
Salah satu pendekatan multi-kriteria yang digunakan adalah Decision SupportSystem (DSS). Sebuah percobaan menggunakan DSS juga dilakukan di Itali.Percobaan ini mencakup satu separator, satu bangunan untuk produksi RDF, satuincinerator dengan bahan bakar alternatif, satu bangunan untuk pengolahanmaterial organic yang keluar dari separator, dan satu landfill. Decisions are takententang optimal flows dari limbah padat yang dikirim ke bangunan yang berbedadan untuk di daur ulang, and about the sizing of the different treatment plans.Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengenalkan tentang struktur dan aplikasidari design
 Decision Support System (DSS)
yang digunakan untuk membantu
 Decision Makers
dalam mengolah program untuk pengelolaan limbah padat (R.Minciardi dkk,-).Dalam percobaan ini pertama-tama dibuat design program dari decision model.

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Tony Toreja Ktm liked this
ahariati279 liked this
kangmunif2936 liked this
kangmunif2936 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->