Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
45Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kenapa Kita Harus Membaca Buku

Kenapa Kita Harus Membaca Buku

Ratings:

4.8

(5)
|Views: 5,174 |Likes:
Published by Muhamad Munir, ST.
Mencari Ilmu Sepanjang Hayat...
Long life education.
Mau Pinter?, Baca yuuuk...
Mencari Ilmu Sepanjang Hayat...
Long life education.
Mau Pinter?, Baca yuuuk...

More info:

Published by: Muhamad Munir, ST. on Apr 25, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/16/2013

pdf

text

original

 
Kenapa Kita Harus Membaca Buku
[Muhamad Munir, 15-03-2008]
Ada banyak alasan kenapa orang mesti membaca buku yang ditulis oleh oranglain. Diantaranya adalah
 Pertema
karena adanya kebutuhan dari diri kita untumenggali ilmu pengetahuan atau informasi tentang berbagai hal yang kita butuhkan.Kita merasa mencari ilmu sebagai suatu kebutuhan karena memang bagi kita, umatIslam, mencari ilmu diwajibkan kepada kita. Rosulullah saw bersabda :”Mencari ilmuwajib atas setiap orang Islam baik laki-laki maupun perempuan”. Sementara itu mencariilmu tidak harus melalui sekolah-sekolah formal maupun informal, akan tetapi jugadengan cara belajar sendiri dari buku-buku yang ditulis oleh para pengarang buku yang jumlahnya sangat banyak sekali. Cara belajar sendiri (otodidak) ini lebih efektif denganmembaca buku-buku yang sekarang ini jumlah dan ragam-macamnya sangat banyak sekali. Hampir setiap sisi kehidupan kita, setiap sisi pola pikir kita, setiap sudut ruanggerak kita, setiap bagian dari gaya hidup kita, setiap sudut dari perasaan hati kita, setiapkarakter manusia-manusia pilihan (para nabi, para wali, para ulama, para tokoh, bahkan para koruptor, para palacur, para durjana angkara murka), dan lain sebagainya semuanyaada bukunya. Bahkan dari masing-masing yang tersebut terakhir ditulis oleh belasan, puluhan atau bahkan ratusan penulis yang berbeda. Maka cara otodidak inipun tidak akan pernah sampai pada tepi pengetahuan dari samudera keilmuan yang maha luas.Apakah lagi yang hanya belajar melalui pendidikan formal yang kurikulumnya memangdibatasi sesuai perkembangan kemampuan anak didik, atau dibatasi berdasarkan fokusspesialisasi suatu kejuruan bidang ilmu yang dipelajarinya.
 Kedua
, karena sebuah buku itu umumnya ditulis oleh para penulis yangumumnya berusia antara 35 sampai dengan 50 tahun. Ambillah misalnya rata-rata usia penulis adalah 40 tahun, maka sebuah buku yang diterbitkan melukiskan sebagian dari40 tahun pengalaman, pandangan, persepsi, imajinasi seorang pengarang buku. Kitamisalkan lagi, dalam sehari kita menyelesaikan membaca 1 buku saja, maka kalau kitarutin membaca buku setiap hari, dalam 1 tahun kita telah membaca 365 buku yangmerangkum 365 x 40 tahun pengalaman seorang penulis atau sama dengan 14.600 tahun pengalaman para penulis. Luar Biasa!.
 Ketiga
, Membaca buku adalah konsumsi bagi tubuh kita, tepatnya konsumsi bagi otak dan hati kita. Konsumsi bagi pikiran dan perasaan kita. Ini tidak mutlak, buktinya banyak orang yang otak dan hatinya tidak diberi makan dengan membaca buku dia masih bertahan hidup dan tetap waras.Akan tetapi bagi sebagian orang,membaca buku ini merupakan konsumsi primer yang tidak boleh tidak harus dipenuhisebab kalau tidak ia akan mati. Ya!, paling tidak mati akal dan perasaannya, mati pikirandan buta mata hatinya.
 Keempat 
, Bacalah! (
 Iqra’!
), demikian bunyi ayat pertama kitab suci Al-Qur’anyang diturunkan untuk umat Muhammad saw dan manusia di muka bumi sesudahnya,1440 tahun yang lalu. Membaca disini mempunyai pengertian yang luas, yang tidak hanya membaca buku bacaan tetapi membaca apa saja yang ada di depan mata kita,yang ada di sekitar diri kita, yang ada pada penciptaan diri kita, yang tak terlihatsekalipun oleh mata kita, dan semuanya.Bacalah, Bacalah dengan menyebut nama Rabb-mu yang telah menciptakan,yang telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Rabb-mulah Yang

Activity (45)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Rahma Af Famma liked this
Harmonis Heng added this note
terima kaaaaaaasih mau motevasi semangat baca buku
Aqick Super added this note
terima kasih.. :)
Gembel Neciz added this note
good good good

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->