K3 dan Ergonomi Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Pabrik Pemintalan Benang
Wayan Ady Chandra
3
Elins 2006
II.6 Bahaya/ancaman kebakaran.
III. Pembahasan
III.1. Pencegahan dan penanggulangan potensi bahaya
.
a.
Tingginya suhu dapat dicegah antara lain dengan cara:
©
Menanggalkan pakaian kerja yang terbuat dari bahan tidak berpori danmelonggarkan pakaian agar udara banyak masuk. Hal ini adalah jenispenyesuaian diri (aklimatisasi)
©
Penyediaan ventilisasi yang cukup sehingga terjadi sirkulasi udara dalamruang kerja.
©
Cukup mengkonsumsi air minum dan garam, agar tubuh tidak mengalamidehidrasi.
©
Isolasi antara sumber panas dan tenaga kerja.b.
Penerangan atau pencahayaan diatur dalam P.M.P. No.7 tahun 1964 tentangsyarat-syarat kesehatan, kebersihan serta penerangan dalam tempat kerja, yangharusnya tidak kurang dari 100 lux untuk penerangan yang cukup agar pekerjadapat membedakan barang-barang kecil secara sepintas.c.
Tingkat kebisingan yang melebihi ambang batas pendengaran (>85 dB) terdapatpada mesin speed.
spinning
dan
finishing
. Untuk mengatasi kebisingan ini.dapatdicegah dan dikendalikan dengan cara:
©
Pengendalian pada sumber kebisingan.
©
Meningkatkan/memperbesar jarak antara sumber dan penerima kebisingan.
©
Mengurangi waktu paparan kebisingan.
©
Menempatkan
barrier
antara sumber dan pekerja yang terpapar.
©
Pemakaian alat pelindung telinga (
ear muff, ear plug
).d.
Pencegahan tehadap penyakit byssinosis adalah:
©
Pemeliharaan rumah tangga yang baik di pabrik pemintalan benang sehinggadebu kapas sangat sedikit di udara.