Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SKI 2010 UAJY - Ch02 Gerbang Logika

SKI 2010 UAJY - Ch02 Gerbang Logika

Ratings: (0)|Views: 1,835|Likes:
Published by Nico Defri
kuliah SKI 2010 TI UAJY
kuliah SKI 2010 TI UAJY

More info:

Published by: Nico Defri on Feb 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/12/2013

pdf

text

original

 
Lab Elektronika Industri Sistem Kendali Industri
GERBANG LOGIKA
 
I.
 
KISI-KISI
1.
 
Gerbang Logika Dasar (AND, OR, NOT, NAND, NOR, EXOR, EXNOR)2.
 
AStable Multi Vibrator (ASMV) dan MonoStable MultiVibrator (MSMV)3.
 
BiStable Multi Vibrator (SR-FF, JK-FF, D-FF, T-FF, LACTH, MEMORY)4.
 
DECODER, ENCODER, MULTIPLEXER, DEMULTIPLEXER 5.
 
REGISTER, COUNTER, TIMER 6.
 
Aritmathic Logic Unit (ADDER, SUBBTRACTOR, MULTIPLIER)
II.
 
DASAR TEORI
Rangkaian digital yaitu rangkaian yang hanya mempunyai input dan output dengan dua keadaansaja yaitu 5V dan 0V. Keadaan itu sering digambarkan sebagai logika Tinggi (
 High
) dan logikaRendah (
 Low
). Untuk memudahkan perancangan digital dipakai aljabar khusus yang disebut aljabar 
 Boole
, dimana logika tinggi sebagai 1 dan logika rendah sebagai 0. Dalam praktek sembarangkondisi yang bisa dinyatakan dengan dua keadaan yang berbeda bisa dinyatakan dengan logikadigital. Contoh,
Keadaan suatu sistemDigital
 Logika Lampu Switch TTL CMOS NMOS Test 
1 Tinggi Nyala ON 5V 5-15V 2-2,5V TRUE0 Rendah Mati OFF 0V 0V 0V FALSE
II.1.
 
SISTEM BILANGAN DIGITAL
Bilangan desimal (berbasis 10) mengenal 10 simbol angka dari 0, 1, 2, …, 9. Sehingga angka,1089
10
= 1x10
3
+ 0x10
2
+ 8x10
1
+ 9x10
0
 = 1000 + 0 + 80 + 9 = 1089 dalam desimalBilangan desimal akan mempunyai bobot seperti tabel berikut:
dst Digit 7 Digit 6 Digit 5 Digit 4Digit 3Digit 2Digit 1 Digit 0
Dst.. 10.000.000 1.000.000 100.00010.0001.000 100 10 1Sistem bilangan digital hanya mengenal dua angka yaitu 1 dan 0, oleh karena itu sembarang angka juga dinyatakan dengan susunan 1 dan 0. Sistem ini juga dikenal dengan sistem biner (bilangan berbasis 2). Contoh angka11101
2
= 1x2
4
+ 1x2
3
+ 1x2
2
+ 0x2
1
+ 1x2
0
= 16 + 8 + 4 + 0 + 1 = 29 dalam desimalSehingga bilangan biner akan mempunyai bobot seperti tabel berikut:
dst Bit 7 Bit 6 Bit 5 Bit 4 Bit 3 Bit 2 Bit 1 Bit 0
Dst.. 128 64 32 16 8 4 2 1Konversi desimal ke biner: misalnya angka
54
10
= …….54
 Bit 7 Bit 6 Bit 5 Bit 4 Bit 3 Bit 2 Bit 1 Bit 0kurangi
 
128 64 32 16 8 4 2 1sisa x x
22 6
x
2 0
x biner 0 0 1 1 0 1 1 0
Iwan B Pratama Teknik Industri UAJY
1
 
Lab Elektronika Industri Sistem Kendali Industri
Menyatakan angka biner tentu akan menyulitkan karena kita hanya melihat deretan angka 0 dan 1yang panjang sehingg sulit untuk memahami. Untuk itu angka biner sering dinyatakan denganangka
 Hexa-decimal 
atau sistem bilangan berbasis 16. Sistem ini mempunyai 16 simbol angkayaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F. Tabel konversi sepert berikut:
Desimal Biner Heksades0 0000 01 0001 12 0010 23 0011 34 0100 45 0101 56 0110 67 0111 78 1000 89 1001 910 1010 A11 1011 B12 1100 C13 1101 D14 1110 E15 1111 F
Satu digit bilangan biner diberi nama
bit
. Setiap 8 bit diberi nama
byte
. Untuk menyatakan angkayang banyak sering diberi imbuhan kilo (K), mega (M) dan giga (G). Tetapi sedikit berbeda denganaljabar biasa, karena dalam biner 1 K = 2
10
= 1 0241 M = 2
20
= 1 048 5761 G = 2
30
= 1 073 741 824
II.2.
 
OPERATOR DAN GERBANG LOGIKA
 
II.2.1.
 
Gerbang OR 
(OR Gate)
Input OutputA B Y=A+B
0 0 00 1 11 0 11 1 1Output OR hanya akan 0 jika semua input bernilai 0. Yang agak aneh adalah pada kondisi A dan B= 1 output Y=A+B bukan 2 tetapi 1. Hal ini karena biner hanya tahu bilangan 0 atau 1. Logika ini betul untuk logika operasi OR.
II.2.2.
 
Gerbang AND
(AND Gate)
A B Y=A.B
0 0 00 1 01 0 01 1 1Output AND hanya akan 1 jika semua input bernilai 1.
Iwan B Pratama Teknik Industri UAJY
2
 
Lab Elektronika Industri Sistem Kendali Industri
II.2.3.
 
Gerbang NOT (
Complement)
 A Y =
Ā
 
0 11 0
II.2.4.
 
Gerbang EX-OR 
 
(
 EXCLUSIVE-OR
)A B
BAY
=
 
0 0 00 1 11 0 11 1 0Output EX-OR akan 1 jika jumlah input yang berlogika 1 adalah ganjil. Persamaan yang umum bisaditulis BABAY
+=
 
II.2.5.
 
Gerbang NAND (NOT-AND)A B
A.BY
=
 
0 0 10 1 11 0 11 1 0Gerbang NAND adalah gabungan dari gerbang AND dan NOT, sehingga output NAND adalahkomplemen dari gerbang AND.
II.2.6.
 
Gerbang NOR (NOT-OR)A B
BAY
+=
 
0 0 10 1 01 0 01 1 0Gerbang NOR adah gabungan dari gerbang OR dan NOT sehingga outputnya adalah komplemendari gerbang OR.Berikut ini diberikan dasar-dasar sifat
 Boolean
.
 
Hukum Dasar 
OR AND NOT
AAA11AA0A
=+=+=+
 AA.A A1.A 00.A
===
 0A.A 1AAAA
==+=
 
 
Hukum Asosiatif (A + B) + C = A + (B + C)(AB)C = A(BC)
 
Hukum Distributif A (B + C) = AB + ACA + (B C) = (A + B)(A + C)
Iwan B Pratama Teknik Industri UAJY
3

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rini Ramdiyani liked this
3dy_45 liked this
elancik liked this
c_nst liked this
Yuli Ani liked this
Ria Amitasari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->