Siapakah Allah?
Sejumlah orang sering bertanya: Apakah Allah itu Tuhan? Apakah Allah itu “
Tuhan dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus”
(Kolose 1:3)? Banyak pendapatbermunculan. Beberapa orang mengatakan Allah adalah Tuhan – Tuhan yangsama dengan Tuhan dalam Alkitab sebagaimana Dia dikenal dalam bahasa Arab.Beberapa orang lain mengatakan hal tersebut di atas tidak mungkin terjadi;mereka mengatakan bahwa mereka tidak tahu siapa Dia, tetapi mereka yakinbahwa Dia berbeda dengan Tuhan dalam Alkitab. Beberapa orang mengatakanbahwa Dia sesungguhnya seorang dewata yang berkuasa, tetapi bukan TuhanYang Maha Kuasa. Bahkan beberapa orang percaya bahwa ada dua Allah.Mereka mengatakan “Allah” orang Arab dan orang Kristen Hausa berbedadengan “Allah” orang Islam (Hausa adalah masyarakat kulit hitam Sudan danNigeria Utara). Menurut mereka, sementara Allah umat Kristen Arab adalahTuhan, Allah umat Muslim bukan Tuhan. Namun jika bukan Tuhan, siapakahDia?Isu mengenai identitas Allah ini telah terombang-ambing selama bertahun-tahun, dan sekarang sudah saatnya kita menggali fakta-fakta secara terbukadan menerapkan kebenaran mengenai masalah tersebut. Rekayasa kebohonganyang dilakukan oleh iblis tidak dapat dikalahkan oleh ide-ide yang kabur dan tak jelas. Dalam perkara-perkara yang berhubungan dengan keselamatan jiwamanusia seperti ini, kebenaran tidak dapat digantikan dengan apapun.Kebenaran yang separo-paro sangat berbahaya. Kita harus mengamati Alquran,Hadis, sejarah, linguistik dan Alkitab secara mendalam agar kita memperolehinformasi mengenai topik ini secukupnya.Kita perlu menekankan bahwa tidak ada sumber sejarah Islam lain kecualiyang berasal dari sejarahwan Muslim sendiri, terutama yang terkandung dalamtradisi Islam yang disebut Hadis. Tradisi- tradisi ini banyak jumlahnya danberjilid-jilid dan untuk mempelajarinya sungguh merupakan suatu hal yangsangat menyiksa/melelahkan. Namun karena tidak ada pilihan lain untukmendapatkan informasi yang secukupnya, kita harus mengacu pada tradisi-tradisi Islam dalam Hadis tersebut.Tidak semua Sunah maupun Hadis (lihat apendiks) diterima oleh umatMuslim sebagai sumber informasi yang otentik. Oleh karenanya kami mencobauntuk tidak mengutip satupun dari tradisi yang bertentangan dengan Alquran.Tradisi-tradisi yang dikutip hanyalah yang dapat menjelaskan lebih lanjut apayang telah dikatakan dalam Alquran. Hadis yang secara umum diterima baikoleh kaum Muslim Shiah maupun Sunni adalah
Mazalim
atau Sahih Al Bukhari,
Kitab al zakat
oleh Muslim, Shahih Muslim,
Mishkatu’l Masabih, Surat’ur Rasul
oleh Ibn Ishaq, dan dari penulis lain seperti Ibn Athir, Abu Daud, Abu c Abd ar-Rahmann-al-Nasa dan Abu c Isa Mohammed, Jami’at Tirmidhi, Ibn Majah danSunnah An-Nasa’i.
3