Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
182Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori Psikologi Belajar Dan Aplikasinya Dalam Pendidikan

Teori Psikologi Belajar Dan Aplikasinya Dalam Pendidikan

Ratings:

1.0

(1)
|Views: 9,859 |Likes:
Published by Ade

More info:

Published by: Ade on Feb 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2013

pdf

text

original

 
Tugas Mata Kuliah Belajar PembelajaranPPKPP UAD 2009
1
Teori Psikologi Belajar dan AplikasinyaDalam Pendidikan
Teori-teori pembelajaran merujuk kepada prinsip-prinsip dan hukum-hukumpembelajaran yang dihasilkan daripada kajian ahli-ahli psikologi pendidikan.Melalui teori-teori pembelajaran ini, guru akan memahami pelbagai cara pelajar-pelajar belajar dan seterusnya menghubungkaitkan prinsip dan hukumnya dengankaedah dan teknik mengajar untuk mencapai objektif pelajaran dengan berkesan.Adapun teori pembelajaran dibagi menjadi Teori Behavioristik; TeoriKognitif; Teori Pembelajaran Sosial; dan Teori Humanistik. Jika digambarkandalam tabel maka:
Teori Pembelajaran Unsur Berkaitan Tokoh Psikologi
Behavioristik 
o
 
Produk Lingkungan
o
 
Tingakah laku,
o
 
Karakter
o
 
Mencoba-coba (
Trial and Error 
)PavlovWatsonThorndikeSkinnerKognitif (Gestalt)
o
 
Pemikiran,
o
 
Penemuan,
o
 
Kategori pembelajaran
Jean Piaget
GagneSosial(neo behavioris)
o
 
Prestasi
o
 
PemodelanBanduraHumanis
o
 
Kemanusiaan
o
 
Keperluan asas dan meta.Carl Rogers
I.
 
Konsep Belajar Behavioral Klasik
Konsep belajar behavioristik juga menjelaskan bahwa belajar itu adalahperubahan perilaku yang dapat diamati, diukur dan dinilai secara konkret.Perubahan terjadi melalui rangsangan (stimulans) yang menimbulkanhubungan perilaku reaktif (respon) berdasarkan hukum-hukum mekanistik.Stimulans tidak lain adalah lingkungan belajar anak, baik yang internalmaupun eksternal yang menjadi penyebab belajar. Sedangkan respons adalahakibat atau dampak, berupa reaksi fisik terhadap stimulans. Belajar berartipenguatan ikatan, asosiasi, sifat dan kecenderungan perilaku S-R (
Stimulus- Respon
).
 
Tugas Mata Kuliah Belajar PembelajaranPPKPP UAD 2009
2
A.
 
Ivan Petrovich Pavlov (1849-1936)
Ivan Petrovich Pavlov lahir 14 September 1849 di Ryazan Rusia.Karyanya mengenai pengkondisian sangat mempengaruhi psikologibehavioristik di Amerika. Karya tulisnya adalah
Work of Digestive Glands
 (1902) dan
Conditioned Reflexes
(1927).1.
 
Karakter Classical ConditioningClassical conditioning (pengkondisian atau persyaratan klasik) adalahsebuah prosedur penciptaan refleks baru dengan cara mendatangkanstimulus sebelum terjadinya refleks tersebut. Pavlov mengadakaneksperimen dengan menggunakan binatang (anjing) karena ia menganggapbinatang memiliki kesamaan dengan manusia. Namun demikian, dengansegala kelebihannya, secara hakiki manusia berbeda dengan binatang. Iamengadakan percobaan dengan cara melakukan operasi leher pada seekoranjing sehingga kelihatan kelenjar air liurnya dari luar. Apabiladiperlihatkan sesuatu makanan, maka akan keluarlah air liur anjingtersebut. Namun sebelum makanan diperlihatkan, diperdengarkan bunyibel terlebih dahulu. Dengan sendirinya air liurpun akan keluar. Apabilaperbuatan yang demikian dilakukan berulang-ulang, maka pada suatuketika dengan hanya membunyikan bel saja tanpa makanan maka airliurpun akan keluar dengan sendirinya. Eksperimen ini kemudian diulang-ulang dengan berbagai variasi, namun dapat disimpulkan bahwa: - anjingdibiarkan lapar, setelah itu bel dibunyikan; anjing mendengarkan benar-benar bunyi bel tersebut. Setelah bel berbunyi selama 30 detik, makanandiberikan dan terjadilah refleks pengeluaran air liurDari eksperimen ini, dapat diketahui bahwa:-
 
Bel merupakan CS (Conditioned Stimulus/perangsang bersyarat) danmakanan merupakan US ( Unconditioned Stimulus/ perangsang tak bersyarat)-
 
Keluarnya air liur karena bel merupakan CS (ConditionedStimulus/perangsang bersyarat)
 
Tugas Mata Kuliah Belajar PembelajaranPPKPP UAD 2009
3-
 
Makanan atau perangsang wajar (US) disebut juga reinforcer(penguat). Karena memperkuat refleks bersyarat dan menimbulkanrespon lebih kuat daripada refleks bersyarat. Makanan adalahrangsangan wajar, sedang bel adalah rangsangan buatan. Ternyatakalau perbuatan yang demikian dilakukan berulang-ulang, rangsanganbuatan ini akan menimbulkan syarat (kondisi) untuk timbulnya air liurpada anjing tersebut. Peristiwa ini disebut: Refleks Bersyarat atauConditioned Response.Dengan menerapkan strategi Pavlov ternyata individu dapat dikendalikanmelalui cara mengganti stimulus alami dengan stimulus yang tepat untuk mendapatkan pengulangan respon yang diinginkan, sementara individutidak menyadari bahwa ia dikendalikan oleh stimulus yang berasal dariluar dirinya. Dengan demikian, pembiasaan klasik (classical conditioning)dari Pavlov didasarkan atas reaksi tak terkontrol dalam individu setelahmenerima rangsangan dari luar.Dari uraian di atas, dapat disimpulkan beberapa karakter dari klasikalkondisioning, antara lain:-
 
Learning took place (Belajar akibat tempat).Dalam hal ini, behavioral klasik menekankan bahwa seseorang itudapat belajar bahkan berubah dari pengalamannya. Dengan kata lain,bisa mengantisipasi kelemahannya atau mempelajari dan menyiasatisehingga dapat memecahkan/ menemukan solusinya.-
 
Respon yang terbentuk bersifat emosional/fisiologikal dan tidak disengaja. Maksudnya, Respon yang ada tersebut diluar kontrolkesadaran siswa-
 
Stimulus yang tadinya tidak ada hubungan, menjadi berhubungan ·Conditioned-unconditioned respon adalah identik atau serupa2.
 
Classical Conditioning Di KelasAplikasi/penerapan klasikal kondisioning di kelas adalah dengan cara:Menjadikan lingkungan belajar yang nyaman & hangat, sehingga kelas

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->