Tugas Mata Kuliah Belajar PembelajaranPPKPP UAD 2009
3-
Makanan atau perangsang wajar (US) disebut juga reinforcer(penguat). Karena memperkuat refleks bersyarat dan menimbulkanrespon lebih kuat daripada refleks bersyarat. Makanan adalahrangsangan wajar, sedang bel adalah rangsangan buatan. Ternyatakalau perbuatan yang demikian dilakukan berulang-ulang, rangsanganbuatan ini akan menimbulkan syarat (kondisi) untuk timbulnya air liurpada anjing tersebut. Peristiwa ini disebut: Refleks Bersyarat atauConditioned Response.Dengan menerapkan strategi Pavlov ternyata individu dapat dikendalikanmelalui cara mengganti stimulus alami dengan stimulus yang tepat untuk mendapatkan pengulangan respon yang diinginkan, sementara individutidak menyadari bahwa ia dikendalikan oleh stimulus yang berasal dariluar dirinya. Dengan demikian, pembiasaan klasik (classical conditioning)dari Pavlov didasarkan atas reaksi tak terkontrol dalam individu setelahmenerima rangsangan dari luar.Dari uraian di atas, dapat disimpulkan beberapa karakter dari klasikalkondisioning, antara lain:-
Learning took place (Belajar akibat tempat).Dalam hal ini, behavioral klasik menekankan bahwa seseorang itudapat belajar bahkan berubah dari pengalamannya. Dengan kata lain,bisa mengantisipasi kelemahannya atau mempelajari dan menyiasatisehingga dapat memecahkan/ menemukan solusinya.-
Respon yang terbentuk bersifat emosional/fisiologikal dan tidak disengaja. Maksudnya, Respon yang ada tersebut diluar kontrolkesadaran siswa-
Stimulus yang tadinya tidak ada hubungan, menjadi berhubungan ·Conditioned-unconditioned respon adalah identik atau serupa2.
Classical Conditioning Di KelasAplikasi/penerapan klasikal kondisioning di kelas adalah dengan cara:Menjadikan lingkungan belajar yang nyaman & hangat, sehingga kelas