Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kesaksian Biarawati dalam Pengorganisasian Masyarakat bersama Pusdakota - Diunggah Alpha Savitri (ed.)

Kesaksian Biarawati dalam Pengorganisasian Masyarakat bersama Pusdakota - Diunggah Alpha Savitri (ed.)

Ratings: (0)|Views: 1,570|Likes:
Published by greenourheart7520
Pusdakota Ubaya dan para relawan melakukan pengorganisasian untuk masyarakat sekitar. Inilah kesaksian relawan biarawati Sr. Beata SSpS yang bersama Pusdakota belajar bersama masyarakat Rungkut Lor Surabaya.
Pusdakota Ubaya dan para relawan melakukan pengorganisasian untuk masyarakat sekitar. Inilah kesaksian relawan biarawati Sr. Beata SSpS yang bersama Pusdakota belajar bersama masyarakat Rungkut Lor Surabaya.

More info:

Published by: greenourheart7520 on Feb 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/09/2010

pdf

text

original

 
Catatan tahun 2006 ini merupakan satu dari banyak catatan pengorganisasian masyarakat yang dilakukan Pusat PemberdayaanKomunitas Perkotaan (Pusdakota) Universitas Surabaya (Diunggah oleh Alpha Savitri, pada Februari 2010)
 greensavitri@gmail.com
1
Kesaksian Seorang Biarawati dalam Pengorganisasian Masyarakat 
Madhep Manteb Nunggil Ing Karsa Dalem Gusti Nukilan Hikmah Momen-momen bersama Pusdakota Ubaya dan Komunitas Rungkut Lor Dikisahkan oleh: Sr. Beata SSpS 
PUSDAKOTA UBAYA: Jl. Rungkut Lor III/87 Surabaya Telp: 031-8474325 Fax: 031-8474324 EmaiL: office@pusdakota.org 
Sr. Beata SSpS bersama Komunitas Rungkut Surabaya
 
Catatan tahun 2006 ini merupakan satu dari banyak catatan pengorganisasian masyarakat yang dilakukan Pusat PemberdayaanKomunitas Perkotaan (Pusdakota) Universitas Surabaya (Diunggah oleh Alpha Savitri, pada Februari 2010)
 greensavitri@gmail.com
2
.....dengan telanjang kutinggalkan litani keluhan ketidakberdayaanku,..kubiarkan keheningan batin semesta jagad hidupku menangkap gataran cinta yang tulus, sejati dan murni dari Sang Khalik. Diiringi orkestra musik unggas sembari kunyanyikan lagu soloku...”kita mesti telanjang dan benar-benar bersih”...Dalam senandung syukurku kutadahkan tanganku pada Sang Khalik kumohon untaian tasbihku jangan sampai dirampas kembali oleh teman burukku,.. kubiarkan hidupku menjadi hadiah.......
Malam Solo, Resap Ombo,15 Juli 2005 
 Aku lahir di Malang, 11 Agustus 1963. Tamat D3Keperawatan di Akademi Keperawatan St Vincentius A. Paulo pada Juni 1994. Masuk biaraSSpS sejak tahun 1984. Menjalani masa Novisiattahun 1986. Tahun 1987 mengikrarkan Kaul I.Pada 1996 mengikrarkan kaul kekal. Selamamenjadi biarawati, aku berkarya, antara lain di RSSt Vincentius A. Paulo, RS Budi Rahayu, RumahBersalin Margi Rahayu. Tahun 2004 - 2008, akuberkarya di Pusdakota Ubaya sebagai
community organizer 
bidang pengembangan karakter keluargasehat. 2008 – Sekarang: Bertugas di Kesamben,Blitar
 
Catatan tahun 2006 ini merupakan satu dari banyak catatan pengorganisasian masyarakat yang dilakukan Pusat PemberdayaanKomunitas Perkotaan (Pusdakota) Universitas Surabaya (Diunggah oleh Alpha Savitri, pada Februari 2010)
 greensavitri@gmail.com
3
Dari Editor
Bunda – panggilan akrab Sr Beata SSpS — bilang dia susah menulis. Biardipaksa-paksa, ide tak kunjung keluar. Tidak seperti saat dia bicara dengan pededi hadapan ibu-ibu kampung Rungkut Lor. Ketakutannya sebagaimana ketakutankita pada umumnya. Takut bila tulisan dibilang ruwet. Takut bila gaya bahasanyadicap jelek. Takut bila dikatakan isinya
nggak 
mutu. “Sudahlah,
Nda 
. Jadilah dirimu. Menulislah apa saja. Nggak usah takut salah,” begitu selalu kutegaskan. Sampai Bunda bosan, mungkin, dengan kata-katasaya. Akan tetapi, Bunda seringkali memberikan
surprise 
. beberapa hari lalu saat iamenyodorkan tulisan-tulisannya pada Mas Cahyo Suryanto. Tulisan yangmerupakan hasil olahan Bunda atas refleksi yang ditulisnya setiap hari. Refleksitentang pendampingannya bersama komunitas. Memang, masing-masing staf Pusdakota memiliki jurnal harian sendiri-sendiri. Astaga, Bunda punya banyak mutiara dalam dirinya. Ia mau menerobosketerbatasan dirinya. Ia mau menulis, padahal menulis menurutnya luar biasarumit. “Jangan ditertawakan, ya,” nadanya khawatir.Mas Cahyo lantas membaca tulisannya. “Nda, karyamu ini singkat, tapibermakna,” kata Mas Cahyo.Dan, dengan sedikit sekali didandani, jadilah buku
Madhep Mantheb Nunggil ing Karso Dalem Gusti 
. Buku ini berisi refleksi pendampingan Bunda untuk komunitasRungkut Lor Surabaya ini.Lewat totalitas pelayanannya, para ibu di Rungkut Lor Surabaya merasa Bundaadalah sumur inspirasi yang tak pernah kering. Mudah-mudahan buku ini, yangmungkin menurut pembacanya belum sempurna, bisa memberikan inspirasi.Bahwa Tuhan bisa berkarya lewat apa saja, termasuk lewat totalitas Bundaberkarya bersama komunitas.*
 Alpha Savitri

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->