BAB IPENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Lingkungan kerja yang sehat sangat menentukan kenyamanan, produktivitas dan prestasi kerja. Selain itu, pada kegiatan industri yang meproduksi produk tertentu seperti makanan, minuman, jamu, obat, dan kosmetik menuntutkualitas sanitasi yang baik pada lingkungan kerja, area produksi dan proses produksi.Adapun hotel, restoran atau rumah makan, selain tuntutan sanitasi yang baik dalamlingkungan kerjanya juga tuntutan sanitasi yang baik dalam pelayanan terhadapkonsumen, seperti
bedcover
, meubeler, peralatan makan, dapur, cara preparasi dan penyajian makanan-minuman, dan
rest area
.Standarisasi pengetahuan dan praktek sanitasi sangat diperlukan untuk mencapai kepuasan konsumen dan kualitas layanan yang optimal. Standar sanitasiyang baik dapat diuji dengan metoda-metoda praktis melalui pengujian-pengujianyang dapat dilakukan dengan cepat dan akurat terlebih karena saat ini produk-produk pengujian sanitasi lingkungan telah tersedia dan mudah diperoleh.Standar sanitasi tidak terlepas dari macam kegiatan yang dilakukan danresiko-resiko yang dapat ditimbulkan dari kondisi sanitasi tersebut. Kegiatan usaha berupa industri makanan-minuman tentu akan berbeda dengan rumah sakit atau hoteldalam hal standar sanitasi dan parameter yang digunakan..Sanitasi yang menjadi perhatian utama dalam makalah ini adalah sanitasihotel yang meliputi sanitasi alat, dapur, dan kamar hotel. Sanitasi pada hotel itusendiri adalah atmosfir atau suasana yang dapat dijual. Sanitasi dalam usaha bisnisyang dalam hal ini adalah usaha perhotelan penting artinya untuk meningkatkan citra1