Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peranan Istri Dalam Rumah Tangga

Peranan Istri Dalam Rumah Tangga

Ratings: (0)|Views: 1,582 |Likes:
Published by fahmi najwa
Setiap orang punya peran serta tugas dalam menjalani kehidupan ini, peran yang berbeda memiliki tanggung jawab yang berbeda juga
Setiap orang punya peran serta tugas dalam menjalani kehidupan ini, peran yang berbeda memiliki tanggung jawab yang berbeda juga

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: fahmi najwa on Feb 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2013

pdf

text

original

 
PERANAN ISTERI DALAM RUMAH TANGGAKesimpulannya, peranan seorang istri sebagai ibu rumahtangga adalah untuk menjadikan rumah itu sebagai sakan,yakni "tempat yang menenangkan dan menenteramkan seluruhanggotanya." Dan dalam konteks inilah Rasulullah Saw.menggarisbawahi sifat-sifat seorang istri yang baik yakniyang menyenangkan suami bila ia dipandang, menaati suami bila ia diperintah, dan ia memelihara diri, harta, dananak-anaknya, bila suami jauh darinya. Sebagai ibu, seorang istri adalah pendidik pertama dan utama bagi anak-anaknya, khususnya pada masa-masa balita. Memang,keibuan adalah rasa yang dimiliki oleh setiap wanita,karenanya wanita selalu mendambakan seorang anak untuk menyalurkan rasa keibuan tersebut. Mengabaikan potensi ini, berarti mengabaikan jati diri wanita. Pakar-pakar ilmu jiwamenekankan bahwa anak pada periode pertama kelahirannyasangat membutuhkan kehadiran ibu-bapaknya. Anak yang merasakehilangan perhatian (misalnya dengan kelahiran adiknya)atau rnerasa diperlakukan tidak wajar, dengan dalih apa pun,dapat mengalami ketimpangan kepribadian. Rasulullah Saw. pernah menegur seorang ibu yang merenggutanaknya secara kasar dari pangkuan Rasulullah, karena sanganak pipis, sehingga membasahi pakaian Rasul. Rasulullah bersabda, "Jangan engkau menghentikan pipisnya. (Pakaian) ini dapatdibersihkan dengan air tetapi apakah yang dapat
 
menghilangkan kekeruhan dalam jiwa anak ini (akibat perlakuan kasar itu)? Para ilmuwan juga berpendapat bahwa, sebagian besar komplekskejiwaan yang dialami oleh orang dewasa adalah akibat dampak negatif dari perlakuan yang dialaminya waktu kecil. Oleh karena itu, dalam rumah tangga dibutuhkan seorang penanggung jawab utama terhadap perkembangan jiwa dan mentalanak, khususnya saat usia dini (balita). Disini pula agamamenoleh kepada ibu, yang memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki sang ayah, bahkan tidak dimiliki oleh wanita-wanitaselain ibu kandung seorang anak. HAK-HAK DALAM BIDANG POLITIK  Apakah wanita memiliki hak-hak dalam bidang politik? Paling tidak ada tiga alasan yang sering dikemukakan sebagailarangan keterlibatan mereka. 1. Ayat Ar-rijal qawwamuna 'alan-nisa' (Lelaki adalahpemimpin bagi kaum wanita) (QS An-Nisa, [4]: 34) 2. Hadis yang menyatakan bahwa akal wanita kurang cerdasdibandingkan dengan akal lelaki; keberagamaannya pundemikian. 3. Hadis yang mengatakan: Lan yaflaha qaum wallauw amrahumimra'at (Tidak akan berbahagia satu kaum yang menyerahkanurusan mereka kepada perempuan).
 
 Ayat dan hadis-hadis di atas menurut mereka mengisyaratkan bahwa kepemimpinan hanya untuk kaum lelaki, dan menegaskan bahwa wanita harus mengakui kepemimpinan lelaki. Al-Qurthubidalam tafsirnya menulis tentang makna ayat di atas: Para lelaki (suami) didahulukan (diberi hak kepemimpinan,karena lelaki berkewajiban memberikan nafkah kepada wanitadan membela mereka, juga (karena) hanya lelaki yang menjadi penguasa, hakim, dan juga ikut bertempur. Sedangkan semuaitu tidak terdapat pada wanita. Selanjutnya penafsir ini, menegaskan bahwa: Ayat ini menunjukkan bahwa lelaki berkewajiban mengatur danmendidik wanita, serta menugaskannya berada di rumah danmelarangnya keluar. Wanita berkewajiban menaati danmelaksanakan perintahnya selama itu bukan perintah maksiat. Pendapat ini diikuti oleh banyak mufasir lainnya. Namun,sekian banyak mufasir dan pemikir kontemporer melihat bahwaayat di atas tidak harus dipahami demikian, apalagi ayattersebut berbicara dalam konteks kehidupan berumah tangga. Seperti dikemukakan sebelumnya, kata ar-rijal dalam ayatar-rijalu qawwamuna 'alan nisa', bukan berarti lelaki secaraumum, tetapi adalah "suami" karena konsiderans perintahtersebut seperti ditegaskan pada lanjutan ayat adalah karenamereka (para suami) menafkahkan sebagian harta untuk istri-istri mereka. Seandainya yang dimaksud dengan kata"lelaki" adalah kaum pria secara umum, tentu konsideransnya

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
uje liked this
AdiEz IkHsani liked this
Sandy Agustian liked this
Mhela Oggah liked this
Yuni Tengku liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->