Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
41Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Buletin Edukasi Edisi 4

Buletin Edukasi Edisi 4

Ratings:

4.7

(10)
|Views: 4,071 |Likes:
Published by Hilmi Setiawan
Pada edisi kali ini, redaksi menyikapi budaya korupsi yang dilakukan oleh wakil-wakil rakyat di Senayan. Sementara itu, di rubrik Kupas Kampus, redaksi menulis agenda tahunan IMABA (Ikatan Mahasiswa Banyuwangi). Setiap tahun, anak-anak asal Banyuwangi yang menuntut ilmu di STAIN Jember merayakan Maulid Nabi dengan acara Arak-arakan Endhog (Telur, red). Di samping itu, kiprah STAIN Jember mewarnai perguruan tinggi yang menyediakan program pascasarjana juga menjadi bahasan redaksi.
Selamat membaca.
Pada edisi kali ini, redaksi menyikapi budaya korupsi yang dilakukan oleh wakil-wakil rakyat di Senayan. Sementara itu, di rubrik Kupas Kampus, redaksi menulis agenda tahunan IMABA (Ikatan Mahasiswa Banyuwangi). Setiap tahun, anak-anak asal Banyuwangi yang menuntut ilmu di STAIN Jember merayakan Maulid Nabi dengan acara Arak-arakan Endhog (Telur, red). Di samping itu, kiprah STAIN Jember mewarnai perguruan tinggi yang menyediakan program pascasarjana juga menjadi bahasan redaksi.
Selamat membaca.

More info:

Published by: Hilmi Setiawan on Apr 28, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/30/2013

pdf

text

original

 
 EDUKASI 
 Lebih Dari Sekedar Berita
HMJ TARBIYAH STAIN JEMBER
buletin-edukasi.blogspot.com
SENIN
21 APRIL 2008TERBIT 8 HALAMANDUA MINGGUAN
HARIMAU
Sumatera pernah menjadiikon Indonesia di kancah keaneka-ragaman fauna dunia. Tetapi sekarang,harimau yang dijuluki ‘Harimau SejutaLoreng’ itu, kondisinya sangatmemprihatinkan. Para ahlimemperkirakan, pada tahun 2015Harimau Sumatera hanya tinggalnama.
Jalan-jalan......8
MASUK
Perguruan Tinggi tentumenjadi idaman semua anak di tanahair ini. Tetapi jika menjadi sesepuhnyakampus, siapa yang mau angkattangan untuk bilang
ya saya mau?
Dengan seluruh aktivitas yang dila-koni mahasiswa, mulai dari berorga-nisai, pacaran hingga menjadi makelar.Kewajiban utama untuk menuntutilmu bisa terkatung-katung. Ujung-ujungnya masa kuliah menjadipanjang, ancaman pun ada
droup out
depan mata. 
Layar Tancap......7
edukasi_jbr@yahoo.com
KITA MUNGKIN
sering merasakurang percaya diri. Di rumah, dikelas, di lingkungan sekitar, penyakitminder kerap sekali menjangkiti kita.Tentu kita tidak ingin terus-terusanterkena wabah minder aliasunconfidence. Beragam cara untukmengurangi, bahkan menjauhkansejauh-jauhnya penyakit ini dari dirikita.
Ilmu dan Teknologi......6
RADEN AJENG
Kartini. Dikenal luassebagai pendobrak tradisi dari kaumhawa. Ia memperjuangkan hak-hakkaum perempuan. Mulai dari hakpendidikan hingga hak pekerjaan.Sekarang, kita tinggal menikmati jasa- jasanya. Tetapi aneh, saat ini kekerasanterus saja mendera kaum perempuan.Mulai dari rumah tangga hingga ketempat pekerjaan, kaum perempuanteraniaya. Sia-siakah pengorbanan R.A.Kartini saat itu?
Opini......4
TARIF IKLAN
1 Halaman: Rp. 40.0001/2 Halaman: Rp. 25.5001/3 Halaman: Rp. 18.0001/4 Halaman: Rp. 13.0001/6 Halaman: Rp. 8.000
(Bersambung hal: 7, Terpesona)
EDISI II
Terpesona ‘Bedah Editorial’
M. Farhan
PRESENTER M Farhan, salahsatunya. Ia ternyata memiliki hobimenyimak berbagai macam acara disejumlah televisi. Ia selalu membaca
Bedah Editorial Media Indonesia
yangditayangkan di
 Metro TV 
setiap pukul06.30 WIB.Lelaki kelahiran Bogor, 20Februari 1970, ini dengan gamblangmenceritakan hobinya itu. ‘’Setiappagi, saya selalu
nongkrong
di depantelevisi hanya untuk melihattayangan
Bedah Editorial MediaIndonesia
. Soalnya, acaranya menga-syikkan, enak didengar, dan topik-
Kalian tentu tidak asing lagi dengan program berita‘BedahEditorial’. Tayangan Metro tv berdurasi 30 menit ini,mengungkapkan sikap redaksi Media Indonesia terhadapsuatu permasalahan yang sedang melanda negeri ini.Tidak hanya di kalangan akademisi, demam ‘BedahEditorial’ sampai ke dunia selebritis.
SMS CENTER
085236417669
“DARI BALEHO KE BALENO”
Foto: Hilmi/Edukasi
topiknya berbobot dan aktual,’’ kataayah dua anak ini di sela-sela acarakampanye antinarkoba di SMPTaruna Bakti Bandung, Jawa Barat,akhir pekan lalu.Sebagai penyiar radio, Farhan punmengagumi gaya suara George Irfanpembaca acara
Bedah Editorial MetroTV 
. Menurutnya, George sebagaipenghibur memiliki intelektualitastinggi karena bisa menguasai materiyang ditayangkan. ‘’Intonasi GeorgeIrfan mampu membius para pemirsa
 Metro TV 
termasuk saya,’’ ung-kapnya.Mengenai adanya keluhan ma-syarakat tentang tayangan di televisiswasta yang tidak mendidik, Farhan
   F  o   t  o  :   I  s   t   i  m  e  w  a
(Bersambung hal: 7, Perang)
PERANG LAWAN SITUS PORNO
EDUKASI - Melihat rekam jejak (track record) pemerintahyang tiada hasil dalam memerangi peredaran VCD danDVD porno. Sepertinya, geliat pemerintah untukmenghabisi situs porno bakal menjadi Mission Imposible.
Diperangi dengan cara apa pun,rangsang syahwat sulit diajak mandikembang kesadaran. Apalagi kalausudah kebelet. Maklum, dorongannafsu itu merupakan kebutuhandasar. Peringkatnya sama dengankebutuhan bernafas, makan danminum.Selanjutnya, apakah kebutuhanyang satu ini dapa dijadikan lahanbasah bisnis?Bukkan hanya mungkin, malahsangat besar peluangnya menjadi
bigbisness
. Lihat saja bisnis pornografidan pornoaksi, ia marak dijajakan diatas panggung, media massa, sampaimenggeliat pesat lewat internet.Pemerintah kita tidak berpangkutangan. Melalui Undang-undangInformasi dan Transaksi Elektronik
Kecewa PelayananHUMAS Kampus
Beberapa mahasiswa STAIN Jember, mempunyai pengalamanyang tidak mengenakkan ketika naikke ruang pimpinan. Para mahasiswaini mengeluhkan pelayanan yangdiberikan oleh bagian HUMAS.Winarno, contohnya. Mahasiswasemester delapan ini, menilai sam-butan dari bagian HUMAS sangatdingin. “Pernah suatu hari sayaditipu. Salah satu petugas HUMASbilang, jika Pak Ridlo keluar. Padahalpak Ridlo sendiri yang menyuruhsaya naik,” kenangnya.
(Bersambung hal:7, Kecewa)
Poster Pasangan,
H. Soekarwo dan H. Saifullah Yusuf melekat di cermin bagian belakang mobil Baleno L 1051 KQ didepan kantor STAIN Press (8/3). Kejadian ini menarik perhatian beberapa mahasiswa STAIN Jember. “Lucu, ketikakampus dijadikan tempat kampanye,” tutur Hakim, salah satu pengurus HMJ Tarbiyah.
 
KUPAS KAMPUS
2
- HMJ Tarbiyah
 EDUKASI 
- Senin 21 April 2008
Untuk kedua kalinya, Gerakan PeduliMahasiswa (GPM) menggelar audiensidengan pihak pimpinan STAIN Jember,Kamis (3/4). Ajang curah pendapat terkaitmasalah Koperasi Mahasiswa (KOPMA)ini, dilaksanakan di Aula STAIN Jember.“GPM memilih auditorium STAIN Jember sebagai tempat audiensi, supayamahasiswa lain sadar jika permasalahanKOPMA ini adalah permasalahan ber-sama,” tutur Nukman Hakim, pemandudalam acara tersebut.Sejak awal acara, GPM mengusungbanyak misi dalam audiensi kali ini.Diantaranya, mereka mempertanyaakanstatus keanggotaan dan uang Rp20 ribuyang dibebankan keseluruh mahasiswabaru.“Terkait masalah uang Rp20 ribu, ituadalah hasil rapat senat. Jadi tidak bisadiputuskan di sini, apakah tahun depankampus tidak menarik dana tersebut,” jawab PK III, saat didesak GPM untuktidak membebani mahasiswa uangkoperasi.Selain mendapat kejelasan tentangiuran Rp20 ribu, audiensi ini jugamembentuk tim khusus yang merancangAD/ART KOPMA. Tim ini diputuskanterdiri dari 9 orang.“Saya harap tim ini bisa menyusunrancangan AD/ART sebelum tanggal 10April. Soalnya, rancangan AD/ART yangtelah disusun tim ini nanti akan menjadipertimbangan PK III andai saja rancanganAD?ART dari KOPMA masih belumselesai,” tutur Sofyan Stauri, selaku ketuatim evaluasi.
(hill)
Audiensi Kedua GPM
Seminar Nasional UKPK STAINJemberPHBI HMPS PAI STAIN Jember
Sebagai penutup rangkaian acara PeringatanHari Besar Islam (PHBI). Himpunan MahasiswaProgram Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI)STAIN Jember, menggelar seminar pendidikandengan tajuk “Pengembangan Pendidikan Islamyang Menjanjikan Masa Depan”, Kamis (3/4).Bertempat di Aula STAIN Jember, seminar inimenghandirkan Titiek Rohana (PK III STAINJember) dan Misbahul Munir sebagai nara sumber.Dalam kesempatan kali ini, bu Titik (sapaanakrab Titiek Rahana) membongkar profesionalitasguru di tanah air ini. Menururtnya, Profesinalismeguru di Indonesia sakit keras.“Kondisi itu bisa dilihat dari berberapa aspek.Seperti,
in put
, distribusi pengajar, mutu akademis,aktivitas ilmiah dan kelayakan kompetensi di bidangmasing-masing,” tambahnya.Sebelum seminar, HMPS PAI mengadakanPelatihan Internet Dasar bagi mahasiswa prodi PAIsemester II di (Pusat Pendidikan Komputer)PUSDIKOM STAIN Jember (2/4). Tercatat adadelapan mahasiswa yang mengikuti pelatihan ini.“Tidak hanya panitia, peserta pun puas ataspelatihan ini. Disamping gratis, peserta jugamendapatkan buku panduan,” tutur Khozin, ketuapanitia PHBI HMPS PAI STAIN Jember.“Secara keseluruhan acara ini cukup sukses.Panitia kompak, meskipun dana yang ada pas-pasan,” tambahnya.
(lia)
Unit Kegiatan Pengembangan Keilmuan (UKPK)STAIN Jember, memperingati Maulid Nabi denganbeberapa agenda besar. Diantaranya Seminar Nasional “Pergumulan Reformasi Indonesia dalamKonstalasi Kapitalisme Global” (4/4).Pada seminar kali ini, UKPK STAIN Jember menghadirkan DR. Ahmad Hanif dan Drs. AgungPurwanto, M.Si.Di tengah puluhan mahasiswa yang memadatiaula STAIN Jember, Hanif mengutarakan pendidikandi Indonesia harus bemutu. “Jika pendidikan kita tidakbermutu, lembaga pendidikan pasti akan menyebar-luaskan kebodohan,” jelas dosen Fisip UI itu.Lebih lanjut Hanif menuturkan, di era globalisasiseperti sekarang ini, mutu didorong dengan kerasuntuk dikompetisikan.“Imbas dari kompetisi yang bebas, prinsipkeadilan yang tertanam dalam pendidikan bakalberkurang,” tambahnya.Selain seminar nasional, UKPK juga menga-dakan temu alumni, bedah buku dan khotbah kolosal,dalam Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) tahun ini.
(hill)
Adalah kolom khusus yang bakal memuatlaporan agenda kegiatan mahasiswa diSTAIN Jember. Untuk itu, kirimkanlaporan kegiatan kalian. Di RedakasiBuletin EDUKASI HMJ Tarbiyah.
CEREMONIAL CAMPUS
PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASIEmpat Mahasiswa,
asal Kabupaten Banyuwangi memimpin Arak-arakan Endhogmengelilingi Kelurahan Mangli, Jember (8/3). IMABA (Ikatatan Mahasiswa Banyuwangi,red) menggelar acara ini setiap tahun untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad.
Foto: Farhan/Edukasi
Arak-arakan
 Endhog
Foto: Aspar/Edukasi
STAIN JemberJelang S2
Terlelap,
DR. AhmadHanif ketika menjadinara sumber padaseminar nasionalPHBI UKPK STAINJember (4/4). Dalamkesempatan ini, Hanifmenuturkan jikapendidikan sudahmenjadi bagian dariagenda perdaganganbebas dunia. “Untukitu pendidikan kitaharus kompetitif,” jelas Hanif.
Bekerja sama dengan UTD (UnitTransfusi Darah) PMI (Palang MerahIndonesia) Kabupaten Jember. GerakanPramuka Pangkalan STAIN Jember menga-dakan aksi sosial donor darah (9/4).Tercatat 32 mahasiswa mendonorkandarahnya pada acara yang dipusatkan diaula STAIN Jember ini.“Seperti tahun-tahun sebelumnya,acara donor darah kali ini merupakanwujud kepedulian pramuka terhadapdunia kesehatan di Jember,” tuturNikmah, Ketua Dewan Racana GudepPramuka STAIN Jember.Lebih lanjut, mahasiswa asal Tem-purejo ini menjelaskan, acara donor darahini merupakan pembukaan dari beberapaacara pada momentum pelantikan KetuaDewan Racana yang baru.“Selain donor darah, pramuka pang-kalan STAIN Jember mengadakan pe-ngajian mauludan yang akan mengha-dirkan ustad Wadud asal Lumajang,”tambahnya.Dalam ceramahnya, Ustad Wadudmengingatkan jika organisasi itu bukantempat untuk mencari jodoh. “Banyakalumni mahasiswa yang dulunya aktif diorganisasi, menikah dengan temannyasatu organisasi waktu kuliah dulu,”tambanya.
Donor SebelumPelantikan
Puluhan mahasiswa STAIN Jemberasal Banyuwangi yang tergabung dalamIMABA (Ikatan Mahasiswa Banyuwangi).Merayakan peringatan Maulid Nabi BesarMuhammad SAW dengan menggelarArak-arakan
Endhog
(telur,
red
), Selasa(8/4).Ratusan telur rebus dibungkus dandihias sedemikian rupa hingga miripbuah-buahan. Telur-telur yang telah telahdihias dan dibungkus tadi, ditancapkanpada batang pisang dengan menggunakanbambu.Dengan bantuan abang becak yangmangkal di sekitar kampus STAIN Jember,pohon pisang yang dipenuhui dengantelur dan bunga tadi dikarak mengelilingiMangli.“Rute kirab telor di mulai dari kampusSTAIN Jember, Jl. Mataram, Jl. Hyamuruk, Jl. Otto Iskandar Dinata, Jl. Jumat dan finisdi STAIN Jember,” terang Ahmad Royan,ketua IMABA.
(Bersambung hal: 7, Arak-arakan)
CEREMONIAL CAMPUS
Lima bulan menjelang dimulainyaperkuliahan Program S2, persiapanSTAIN Jember sudah mencapai 90%.“Untuk proses pembelajaran ProgramMagister, kita akan memakai ruang diGedung Dosen lantai 2,” Jelas Khus-nuridlo (Ketua STAIN Jember), di sela-sela kesibukannya kepada reporter
Edukasi
(14/4) kemarin.Di samping menyiapkan sarana fisikyang mendukung perkuliahan, timpendiri S2 juga menyiapkan beberapa stafpengajar yang siap membimbing maha-siswa pascasarjana mendalami ilmumanajemen pendidikan Islam.“Dosen-dosen yang nantinya menga- jar di program S2 semuanya profesional.Mereka berasal dari luar STAIN Jember,seperti dari IAIN Surabaya, UIN Malang,UM Malang, dan dari Unej,” tambahKhusnuridlo.Menilik kebelakang, pendirian Pro-gram S2 merupakan impian STAIN Jemberuntuk meningkatkan kapasistas maha-siswa yang ada. Selain itu impian yangterus diperjuangkan sejak setengah tahun
(Bersambung hal: 7, STAIN Jember)
buletin-edukasi.blogspot.com
 
MANCANEGARA
 EDUKASI 
- Senin 21 April 2008
HMJ Tarbiyah -
3
Pimpinan, Staf dan segenap CivitasAkademika STAIN Jember
Mengucapkan
Atas dilantiknya,
sebagaiDirektur Pendidikan Tinggi Islam Ditjen Pendis DepartemenAgama Republik Indonesia di Jakarta
&
Prof. Dr. H. Machasin, MA
Dibukanya,
Manajemen Pendidikan Islam
Program Pascasarjana (S2)
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Jember

Activity (41)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Azmi Baharudin liked this
Al Muchlis liked this
Wahyu Maulana liked this
Firdha Ekasari liked this
Zafirah Zaidi liked this
mituw liked this
b 4 cox liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->