Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
kasus1(siklus buku besar dan pelaporan)

kasus1(siklus buku besar dan pelaporan)

Ratings: (0)|Views: 2,344 |Likes:
Published by Wahyupurnama
Siklus Pelaporan Buku besar
Siklus Pelaporan Buku besar

More info:

Published by: Wahyupurnama on Feb 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/21/2013

pdf

text

original

 
Sistem Informasi Akuntansi Pada Perusahan PT. JASAPURA ANGKASA BOGA
Contributed by Indra FebriaTuesday, 10 November 2009Last Updated Tuesday, 10 November 2009
Apa itu Sistem Informasi Sistem informasi adalah serangkaian prosedur formal di mana data dikumpulkan,diproses menjadi informasi dan didistribusikan ke para pengguna. Adapun kerangka kerja sistem informasi dibagimenjadi 2 yang utama yaitu: Sistem Informasi Manajemen dan Sistem Informasi Akuntansi.ubsistem sistem informasi akuntansi terdiri dari 5 sistem, yaitu :1. Sistem Pengeluaran (expenditure system)Segala peristiwa yang berhubungan dengan usaha mendapatkan sumber-sumber ekonomis yang diperlukan olehperusahaan, baik berupa barang ataupun jasa, baik pemasok dari luar maupun dari karyawan didalam perusahaan.2. Sistem Pendapatan (revenue system)Berhubungan dengan penjualan barang atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan kepada konsumen danmendapatkan pembayaran dari mereka.3. Sistem Produksi (production systeme)Berhubungan dengan pengumpulan, penggunaan dan pengubahan bentuk suatu sumber ekonomi.4. Sistem Manajemen Sumber Daya (resources management system)Meliputi peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan manajemen dan pengendalian sumber daya seperti investasi danaktiva tetap (fasilitas).5. Sistem Buku Besar dan Laporan Keuangan (general ledger and financial accounting)Berhubungan dengan transaksi keuangan dan ayat jurnal penyesuaian yang terjadi dalam siklus akuntasi. Akuntansipada dasarnya terdiri dari tiga proses aktivitas, yaitu : mengidentifikasi, mencatat dan mengkomunikasikan kejadianekonomi dari sebuah organisasi atau perusahaan. Proses pertama adalah identifikasi, yaitu aktivitas memilih kegiatanyang termasuk kegiatan ekonomi. Proses kedua adalah pencatatan, yaitu semua kejadian ekonomi tersebut dicatatuntuk menyediakan sejarah dari kegiatan keuangan dari organisasi tersebut. Proses ketiga adalah komunikasi, yaituinformasi yang telah didapat dari identifikasi dan pencatatan tidak akan berguna bila tidak dikomunikasikan, informasi inidikomunikasikan melalui persiapan dan distribusi dari laporan akuntansi, yang paling umum disebut laporankeuangan.Siklus akuntansi adalah tahapan kegiatan yang dilalui dalam melaksanakan kegiatan akuntansi. Prosestersebut berjalan terus menerus dan berulang kembali sehingga merupakan suatu siklus.Setiap sistem informasi akuntansi akan melaksanakan lima fungsi utamanya yaitu :a. Mengumpulkan dan menyimpandata dari semua aktivitas dan transaksi perusahaanb. Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.c. Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.d. Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga.Penghasil informasi yang menyediakan informasi yang cukup bagi pihak manajemen untuk melakukan perencanaan,mengeksekusi perencanaan dan mengkontrol aktivitas.Salah satu tujuan dari pengembangan sistem informasi akuntansi adalah menambah nilai bagi perusahaan. Sisteminformasi akuntansi dapat memberi nilai tambah dengan :a. Memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu.b. Penerapan sistem informasi akuntansi meningkatkan efektivitas dan efisiensi biaya dalam mengumpulkan informasiekonomi.c. Membantu serta meningkatkan kualitas keputusan yang akan diambil oleh pihak manajemen.d. Meningkatkan pembagian pengetahuan (knowledge sharing).
..:: World Friend Indonesia ::..http://worldfriend.inPowered by Joomla!Generated: 9 February, 2010, 06:03
 
Berikut ini contoh Kasus Sistem Informasi Akuntansi RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADAPERUSAHAAN LAYANAN JASABOGA PESAWAT UDARA STUDI KASUS DI PT. JASAPURA ANGKASA BOGA A.A.K. Oka Sudana Staf Pengajar Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Udayana Kampus Bukit Jimbaran Bali,80361 Email : okasudana@unud.ac.id Intisari PT. Jasapura Angkasa Boga merupakan perusahaan layanan jasabogapesawat udara yang juga melayani beberapa usaha jasaboga lainnya. Mengingat banyaknya jenis usaha yangdijalankan oleh perusahaan ini maka dibutuhkan suatu sistem akuntansi yang efektif dan efisien sehingga bisa dihasilkanpelaporan keuangan yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan manajemen dan operasional perusahaan. PT.Jasapura Angkasa Boga telah memiliki beberapa modul aplikasi untuk membantu pencatatan transaksi-transaksiperusahaan, tetapi dalam implementasinya, modul-modul tersebut belum terintegrasi secara menyeluruh, serta masihmemiliki beberapa kelemahan baik yang terkait dengan kebenaran informasi yang disampaikan ataupun yangmenyangkut kinerja sistem secara umum. Struktur tabel-tabel penyimpanan data transaksi yang digunakan masihmemungkinkan terjadinya redundansi data sehingga dalam penerapannya sangat tidak efisien. Guna mengatasipermasalahan tersebut, maka dibuat suatu Sistem Informasi Akuntansi yang merupakan suatu sistem aplikasiterkomputerisasi yang mampu melakukan pengolahan data transaksi keuangan perusahaan secara terintegrasi. Sistemyang dibangun dapat melakukan pengelolaan data Hutang Dagang (Account Payable), Piutang Dagang (AccountReceivable), penjurnalan, pengelolaan Buku Besar (General Ledger), dan pembuatan Laporan Keuangan (FinancialStatement). Sistem yang dibangun juga dapat mengatasi permasalahan yang terkait dengan struktur tabel pada basisdata, di mana tabel-tabel yang ada telah melalui proses normalisasi sehingga dapat meminimalkan terjadinya redundansidata. Pertumbuhan data pada tabel transaksi relatif kecil dan manajemen backup dirancang dengan baik, sehingga jalannya sistem bisa stabil dalam waktu yang lama. Kata Kunci : Account Payable, Account Receivable, Penjurnalan,General Ledger, Financial Statement Kata Kunci : Noise, error control coding, Kode Hamming 1. PENDAHULUANOrganisasi menggantungkan diri pada sistem informasi untuk mempertahankan kemampuan berkompetisi. Informasipada dasarnya adalah sumberdaya seperti halnya pabrik dan peralatan. Produktivitas sebagai suatu hal yang sangatpenting agar tetap kompetitif, dapat ditingkatkan melalui sistem informasi yang lebih baik. PT Jasapura Angkasa Bogamerupakan suat perusahaan yang menangani pelayanan kebutuhankebutuhan dalam usaha jasa penerbangankomersial. Jenis usaha yang diadakan meliputi penyediaan produk makanan dan minuman bagi usaha penerbangan(airlines catering & lounge) sebagai operasi utama (main operation) perusahaan, penyediaan produk makanan bagi hotel-hotel (dalam bentuk produk pastry bakery), penyediaan jasa perawatan pakaian bagi hotel (laundry), serta usahausahalain yang sejenis. Mengingat banyaknya jenis usaha yang diselenggarakan oleh perusahaan ini maka dibutuhkan suatusistem akuntansi yang efektif dan efisien sehingga bisa dihasilkan pelaporan keuangan yang akurat sebagai dasarpengambilan kebijakan manajemen dan operasional perusahaan. Hasil pengamatan terhadap sistem yang ada, kegiatanoperasional perusahaan di PT Jasapura Angkasa Boga telah didukung oleh suatu sistem informasi yangterkomputerisasi dengan didukung oleh beberapa aplikasi sistem informasi, tapi dalam penggunaannya ternyata sistemaplikasi yang dipakaimemiliki beberapa kelemahan. Kelemahan yang pertama adalah terdapatnya kesalahan-kesalahanpenyajian data pada laporan (report) yang dihasilkan. Kelemahan ini meliputi kesalahan penyajian Neraca (BalanceSheet), Laporan Laba-Rugi (Income Statement), serta Neraca Saldo (Trial Balance). Kesalahan-kesalahan tersebutberupa kesalahan proses yang terjadi pada aplikasi yang mengakibatkan laporan yang dihasilkan tidak sesuai denganlaporan yang diinginkan. Kelemahan lainnya adalah pada struktur tabeltabel pada basis data yang kurang tepat di manahal ini mengakibatkan masih terjadi redudansi data dalam basis data, sehingga untuk penggunaan jangka panjangkeefisienan sistem tidak terjaga. Selain itu, multicurrency di dalam pemrosesan suatu transaksi. Multicurrencymerupakan pemrosesan transaksi dalam satuan mata uang yang berbeda-beda yang sangat dibutuhkan olehperusahaan yang bergerak di bidang pariwisata. Untuk melakukan penjurnalan,item item transaksi harus dicatat denganmata uang rupiah. Jika terdapat suatu dokumen transaksi yang menggunakan mata uang selain rupiah maka BagianAccounting harus mengkonversi mata uang tersebut ke mata uang rupiah terlebih dahulu secara manual sebelumdilakukan penjurnalan. Selain itu masih terdapat beberapa proses yang menggunakan sistem manual denganmenggunakan aplikasi MS Excel. Proses tersebut di antaranya pembuatan invoice dan Payment Requisition Form(PRF). Proses ini tentunya sangat rentan dari segi keamanan data apabila masih menggunakan sistem file untukmemprosesnya. Selain itu juga akan menyulitkan untuk melakukan pencarian data untuk transaksi-transaksi pada waktulampau. METODOLOGI Siklus akuntansi dapat diilustrasikan seperti pada Gambar 1. Langkah pertama dalamsiklus akuntansi adalah analisis transaksi dan kejadian-kejadian tertentu lainnya. Dalam fase ini setiap kejadiankejadiankeuangan di dalam perusahaan diidentifikasi dan dicatat sesuai dengan kriteria dan standar yang ditentukan. Suatu
..:: World Friend Indonesia ::..http://worldfriend.inPowered by Joomla!Generated: 9 February, 2010, 06:03
 
transaksi serta kejadian tertentu pada awalnya tidak dicatat dalam buku besar karena satu transaksi akanmempengaruhi dua akun atau lebih, di mana masing-masing akun ini terdapat dalam halaman berbeda dalam bukubesar. Untuk mengatasi masalah ini dan mencatat setiap transaksi serta kejadian secara lengkap pada satu tempat,digunakan pencatatan pada jurnal yang merupakan fase berikutnya. Bentuk jurnal yang paling sederhana adalah daftartransaksi atau kejadian kronologis yang diekspresikan dalam istilah debet dan kredit pada akun-akun tertentu yangdisebut Jurnal Umum. Dalam beberapa kasus, perusahaan menggunakan Jurnal Khusus (Special Journal) selain JurnalUmum. Jurnal Khusus mengikhtisarkan transaksi-transaksi yang memiliki karakteristik serupa misalnya Penerimaan Kas,Penjualan, Pembelian, Pengeluaran Kas) sehingga menghemat waktu yang diperlukan waktu yang diperlukan untukmenyelesaikan berbagai tugas pembukuan. Fase selanjutnya adalah Pemindahbukuan (Posting). Dalam fase ini item-item yang dimasukkan dalam Jurnal Umum harus ditransfer ke Buku Besar Umum. Fase ini merupakan bagian dariproses pengikhtisaran dan pengklasifikasian. Proses pemindahbukuan setiap transaksi yang dicatat dalam jurnal akandituangkan ke buku besar sesuai dengan akun dan pos transaksinya secara berurutan. Neraca Saldo adalah daftar akunbeserta saldonya pada suatu waktu tertentu. Umumnya Neraca Saldo dibuat pada akhir periode akuntansi. Tujuanutama dari Neraca Saldo adalah untuk membuktikan kesamaan matematis dari debet dan kredit setelah postingdilakukan. Neraca Saldo juga berguna untuk mendeteksi kesalahan-kesalahan dalam pembuatan ayat jurnal dan postingdi samping bermanfaat untuk menyusun laporan keuangan. Agar pendapatan dicatat pada periode di mana pendapatandihasilkan, dan agar beban dicatat pada periode terjadinya, maka Ayat Jurnal Penyesuaian(adjusting entries) harusdibuat pada akhir periode akuntansi. Yaitu, penyesuaian diperlukan untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip pengakuanpendapatan dan penandingan tidak dilanggar. Setelah semua Ayat Jurnal Penyesuaian dibuat dan diposting, NeracaSaldo berikutnya lalu dibuat dari akun-akun Buku Besar. Neraca Saldo ini dinamakan dengan Neraca Saldo Yang TelahDisesuaikan (Adjusted Trial Balance). Neraca Saldo ini memperlihatkan saldo dari semua akun, termasukakun-akunyang telah disesuaikan, pada akhir periode akuntansi. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan pengaruh dari semuakejadian keuangan yang telah terjadi selama periode akuntansi. Proses berikutnya adalah pembuatan Laporankeuangan. Adapun Laporan keuangan yang umumnya dibuat oleh suatu perusahaan yaitu Laporan Laba Rugi (IncomeStatemen) dan Neraca (Balance Sheet). Pada Laporan Laba Rugi akan diperlihatkan untung / rugi dari operasionalperusahaan, sedangkan Neraca akan melaporkan aktiva, kewajiban, serta ekuitas perusahaan. Prosedur yangumumnya diikuti untuk mengurangi saldo akun nominal menjadi nol dalam rangka menyiapkan akun-akun tersebut untukperiode berikutnya dikenal sebagai Proses Penutupan (Closing Proccess). Dalam Proses Penutupan, semua saldo akunpendapatan dan beban (pos-pos Laporan Laba Rugi) ditransfer ke akun kliring atau akun temporer yang disebut IkhtisarLaba Rugi, yang hanya digunakan pada akhir setiap periode akuntansi. Neraca saldo yang ketiga juga bisa dibuatsetelah Ayat Jurnal Penutup dipindahkan ke Buku Besar. Neraca Saldo setelah penutupan, yang umumnya disebutNeraca Saldo Pasca Penutupan memperlihatkan bahwa jumlah debet dan kredit yang sama telah diposting ke akunIkhtisar Laba-Rugi. Setelah laporan keuangan selesai dibuat dan pembukuan ditutup, hal ini biasanya bermanfaat untukmembalik sebagian Ayat Jurnal Penyesuaian sebelum mencatat transaksi reguler pada periode berikutnya. Ayat jurnalsemacam ini biasanya disebut sebagai Ayat Jurnal Pembalik (Reversing Entries). Ayat Jurnal Pembalik dibuat pada awalperiode akuntansi berikutnya dan merupakan kebalikan dari ayat Jurnal Penyesuaian terkait yang telah dibuat padaperiode sebelumnya (Hopwood, 2000). Diagram Konteks Diagram Konteks Sistem Informasi Akuntansi ditunjukkan pada Gambar 3, dapat diketahui terdapattujuh entitas luar dari sistem yaitu yang dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. Root Administrator merupakan penggunasistem yang memiliki otoritas penuh terhadap sistem. 2. Head of Accounting yang merupakan Kepala BagianAkuntansi di PT Jasapura Angkasa Boga. 3. Inventory yaitu sistem manajemen persediaan di PT. Jasapura AngkasaBoga. 4. Management merupakan penentu kebijakankebijakan yang terkait dengan perusahaan. 5. Suppliermerupakan penyalur barang-barang yang dibutuhkan untuk operasional perusahaan. 6. Customer yang merupakankonsumen dari produk-produk PT. Jasapura Angkasa Boga. Operation merupakan bagian yang terkait dengan prosesoperasional perusahaan. Overview Diagram Diagram Alir Data Level 0 (Overview Diagram) terlihat pada Gambar 3.Daftar Kejadian Pada Sistem Informasi Akuntansi Akuntansi PT. Jasapura Angkasa Boga terdapat beberapa prosespenting yang dapat dikategorikan sebagai berikut. :1. Pembuatan Master Data Proses pembuatan master data merupakan proses pembuatan data pokok yang diperlukanuntuk memproses transaksi-transaksi yang dilakukan dalam sistem. Adapun data pokok yang dibuat meliputi datapengguna (user), pengelompokan hak akses (group), Customer, bank, mata uang, dan jenis pembayaran. 2.Pengelolaan Buku Besar (General Ledger) Pada dasarnya proses pengelolaan Buku Besar berhubungan denganpengelolaan Daftar Akun (Chart of Account), pengelolaan transaksi pada Jurnal Umum (General Journal), pengelolaantransaksitransaksi penyesuaian pada Jurnal Penyesuaian (Adjustment Entries Journal), posting transaksi jurnal ke BukuBesar, serta penutupan periode akuntansi.3. Pengelolaan Hutang Dagang (Account Payable) Proses Hutang Dagangmeliputi pengelolaan transaksi-transaksi keuangan yang berkaitan dengan hutang dagang perusahaan. Proses inimeliputi pengelolaan invoice dari Supplier berdasarkan Receiving Report dari Inventory, pencatatan Journal HutangDagang (Account Payable Journal), pembayaran hutang dagang serta pencatatannya pada Journal Pembayaran(Payment Journal).4. Pengelolaan Piutang Dagang (Account Receivable) Proses Piutang Dagang berkaitan denganpengelolaan piutang dagang perusahaan yang meliputi pembuatan invoice, pencatatan piutang dagang pada JurnalPiutang Dagang (Account Receivable Journal), pembayaran oleh pelanggan beserta pencatatan transaksi tersebut padaJurnal Penerimaan Kas (Official Receipt Journal).5. Pembuatan Laporan KeuanganProses Pembuatan Laporan Keuangan merupakan proses pencetakan laporan-laporan keuangan pokok yang dibutuhkan oleh Manajemen perusahaan. Adapun laporan keuangan yang dibuat meliputiBuku Besar (General Ledger), Neraca Percobaan (Trial Balance), Neraca (Balance Sheet), dan Laporan Rugi Laba (Trial
..:: World Friend Indonesia ::..http://worldfriend.inPowered by Joomla!Generated: 9 February, 2010, 06:03

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
masjunrohul liked this
Anisa Hanifa liked this
Iza Za Faza liked this
Dian Rahmadona liked this
Jeni Jen liked this
Dewa Badera liked this
Fragance Castle liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->