Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengenalan dan Penggunaan Mikroskop2.1.1 Sejarah Mikroskop 
Mikroskop adalah alat utama yang penting dalam melakukan pengamatan dan penelitiaanyang bersifat mikroskop, karena tanpa mikroskop manusia tidak dapat melihat benda yangsangat halus dan kecil dengan mata bugil. Mikroskop merupakan alat yang paling di butuhkandalam laboratorium biologi, sehingga perlu di jaga dengan baik, digunakan dengan baik dan pemeliharaannya juga baik dan teratur.Pada tahun 1689 mikroskop berhasil ditemukan oleh ilmuwan berkebangsaan belanda.Bernama Antonie Van pemeliharaan mikroskop sangat penting, karena mikroskop sangat berguna untuk pengamatan dan penelitiaan dalam kehudupan manusia. Untuk dapat melakukan percobaan, karena tampa mikroskop manusia tidak dapat melakukan percobaan secara baik.Berdasarkan prinsip kerjanya, mikroskop dapat di bedakan menjadi dua bagian, yaitumikroskop optik dan mikroskop elektron. Mikroskop optik lebih sering digunakan di sekolah-sekolah dan sebagian besar banyak dimiliki. (Campbell 2005).Laboratorium di Indonesia. Dalam mengembangkan teknologi dan pengunaanmikroskop yang sangat berkembang pesat, karena mikroskop mampu memberikan penyinarantersendiri tampa bantuan cermin datar dan cermin cekung untuk menciptakan hal yang tersebuttelah banyak dilakukan percobaan agar bagian tersebut dapat berkembang pesat dengan lebihmodern dan lebih canggih lagi, sehingga dalam penelitiaan manusia dapat melakukan hasilyang lebih baik dan lebih detail lagi.
2.1.2 Jenis-Jenis Mikroskop
 
Mikroskop terdiri dari empat macam yaitu mikroskop biasa, mikroskop fluorisasi,mikroskop kontrafase, mkroskop polarisas. Berdasarkan system pencahayaannya mkroskopterdiri atas dua jenis yaitu:Mikroskop optik juga di bedakan menjadi dua bagian yaitu mikroskop biologi dan mikroskostereo. Mikroskop biologi adalah digunakan untuk pengamatan benda-benda yang tipis dantransparan. Jika yang diamati tebal maka harus dibuat sayatan yang tipis. Benda-benda yangdiamati diletakan diatas kaca objek dengan medium air dan ditutup dengan kaca penutup yangtipis
.
(Syamsuri Istamar 1989).Mikroskop stereo digunakan untuk pengamatan benda-benda yang tidak terlalu halus dankecil. Mikroskop stereo juga digunakan untuk pengamatan dengan penyinaran dari atasmaupun maupun penyinara dari bawah.
2.1.3 Bagian-Bagian dan Fungsi Komponen Mikroskop
Komponen-komponen mikroskop beserta fungsi-fungsinya yaitu: –lensa okuler yaitu bagian untuk mengamati objek berfungsi untuk memperbesa bayangan benda. –lensa objektif yang terletak di dekat objek berfungsi untuk menunjukkan bagian-bagianobjek yang akan diamati dengan pembesaran 4x, 10x, dan 40x. –tabung mikroskop berfungsi menghubungkan lensa okuler dengan lensa objektif. –revolver berfungsi sebagai pemutar untuk memilih lensa objektif yang akan digunakan. –pemutar kasar dan halus berfungsi untuk menggerakkan tabung naik atau turun danmengatur bayangan sehingga objek dapat dilihat dengan jelas. –meja objek berfungsi untuk tempat meletakkan spesimen atau objek yang akan diamati.
 
 –penjepit berfungsi untuk menjepit kaca preparat yang telah diletakkan objek yang akandiamati agar tidak goyang pada saat didorong ke kanan dan ke kiri. –diafragma berfungsi untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke dalammikroskop. –cermin berfungsi untuk mengumpulkan cahaya pada cermin cekung. Pada cermin datar untuk cahaya terang, sedangkan cermin cekung untuk cahaya lemah. –Kaki dasar mikroskop berfungsi sebagai kaki untuk menjaga agar mikroskop dapat berdiri tegak pada saat digunakan. –lengan mikroskop berfungsi sebagai alat pemegang pada saat mengangkat mikroskop(Gabriel, 1998).
2.1.4 Sifat Lensa Pada Mikroskop
Mikroskop terdiri dari 2 lensa cembung. Lensa yang terdekat ke benda disebut objektif,membentuk bayangan sejati dari bendanya. Bayangan diperbesar dan terbalik. Lensa yang dekatmata, yang disebut lensa okuler atau lensa mata, digunakan sebagai pembesar sederhana untuk melihat bayangan yang dibentuk oleh objektifnya. Lensa mata ditempatkan sedemikian rupasehingga bayangan yang dibentuk oleh objektif jatuh di titik fokus pertama lensa mata. Dengandemikian cahaya keluar dari lensa mata sebagai berkas sejajar seolah-olah berkas cahaya inidatang dari tempat yang tak terhingga di depan lensa (Young dan Freedman, 2003).
2.2.Pengamatan sel2.2.1 pengertian sel
Sel merupakan unit terkecil dari makhluk hidup yang dapat melaksanakan kehidupan. Seldisebut sebagai unit terkecil karena sudah tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebihkecil yang berdiri sendiri, Sel merupakan suatu organisasi yang terjadi secara berangsur-angsur 
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more