Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA EKSPERIMEN 1MODUL-3Jurusan Fisika,FMIPA Universitas PadjadjaranSenin, 9 November 2009ABSTRAK Pemuaian merupakan peristiwa merenggangnya partikel-partikel penyusunyang berada di dalam suatu benda yang menyebabkan berubahnya bentuk fisis benda tersebut. Secara fisis pemuaian disebabkan karena suatu benda menerimakalor.
 
Pemuaian ini berlaku untuk setiap benda yang mendapatkan energi atautransfer energi dari luar. Adapun wujud-wujud benda berdasarkan kerapatanmolekul-molekul zatnya dibagi kedalam 3 (tiga) golongan, yaitu zat padat, zatcair, dan gas. Dalam praktikum kali ini khusus membahas pemuaian dalam zatcair.Tidak hanya zat padat,zat cairpun juga mengalami pemuaian dan penyusutan.Walaupun sebagian besar zat cair memuai ketika dipanaskan, air memiliki suatukeistimewaan. Keanehan yang terjadi pada air dikenal dengan sebutan anomaliair, yang terjadi pada suhu 0 - 4
o
C. Mengalami pemuaian volume ketika kalornyadikurangi, dan pengerutan ketika air tersebut diberi kalor. Ketika didinginkan, air menyusut sampai pada 4
o
C. Jika kita dinginkan lagi, air justru memuai, sampaisuhunya mencapai 0
o
C. Ketika berada pada suhu 0
o
C, air berubah bentuk menjadies, yang volumenya lebih besar. Jika es kita dinginkan lagi, ia akan menyusutseperti layaknya zat-zat lain.Karena pada percobaan perubahan volume yang terjadi pasti akan sangatkecil, maka yang diamati adalah perubahan ketinggian kolom airnya.
 
I.PENDAHULUAN
 I.1MOTIVAS
Percobaan ini dilakukan untuk mengamati sifat air pada suhu 0’C – 4’C, dimana pada suhu tersebut air akan mengalami keanehan,menyusutketika dipanaskan dan memuai ketika didinginkan.
 I.2LATAR BELAKAN
Pemuaian adalah bertambahnya ukuran suatu benda karena pengaruh perubahan suhu atau bertambahnya ukuran suatu benda karena menerimakalor.
 
Pemuaian ini berlaku untuk setiap benda yang mendapatkan energiatau transfer energi dari luar. Suatu zat jika diberi energy kalor (dipanaskan)akan mengalami pemuaian dan jika zat itu melepaskan kalor (didinginkan)akan mengalami penyusutan. Hal tersebut juga berlaku pada zat cair, namuntidak berlaku ketika air berada pada suhu 0’C – 4’C. Pada suhu tersebut air akan mengalami keanehan atau yang disebut sebagai anomali air, menyusutketika dipanaskan dan memuai ketika didinginkan yang disebut dengan sifatanomali air.
 I.3TUJUAN PERCOBAAN 
Adapun tujuan melakukan percobaan ini adalah mengetahui cara pengukuran volume zat cair dan memahami sifat anomali air.
 
II.TEORI DASA
Suatu zat akan mengalami perubahan fisis jika zat tersebut dipanaskan.Dengan beberapa pengecualian, besarnya luas dari semua zat atau substansimeningkat sejalan dengan meningkatnya temperatur zat atau substansitersebut. Jika kita memberikan contoh sebuah balok atau kabel, makakeduanya akan mengalami perubahan panjang ketika balok atau kabel tersebutdipanaskan. Hal tersebut bisa terjadi karena kalor, maka dinamakan pemuaian.Pemuaian adalah bertambahnya ukuran suatu benda karena pengaruh perubahan suhu atau bertambahnya ukuran suatu benda karena menerimakalor. Pemuaian
 
terjadi ketika zat dipanaskan (menerima kalor), partikel- partikel zat bergetar lebih cepat sehingga saling menjauh dan benda memuai.Sebaliknya, ketika zat didinginkan (melepas kalor) partikel-partikel zat bergetar lebih lemah sehingga saling mendekati dan benda menyusut.Muai panjang berbagai zat padat diselidiki dengan alat
 Musschenbrock 
. Dengan alat ini ditemukan bahwa muai panjang zat padat bergantung pada tiga faktor:
1.
 panjang awal (
lo
) : makin besar panjang awal, maka makin besar muai panjang
2.
kenaikan suhu (
): makin besar kenaikan suhu, maka makin besar muai panjang3.jenis bahan.Sekarang perhatikan gambar dibawah ini :
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more